29/04/2021
Andaikan kalian tahu bahwa Pancasila bukanlah sebuah dasar negara yang asal-asalan. Bahkan pada tanggal 30 september 1960, presiden Ir. Soekarno menyampaikan dalam pidatonya pada waktu sidang PBB di AS, bahwa Presiden Soekarno memperkenalkan dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila, dan juga menyampaikan bahwa PBB belum sepenuhnya bisa menegakkan dan menjamin hak kemerdekaan bagi setiap bangsa. Oleh sebab itu, B**g Karno menyampaikan, perlu kiranya, Pancasila Juga di masukkan dalam Piagam PBB. Namun, sebagian banyak rakyat Indonesia tidak menyadari atau bahkan enggan untuk mengetahui hal itu. "Pancasila bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk Dunia."
Beberapa Budayawan berpendapat bahwa ada upaya konspirasi untuk menghapuskan sejarah besar tersebut, dengan sebuah catatan yang di sebut G 30 S PKI, dimana peristiwa itu pada era B**g Karno di sebut "GESTOK" (Gerakan satu oktober) di buktikan dengan catatan sejarah Terbunuhnya 7 Perwira Tinggi terjadi pada tanggal 1 Oktober dini hari.
Jadi ingat pesan alm. Simbah yai Agus Sunyoto yang berpesan kepada sastrawan dan juga novelis terkenal Aguk Irawan MN pada saat mencari rujukan penulisan Buku Induk UIN Sunan Ampel. Beliau berpesan "jangan terlalu mengandalkan sumber orientalis, yang selama ini di jadikan rujukan akademik, karena sudah banyak karya di jurnal scopus melihat bahwa sejarah Walisongo itu mitos, seperti halnya sangkuriang.