30/01/2026
Keutamaan Menghafal Al-Quran
Menghafal Al-Quran berisi 30 juz, 144 surat, dan 6.666 ayat bukanlah keterampilan yang mudah dikuasai. Apalagi, ini merupakan kitab suci sekaligus pedoman hidup umat Islam. Maka, bisa menghafal Al-Quran adalah suatu prestasi yang patut dibanggakan. Selain itu, banyak keutamaan yang bisa mendorong muslim mau menghafal Al-Quran. Apa sajakah itu?
1. Sejajar dengan para nabi
Hadis riwayat Hakim mengungkapkan, siapa saja yang membaca dan/atau menghafal Al-Quran dapat menyamai derajat kenabian berkat firman Allah SWT yang ia terima. Allah membuat para penghafal ayat-ayat suci ini sejajar dengan para nabi. Namun, satu hal yang perlu kamu garis bawahi adalah mereka tidak menerima titipan wahyu. Meski sejajar, bukan lantas seorang penghafal bisa disamakan dengan nabi.
2. Dipandang sebagai keluarga Allah di muka bumi
Hadis riwayat Ahmad menuturkan, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa para penghafal kitab suci ini mendapat tempat sebagai keluarga Allah di muka bumi. Ahli Quran bukan sekadar membaca atau menghafal ayat demi ayat, tetapi juga mengamalkannya. Mereka pun dipandang sebagai orang-orang istimewa oleh Allah.
3. Diangkat derajatnya di surga kelak
Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan sebuah hadis, siapa saja yang menghafal Al-Quran akan diangkat derajatnya lebih tinggi di surga kelak. Allah akan menempatkan mereka di surga berdasarkan banyaknya hafalan yang dikuasai. Maka, semakin sempurna hafalan seseorang, semakin tinggi derajat yang akan ia dapatkan di surga nantinya.
4. Orang tua sang penghafal dimuliakan
Bukan hanya sang penghafal, kedua orang tua penghafal Al-Quran berhak memperoleh kemuliaan dari Allah. Dalam hadis riwayat Al Hakim, wujud pemberian itu hadir melalui pemakaian jubah kemuliaan dan mahkota dari cahaya. Orang tua penghafal Al-Quran dianggap berjasa karena telah melahirkan dan membesarkan anak-anak yang taat kepada Allah SWT, serta memerintahkan mereka mempelajari Al-Quran.