Keluarga Guru

Keluarga Guru ✨ig: don.anwar2 ✨tiktok: don.anwar✨
✨ yt: Don Anwar ✨
(3)

01/06/2026

✅ 5 cara berkomunikasi guru biar murid merasa nyaman dan tenang

Dalam dunia pendidikan, guru dan tenaga kependidikan sering kali mendapatkan tugas tambahan di luar tugas utama mengajar...
01/06/2026

Dalam dunia pendidikan, guru dan tenaga kependidikan sering kali mendapatkan tugas tambahan di luar tugas utama mengajar. Tugas tersebut dapat berupa menjadi wali kelas, pembina ekstrakurikuler, operator sekolah, pengelola perpustakaan, koordinator kegiatan, hingga panitia berbagai program sekolah.

Tidak sedikit yang memandang tugas tambahan sebagai beban kerja yang semakin menumpuk. Namun, di sisi lain, tugas tambahan juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman.

---

✅Mengapa Tugas Tambahan Dianggap Beban?

Ada beberapa alasan mengapa tugas tambahan sering dianggap sebagai beban, antara lain:

1️⃣Menambah tanggung jawab yang harus diselesaikan di samping tugas utama.

2️⃣Membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak, sehingga dapat mengurangi waktu istirahat.

3️⃣Menuntut kemampuan baru yang belum tentu dikuasai oleh setiap guru.

4️⃣Tekanan target dan administrasi yang terkadang cukup tinggi.

Apabila tidak dikelola dengan baik, tugas tambahan memang dapat menimbulkan kelelahan dan menurunkan produktivitas.

---

✅Tugas Tambahan Sebagai Sarana Pengembangan Diri

Di balik tantangan tersebut, tugas tambahan juga memberikan banyak manfaat bagi pengembangan kompetensi seseorang.

✔️1. Meningkatkan Kemampuan Manajerial
Melalui tugas tambahan, guru belajar mengatur waktu, menyusun program kerja, dan mengelola berbagai kegiatan secara efektif.

✔️2. Menambah Pengalaman dan Wawasan
Setiap tugas baru memberikan pengalaman yang berbeda. Pengalaman ini dapat memperkaya wawasan dan meningkatkan profesionalisme.

✔️3. Melatih Kepemimpinan
Menjadi ketua panitia, wali kelas, atau koordinator program dapat melatih kemampuan memimpin, mengambil keputusan, dan bekerja sama dengan berbagai pihak.

✔️4. Mengembangkan Kreativitas
Tugas tambahan sering kali menuntut ide-ide baru dalam menyelesaikan masalah dan mengembangkan program sekolah.

✔️5. Membuka Peluang Karier
Pengalaman dalam berbagai tugas dapat menjadi nilai tambah yang mendukung pengembangan karier di masa depan.

---

✅Bagaimana Menyikapi Tugas Tambahan?

Agar tugas tambahan tidak menjadi beban yang berlebihan, beberapa hal berikut dapat dilakukan:

✨Mengelola waktu dengan baik.
✨Menentukan prioritas pekerjaan.
✨Membangun kerja sama dengan rekan kerja.
✨Terus belajar dan meningkatkan kompetensi.
✨Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan.

---

Tugas tambahan di sekolah dapat menjadi beban apabila dipandang hanya sebagai pekerjaan yang menambah tanggung jawab.

Namun, tugas tambahan juga dapat menjadi cara meningkatkan kemampuan apabila dijalani sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan diri, dan memperluas pengalaman.

Oleh karena itu, yang terpenting bukanlah banyaknya tugas tambahan yang diberikan, melainkan bagaimana kita menyikapinya secara positif dan profesional.

💕"Setiap tugas tambahan adalah kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan menjadi pribadi yang lebih kompeten."💕

31/05/2026

✅ 5 Hal yang Tidak Boleh Guru Abaikan saat di Kelas

24/05/2026

✅ 5 kebiasaan anak di rumah dapat membantu guru di sekolah

19/05/2026

✅ 5 cara menerapkan model PjBL di kelas rendah

18/05/2026

✅ program kerja kepala sekolah

17/05/2026

✅ 5 metode mengajar di kelas rendah yang efektif

16/05/2026

✅ 5 cara guru membangun kelas yang nyaman

14/05/2026

✅ apakah menjadi guru realistis itu salah?

Menjadi guru bukan hanya tentang menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga tentang membentuk karakter, menciptakan suas...
12/05/2026

Menjadi guru bukan hanya tentang menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga tentang membentuk karakter, menciptakan suasana belajar yang nyaman, dan menjadi teladan bagi peserta didik.

Karena itu, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan guru di dalam kelas agar proses pembelajaran tetap sehat, menyenangkan, dan bermakna.

---

✅1. Membentak atau Mempermalukan Murid
Setiap murid memiliki kemampuan dan karakter yang berbeda. Membentak, menghina, atau mempermalukan murid di depan teman-temannya dapat membuat anak kehilangan rasa percaya diri dan takut belajar.

Teguran memang diperlukan, tetapi harus dilakukan dengan cara yang mendidik, tenang, dan tetap menghargai perasaan siswa.

---

✅2. Membanding-bandingkan Murid
Kalimat seperti:
“Kenapa kamu tidak seperti temanmu?”
“Lihat si A, dia lebih pintar.”
dapat melukai perasaan siswa. Membandingkan anak hanya akan menimbulkan rasa iri, minder, dan tidak nyaman di kelas.

Guru sebaiknya fokus pada perkembangan masing-masing murid, bukan membandingkan mereka satu sama lain.

---

✅3. Bermain HP Saat Mengajar
Menggunakan ponsel untuk hal yang tidak penting saat proses belajar berlangsung dapat mengurangi fokus dan wibawa guru. Murid juga bisa merasa tidak diperhatikan.
Guru perlu memberi contoh kedisiplinan dan menghargai waktu belajar di kelas.

---

✅4. Pilih Kasih terhadap Murid
Semua murid berhak mendapatkan perhatian dan perlakuan yang adil. Sikap pilih kasih dapat menimbulkan kecemburuan dan membuat suasana kelas tidak harmonis.
Guru yang baik mampu merangkul seluruh siswa tanpa membeda-bedakan latar belakang, kemampuan, maupun kedekatan pribadi.

---

✅5. Mengajar dengan Emosi yang Tidak Terkontrol
Masalah pribadi atau kelelahan terkadang memengaruhi suasana hati guru. Namun, emosi yang dilampiaskan di kelas dapat membuat murid merasa takut dan tidak nyaman.
Guru perlu menjaga sikap profesional dan menciptakan lingkungan belajar yang tenang serta positif.

---

✅6. Memberikan Hukuman yang Berlebihan
Hukuman yang terlalu keras, baik secara fisik maupun verbal, tidak akan membuat pembelajaran menjadi lebih baik. Justru, hal itu dapat menimbulkan trauma pada anak.
Disiplin sebaiknya dibangun melalui pembinaan, komunikasi, dan keteladanan.

---

✅7. Mengabaikan Pertanyaan Murid
Ketika murid bertanya, itu tanda bahwa mereka ingin belajar. Guru tidak boleh meremehkan atau mengabaikan pertanyaan siswa, meskipun pertanyaannya sederhana.
Memberikan respons yang baik akan membuat murid lebih percaya diri dan aktif dalam pembelajaran.

---

✅8. Datang ke Kelas Tanpa Persiapan
Mengajar tanpa persiapan membuat pembelajaran menjadi tidak terarah dan membosankan. Guru perlu menyiapkan materi, metode, dan media pembelajaran agar proses belajar lebih efektif dan menarik.

---

✅9. Menggunakan Kata-Kata Kasar
Bahasa yang digunakan guru akan ditiru oleh murid. Karena itu, guru harus menjaga ucapan dan menggunakan bahasa yang santun serta mendidik.

Perkataan yang baik akan menciptakan suasana kelas yang nyaman dan penuh penghargaan.

---

✅10. Menutup Diri dari Kritik dan Masukan
Guru juga terus belajar. Tidak ada salahnya menerima masukan dari rekan kerja, kepala sekolah, maupun murid demi meningkatkan kualitas pembelajaran.
Sikap terbuka menunjukkan bahwa guru adalah pembelajar sepanjang hayat.

---

Guru adalah sosok yang tidak hanya mengajar ilmu, tetapi juga memberi pengaruh besar dalam kehidupan murid. Sikap, ucapan, dan tindakan guru di kelas akan selalu diingat oleh peserta didik.

Karena itu, guru perlu menjaga profesionalisme, kesabaran, dan keteladanan agar kelas menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar.

Address

Jln. Dusun Ketapang Desa Madayin Kec. Sambelia
Selong
83656

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Keluarga Guru posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Keluarga Guru:

Shortcuts

Share

Category