22/02/2020
Hari ini, 22 Februari adalah Hari Baden Powell (BP Day), hari bersejarah bagi gerakan kepanduan dunia. Hari ini, 163 tahun yang lalu, lahir seorang yang sangat peduli terhadap masa depan generasi muda, ia berjuang untuk semesta demi kehidupan siapa saja dan dari bangsa mana saja. Ia adalah Robert Stephenson Smyth Baden-Powell yang lahir di London tahun 1857.
Baden-Powell adalah prajurit yang berjiwa pendidik. Ia mengajarkan bagaimana mempertahankan hidup dan peduli kehidupan sesama. Buku Aids to Scouting yang disusunnya sebagai pedoman untuk prajurit-prajurit muda, disukai juga oleh para guru dan pemimpin kelompok kaum muda. Buku ini, menunjukkan cara pandang Baden-Powell dari seorang komandan militer menjadi cara pandang seorang pendidik. Nilai kehidupan yang diajarkan Baden Powell tidak berdasarkan agama, suku bangsa, dan politik. Tetapi, mengajarkan hidup untuk kehidupan berdasarkan cinta alam dan kasih sayang.
Baden Powell, mengawali gerakan kepanduan dengan mengajak anak-anak itu berkemah. Anak-anak diajari belajar hidup di alam terbuka, bermain bersama, dan sekaligus belajar hidup mandiri. Permasalahan dan perkembangan nilai dari kegiatan berkemah ia catat. Catatan-catatan yang dibuatnya selama berkemah digabungkan dengan isi buku Aids to Scouting. Hasilnya, terbit serial berjudul Scouting for Boys yang menjadi dorongan lahirnya Scouting movement atau gerakan kepanduan, yang kini telah ada di berbgai negara. Karena jasa yang luar biasa ini, ia diangkat sebagai Chief Scout of the World atau Bapak Pandu Sedunia.
Baden Powell telah tiada. Tapi, ajarannya akan terus berkembang dan menjadi milik siapa pun yang memiliki jiwa kebersamaan, kasih sayang, cinta alam terbuka, dan peduli sesama.