Halaman Kang Akbar

Halaman Kang Akbar Halaman ini saya gunakan untu, memposting tentan wawasa keagamaan.

 . Qunut  dalam madzhab Syafi'i Sunnah Mua'kkadSiswa Kelas IX.  SMP Al- Fudhola' wali Songo menulis dan Menghafalkan Do'...
10/10/2023

. Qunut dalam madzhab Syafi'i Sunnah Mua'kkad

Siswa Kelas IX. SMP Al- Fudhola' wali Songo menulis dan Menghafalkan Do'a Qunut.

واعلم ان القنوت مشروع عندنا في الصبح، وهو سنة متأكدة، لو تركه لم تبطل صلاته، لكن يسجد للسهو، سواء تركه عمدا أو سهوا " انتهى. "الأذكار" (ص/59)

"Menurut pendapat kami (mazdhab Syafi'i) Qunut disyariatkan didalam shalat subuh, yaitu Sunnah Mua'kkad (Sunnah yang di dikuatkan). Seandainyapun lupa tidak membaca doa qunut tidak membatalkan shalat, tapi dianjurkan shujud sahwi, sama halnya meninggalkan qunut karena sengaja atau lupa".

Al- Adzkar. Nawawi Halaman 59

09/10/2023

وقال صلى الله عليه وسلم ولا ينبغي للجاهل ان يسكن على
جهله ولا للعالم ان يسكت على علمه.
Nabi SAW Bersabda: Tidak sepatutnya seorang yang bodoh diama atas kebodohanya. Dan sebaliknya seorang yang alim diam atas kalimanya.

Penjelasan singkat.: Tidak sepatunya orang bodoh tidak mau belajar, juga sebaliknya tidak patut bagi orang yang pintar tidak mau mberi pengajaran kebada orang yang bodoh yang minta pengajaran.

Kitab Ihya' Ulumudin Juz 1.Halaman 11

06/10/2023

Akan beda rasanya jika seorang guru menanamkan rasa di hatinya, bahwa, merekatuh: Adalah yang tersayang dimata orang tuanya. Walau kadang di bentak atupun dipukul sayang.

Sebab dawuh Kanjeng Nabi shallallahu alaihi wasallam adalah

بَشِّرُوا وَلَا تُنَفِّرُوا، وَيَسِّرُوا وَلَا تُعَسِّرُوا

(Bahagiakanlah, jangan membuat mereka kabur. Permudah, jangan persulit mereka).

Selain itu, Kanjeng Nabipun juga bersabda:

عَلِّمُوا وَلَا تُعَنِّفُوا فَإِنَّ الْمُعَلِّمَ خَيْرٌ مِنْ الْمُعَنِّفِ

(Ajari mereka, jangan mengerasi mereka, sebab pengajar lebih baik dari orang yang s**a berbuat kekerasan).

Pun p**a, sebagai murid seyogjanya tidak meremehkan guru, sebagaimana dawuh Syaikh Muhammad bin Abdul Baaqi al-Hanbali:

يَجِبُ عَلَى الْمُعَلِّمِ أَنْ لَا يُعَنِّفَ، وَعَلَى الْمُتَعَلِّمِ أَنْ لَا يَأْنَفَ.

(Wajib bagi pengajar untuk tidak mengerasi murid, sebagaimana muridpun juga wajib untuk tidak meremehkan, mencemooh, bahkan merendahkan guru!)

Kalau keduanya serasi, maka cukuplah sebagai pamungkas, dawuh Sayyidina Umar radhiyallau 'anhu ini:

تَوَاضَعُوا لِمَنْ عَلَّمَكُمْ، وَتَوَاضَعُوا لِمَنْ تُعَلِّمُونَ، وَلَا تَكُونُوا مِنْ جَبَّارِي الْعُلَمَاءِ

(Tawadhu'lah pada orang yang mengajari kalian. Tawadhu'lah pada orang yang kalian ajari. Jangan sekali-sekali kalian menjadi ulama tiran; si tukang memaksa!).

Kesimp**annya: Jika anaknya baik dan mudah diarahkan, pakai cara lembut. Jika mbulet, merkengkong, syulit di atur, ya di takzir lah, tapi ingat --kata sesepuh dahulu-- "Setelah memarahi dan mentakzir muridmu, doakan dia, riyadhahi mereka!"

Lahumul faatihah ...

Alhamdulillah khataman Tashilutturuqatnya Syaikh Syarafuddin Yahya al-'Imrithi. Mugi berkah ilah yaumil qiyaamah. Aminn.

Copas kyai Robert azmi

04/10/2023
20/09/2023

Salah satu tanda Allah tidak lagi peduli dengan seorang hamba;
Allah jadikan kegiatan yang tidak bermanfaat menjadi kesibukannya.

[Syarah Al-Arbain, 1/62]
____

وروي عن الحسن قال: "من علامة إعراض الله تعالى عن العبد أن يجعل شغله فيما لا يعنيه".
[شرح الأربعين النووية لابن دقيق العيد , 62]
____

Maka jika anda merasa sangat lelah karena di sibukkan oleh hal hal yang bermanfaat dalam keseharian anda, itu tandanya Allaah sedang peduli dgn anda.
Maka bersyukurlah atas nikmat besar tersebut, jangan pernah mengeluh..!
Karena Allaah menjadikan setiap detik2 kehidupanmu sebagai ladang amal ibadah bagi mu, sementara orang lain hanya menambah kelalaian dan dosa dalam tiap detik² kehidupan nya.
Wallaahu a'laam bishshowab

Copas dari Habib Zulkifli barqbah

18/09/2023

‏‏‎
PERBUATAN MAKSIATMU SEKARANG ADALAH HUKUMAN ATAS MAKSIATMU SEBELUMNYA

‏‏‎
Jika engkau melakukan perbuatan maksiat, segeralah memohon ampun kepada Allāh dan bertobat kepada-Nya, karena maksiat yang engkau lakukan sekarang adalah hukuman dari Allāh atas perbuatan maksiatmu sebelumnya yang belum engkau mohonkan ampunan dan belum engkau taubati. Orang yang berbuat maksiat dan tidak segera memohon ampun kepada Allāh serta bertobat kepada-Nya, ia akan cenderung melakukan perbuatan maksiat pada waktu berikutnya.

▪️قال ابن الجوزي رحمه الله :
المعصية بعد المعصية عقاب المعصية، والحسنة بعد الحسنة ثواب الحسنة.
وربَّما كان العقاب معنوياً، كما قال بعض أحبار بني إسرائيل: يارب كم أعصيك ولا تعاقبني ؟
فقيل له : كم أعاقبك وأنت لا تدري ، أليس قد حرمتُكَ حلاوة مُناجَاتي ؟.

📚 صيد الخاطر ( ٤٧ ) 📚

Kemaksiatan yang dilakukan setelah perbuatan maksiat merupakan hukuman atas maksiat yang pertama, dan perbuatan baik yang dilakukan setelah perbuatan baik merupakan balasan bagi perbuatan baik yang pertama.

Terkadang hukuman Allāh itu bersifat maknawi, sebagaimana ucapan sebagian pendeta/ulama' nya Bani Isrāīl;
"Wahai Tuhanku, berapa banyak aku bermaksiat kepadamu tetapi Engkau tidak menghukumku".

Maka dikatakanlah kepadanya:
"Berapa banyak Aku menghukummu tetapi engkau tidak mengetahui. Tidakkah sudah Aku halangi engkau mendapatkan manisnya bermunajat kepada-Ku?"

[ Shaid-ul Khātir ]

Copas Faidah dari Ky. Umronudin

‏‏‎

17/09/2023

Saya telah mencapai 200 pengikut! Terima kasih atas dukungan berkelanjutan Anda. Saya tidak mungkin berhasil tanpa Anda semua. 🙏🤗🎉

11/06/2023

Menurut Imam Romli bila berniat Qurban dan aqiqah boleh dan sah, berbeda menurut Imam Ibn Hajar tidak sah.

وَلَوْ نَوَى بِالشَّاةِ الْمَذْبُوحَةِ الْأُضْحِيَّةَ وَالْعَقِيقَةَ حَصَلَا خِلَافًا لِمَنْ زَعَمَ خِلَافَهُ

Bila seseorang menyembelih seekor kambing berniat Qurban dan aqiqah bisa hasil berbeda bagi orang yang beranggapan tidak bisa hasil.

[Nihaayah al_Muhtaaj VIII/145-146]

قَوْلُهُ: (بِشَاةٍ) فَلَوْ جَمَعَهَا مَعَ الْأُضْحِيَّةِ بِشَاةٍ كَفَى قَالَهُ شَيْخُنَا الرَّمْلِيُّ، وَهُوَ جَارٍ عَلَى مَا قَالَهُ مِنْ تَدَاخُلِ الْوَلَائِمِ كَمَا مَرَّ، وَفِي ابْنِ حَجَرٍ وَغَيْرِهِ خِلَافُهُ وَهُوَ الْوَجْهُ

Apabila mengumpulkan aqiqah bersamaan Qurban dengan seekor kambing mencukupi menurut yang dikatakan guru kita Romli dan Ibn Hajar dan yang lainnya menentangnya itulah awjuh (pendapat murid Syafi'i sesuai dengan kaidah dan metodologi yang di kembangkan oleh al-Syafi'i walaupun ending ketetapan hukumnya berbeda dengan pendapat gurunya).

[Hasyiyah Qulyubi IV/256]

وَلَوْ نَوَى بِالشَّاةِ الْمَذْبُوحَةِ الْأُضْحِيَّةَ وَالْعَقِيقَةَ حَصَلَا خِلَافًا لِمَنْ زَعَمَ خِلَافَهُ اهـ شَرْحُ م ر

Apabila seseorang menyembelih seekor kambing Qurban dan aqiqah berbeda bagi orang yang menentangnya.

[Hasyiyah al_Jamal V/264]

وَلَوْ نَوَى بِهَا الْعَقِيقَةَ، وَالضَّحِيَّةَ حَصَلَا عِنْدَ شَيْخِنَا خِلَافًا لحج؛ حَيْثُ قَالَ: لَا يَحْصُلَانِ؛ لِأَنَّ كُلًّا مِنْهُمَا سُنَّةٌ مَقْصُودَةٌ، وَهُوَ وَجِيهٌ

Apabila seseorang berniat aqiqah dan Qurban dihasilkan menurut guru kita (Imam Romli) berbeda dengan Ibn Hajar beliau berkata "Tidak dihasilkan keduanya; karena keduanya sunah yang berbeda dengan itulah yang lebih pantas".

[Hasyiyah Bujairomi ala Syarh al_Manhaj IV/302]

ولو نوى بها العقيقة والضحية .. حصلا عند (م ر) ولم تحصل واحدة منهما عند (حج)، قال: لأن كلاً منهما مقصودة، والقصد بالضحية الضيافة العامة، وبالعقيقة الخاصة، ولاختلافهما في أمور كما يأتي.

Apabila seseorang berniat seekor aqiqah dan Qurban dihasilkan menurut Imam Romli dan tidak dihasilkan salah satu dari keduanya menurut Ibn Hajar, beliau berkata "Karena sebagian dari keduanya (ibadah) yang berbeda, Qurban adalah jamuan Umum dan aqiqah khusus, keduanya berbeda dalam perkaranya sebagaimana akan datang".
[Busyrol Karim I/704]
Kopas dari: akun fb

Address

Sekayu
30755

Telephone

+6282372082294

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Halaman Kang Akbar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Halaman Kang Akbar:

Shortcuts

Share