09/02/2026
Pembagian MBG Hari Pertama di SMK Negeri 1 Sarolangun.
Sekilas Informasi tentang MBG:
Jakarta: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang membeberkan alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam penjelasannya, Nanik merinci distribusi dana sebesar Rp15 ribu per porsi yang selama ini menjadi perhatian publik.
Nanik menegaskan, dana tersebut tidak seluruhnya habis untuk bahan baku makanan, melainkan dibagi ke dalam beberapa komponen strategis untuk memastikan keberlanjutan program seperti biaya operasional dan investasi sarana.
Dalam penjelasannya, Nanik merinci komponen utama sebesar Rp10 ribu dialokasikan khusus untuk bahan baku bagi siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) ke atas hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Sementara itu, bagi kelompok anak PAUD hingga kelas 3 SD, porsi bahan baku yang diberikan senilai Rp8.000.
Pembagian ini disesuaikan dengan kebutuhan gizi di tiap jenjang usia sekolah. Selain bahan baku, terdapat alokasi sebesar Rp3.000 yang ditujukan untuk biaya operasional. Dana ini mencakup penggajian 47 relawan di setiap satuan layanan, pembayaran tagihan listrik dan air, sewa kendaraan, serta biaya pendukung lainnya.
"Jadi saya mau jelaskan, bahwa Rp15 ribu itu komponennya terdiri dari Rp10 ribu untuk bahan baku, itu untuk anak SD kelas 3 ke atas sampai SLTA. Lalu yang tiga ribu itu untuk operasional. Operasional itu untuk apa saja? Untuk menggaji relawan yang jumlahnya 47 kemudian untuk bayar listrik, sewa mobil, air dan lainnya yang bersifat operasional," ungkap Nanik dalam forum Semangat Awal Tahun 2026 by IDN Times, dikutip Kamis, 14 Januari 2026.
Sumber dana MBG
Sumber : https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8126284/resmi-mbg-dapat-rp-335-t-dari-apbn-2026-ambil-jatah-anggaran-pendidikan-rp-223-t
Jakarta - Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Selasa (23/9/2025). Salah satu prioritas terbesar APBN 2026 terletak pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp 335 triliun.
Dalam APBN 2026, alokasi anggaran untuk pendidikan menjadi Rp 769,1 triliun dari yang sebelumnya sekitar Rp 757,8 triliun. Namun, jumlah anggaran pendidikan disedot hingga Rp 223 triliun untuk program MBG.
Berdasarkan laporan alokasi pada Agustus 2025, angka untuk MBG jauh lebih banyak dari alokasi untuk program beasiswa anak-anak sekolah hingga kuliah yang hanya mencapai Rp 57,7 triliun. Anggaran yang disedot MBG juga jauh lebih tinggi dari alokasi untuk guru non-PNS, ASN daerah, dan dosen non-PNS yang hanya Rp 91,4 triliun.
Dari Mana Saja Asal Sumber Anggaran MBG?
Mengutip laman Indonesia.go.id, anggaran untuk Badan Gizi Nasional yang mengelola MBG berasal dari tiga sektor, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Berikut rinciannya.
Sumber Anggaran MBG
1. Sektor pendidikan: Rp 223 triliun (83,4 persen)
2. Sektor kesehatan: Rp 24,7 triliun (9,2 persen)
3. Sektor ekonomi: Rp 19,7 triliun (7,4 persen)
Semoga MBG dan seluruh kegiatannya menjadi keberkahan tersendiri untuk anak bangsa.