16/12/2021
๐ ๐๐ก๐ฌ๐๐ก๐๐๐๐ฃ ๐ ๐๐ฆ๐ง๐๐ฅ๐ ๐ญ๐ฑ๐ฌ๐ฌ ๐
Kita telah berada pada penghujung tahun 2021 M yang bertepatan dengan tahun 1443 H, telah banyak peradaban dan kemajuan yang telah dilahirkan oleh manusia baik di dunia barat maupun islam, mulai dari sebiji jarum yang teramat kecil sampai dengan dronz tercanggih diciptakan oleh manusia, bahkan ada cita-cita ilmuan barat di tahun 2080 ingin menjadikan manusia sebagai makhluk abadi yang tidak akan mati selamanya, ini, mereka sebut dengan istilah "immortalitas".
Di tengah tingginya peradaban dan kemajuan teknologi yang diraih oleh manusia, manusia terkadang lupa dan lalai akan tuntunan-tuntunan agama, kecanggihan teknologi tidak membawa manusia kepada kemaslahatan tetapi justru menjerumuskan manusia menuju lembah kehinaan.
Sekitar tahun 2002 atau 2003 yang silam ketika penulis masih mengenyam pendidikan sekolah dasar, masih teringat kuat oleh ingatan bahwa pernah terjadi penyimpangan berupa "GOYANG NGEBOR" yang dilakukan oleh salah seorang penyanyi dangdut ketika itu, banyak sekali tanggapan, kritikan bahkan celaan dan makian dari banyak pihak kepada pelaku. Hal tersebut dilakukan tentu sebagai bentuk keperdulian sosial antar sesama dan sebagai bentuk amar ma'ruf nahi munngkar.
setelah 19 tahun kejadian tersebut tepatnya di tahun 2021, hal-hal yang menyangkut P***o tidak asing lagi, p***o tidak hanya dilakukan dengan goyang ngebor di atas panggung-panggung hiburan tetapi juga hadir dengan berbagai bentuknya, mulai dari gambar, vidio bahkan secara terang-terangan menggunakan aplikasi untuk melakukan teransaksi seks, sekalipun demikian tidak ada satupun kritikan, saran, apalagi celaan sebagai teguran terkait hal tersebut. Apakah ini sudah pertanda kiamat sudah dekat...?
Penulis tidak berani mengatakan "YA" atau "TIDAK", hanya saja yang ingin penulis katakan ialah bahwa sebagian ulama' telah mengatakan bahwa "usia umat islam tidak lebih dari 1500 tahun". Di antara ulama' yang mengatakan hal tersebut ialah imam As-Sowiy dalam kitab Tafsir As-Sowiy beliau menyebutkan bahwa usia tegaknya umat islam tidak lebih dari 1500 tahun dan setalah itu akan ada 150 tahun lagi dimana pada tahun tersebut akan terjadi 10 tanda kiamat besar sebelum akhirnya terjadi kiamat.
Selain Imam As-Sowiy, di antara ulama' yang mengatakan hal tersebut ialah Maulana Syaikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid, yaitu seorang ulama' yang bergelar wali kutub pada masanya, beliau pada suatu ketika, tepatnya pada pagi jum'at di Mushalla Al-Abror menyampaikan isi sebuah surat yang diterimanya melalui alam kewalian dari Imam As-Subkiy, yaitu seorang ulama' yang hidup pada abad 7 H. Di antara isi surat tersebut ialah perkataan Imam As-Subkiy yang disampaikan Maulana Syaikh dalam bahasa sasak "lamunte gitak tande-tandek dunie ne jak, sang ndek liwat 1500 taon umur umat islam" ( kalau kita amati tanda-tanda dunia hari ini, maka usia umat islam tidak lebih dari 1500 tahun). Demikian penuturan Abdul Muhaimin salah seorang murid yang ikut mengaji ketika itu.
Kalau kita hitung-hitung, sekarang kita sudah berada pada tahun 1443 H, yang artinya tersisa sekitar 57 tahun lagi usia umat islam genap menjadi 1500 tahun, ketika itu manusia sudah seperti binatang, kehidupan tanpa aturan dan norma-norma agama dan 150 tahun setelahnya akan datang tanda-tanda kiamat besar seperti turunnya Imam Mahdi, Dajjal, Nabi Isa, Yakjud wa Makjud dan lain-lain.
Hal di atas tersebut diperkuat oleh penelitian orang barat yang mengatakan bahwa "Pada tahun 2050 manusia sudah hidup tanpa agama". Sekalipun terkesan berlebihan karena Agama pasti sampai kiamat tiba, namun setidaknya, baik itu Agama Islam, Kristen, Hindu dan lain-lain pada tahun 2050 hanya sebatas penghias KTP semata, bukan sebagai agama yang dijalankan dan dipatuhi.
Kalau kita ingin melogikakan hal tersebut maka logika sederhana dari itu semua ialah orang yang berzina hari ini pasti akan melahirkan anak dan anak tersebut di tahun 2050 akan beranjak remaja, tentu pergaulan ketika itu akan sangat-sangat bebas, orang tuanya tidak mungkin akan menegur anaknya untuk "jangan berzina !" karena dahulu ia telah berzina. Bermula dari sinilah manusia tidak lagi saling menghiraukan satu sama lainnya sehingga amar ma'ruf nahi mungkar tidak ada lagi dan orang yang saling tegur-ingatkan akan hilang yang menyebabkan manusia seperti binatang. Ketika manusia berkehendak semaunya seperti binatang maka disitulah murka Allah SWT akan menimpa manusia. Sunguh benar apa yang telah disabdakan oleh Nabi SAW:
ูุงูุฐู ููุณู ุจูุฏู ูุง ุชููู ูุฐู ุงูุฃู
ุฉ ุญุชู ูููู
ุงูุฑุฌู ุฅูู ุงูู
ุฑุฃุฉ ูููุชุฑุดูุง ูู ุงูุทุฑูู ููููู ุฎูุงุฑูู
ููู
ุฆุฐ ู
ู ูููู ูู ูุงุฑูุชูุง ูุฑุงุก ูุฐุง ุงูุญุงุฆุท (ุฑูุงู ุงุจู ูุนูู : ู
ุฌู
ูุน ุงูุฒูุงุฆุฏ ูู
ูุจุน ุงูููุงุฆุฏ)
Artinya : Demi zat yang jiwaku Berada pada kekuasaannya tidaklah berakhir umat ini (islam) sehingga laki-laki dari mereka mendatangi perempuan lalu menyetubuhinya di jalanan dan orang terbaik pada hari itu ialah orang yang berkata "kalau-kalaulah engkau menutupinya di belakang tembok". (HR : Abu ya'la dalam kitab majmu' zawaaid).
Jum'at, 17 Desember 2021