Borneo Development Centre

Borneo Development Centre

Share

NLP and Strategy Tentang strategi pemberdayaan dan pengembangan diri, optimalisasi pembangunan perdesaan, dan komunikasi handal

14/08/2018

INDIKATOR

Waktu memberi materi tentang penyusunan RPJMDesa, saya jelaskan ke peserta bahwa fungsi RPJMDesa bukan sekedar acuan pembangunan desa selama enam tahun. Tetapi juga alat ukur keberhasilan kepemimpinan kepala desa dalam membangun desanya. Artinya, apakah seorang kepala desa dinilai berhasil atau tidak, diukur pada capaian yg diraihnya dibandingkan dengan target-target capaian yg dimuat dalam RPJMDesa itu. Sehingga penilaian terhadap kinerja sang kepala desa obyektif. Tidak ngawur. Tidak emosional berdasarkan s**a tidak s**a ataupun keberpihakan.
RPJMDesa sendiri merupakan wujud dari visi misi dan program yg ditawarkan calon kades terpilih plus janji-janjinya selama kampanye, diramu oleh tim penyusun dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat desa.

Sekitar tahun 2008, atau tahun ketiga kepemimpinan Bapak Wahyudi K. Anwar sebagai bupati Kotim, kami diminta membuat evaluasi pelaksaan RPJMD Kotim. Tujuannya antara lain adalah untuk melihat apakah pembangunan yang dilaksanakan selama tiga tahun berjalan sesuai dengan yg dituangkan dalam RPJMD atau tidak. Kalau ada kekeliruan, berarti ada waktu dua tahun untuk memperbaikinya. Termasuk membuat strategi baru untuk mencapai target atau mengadakan penyesuaian yg dianggap perlu. Tujuannya agar target yg dicanangkan dapat dicapai dan pembangunan yg dilaksanakan on the track serta realistis.

Yang ingin saya sampaikan sebenarnya adalah perlunya berfikir obyektif dalam menilai keberhasilan pembangunan dalam sebuah kepemimpinan. Obyektif artinya berdasarkan ukuran yg telah disepakati antara eksekutif dan legislatif yakni RPJM. Yang didalamnya mencakup janji-janji selama kampanye. Jangan lupa, tidak ada pihak yg memaksa calon pemimpin untuk menjanjikan sesuatu kepada calon pemilihnya, kecuali yang bersangkutan itu sendiri.

Demokrasi adalah realitas yg diterima mayoritas bangsa ini. Dan sebagai bagian dari sistem liberalisme, yg bersaudara kandung dengan kapitalisme, demokrasi mengandung nilai ekonomi. Didalamnya ada marketing dan komunikasi untuk diperebutkan pada "pasar suara" dalam konsep "satu orang satu suara". Sehingga bahasa iklan yang dipergunakan untuk mensugesti dan memainkan emosi konstituenpun digunakan. Bermainlah berbagai metode dan taktik untuk mengambil hati calon pemilih dengan maksud memenangkan dan menggaet suara. Konstituen bukannya dilatih obyektif tetapi dibawa dalam emosional menyangkut beragam isu yg dimainkan. Sedikit sekali yg melihat data. Informasi tersaji sepotong dan dipelintir.
Alhasil fakta mikro dan makro lupa dipelototi secara cermat. Padahal kegagalan pembangunan adalah bersumber dari informasi yg tidak lengkap.

Jadi... marilah obyektif. Lihat keberhasilan kepemimpinan dari data. Lihat indikator makro ekonomi. Lihat kemajuan pencapaian kemandirian bangsa ini. Apakah beban rakyat dan beban masyarakat semakin ringan atau berat? Lihat RPJM dan pelaksanaan janji-janji, barulah pilih. Jika memang kita memilih demokrasi, berdemokrasilah dengan objektif. Lelah sudah bangsa ini dipermainkan oleh emosi. Lelah sudah tertinggal oleh bangsa lain. Ayo bersatu dan menjadi bangsa nomor satu. Merdeka!

Want your school to be the top-listed School/college in Sampit?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Jalan Arwana No. 26
Sampit
74325
Other Computer Training in Sampit (show all)
Kursus Sampit Kursus Sampit
Jalan Pramuka KM. 1, 5 Sampit (PKBM Harati)
Sampit, 74322

Informasi Kursus Singkat di Sampit Kursus Mengemudi Kursus Komputer Kursus Menjahit

Gallery Foto 99 Studio dan Kursus Fotografi Sampit Gallery Foto 99 Studio dan Kursus Fotografi Sampit
Jalan Tjilik Riwut Wengga Metropolitan
Sampit, 74312

Sekolah gratis fotografi