27/05/2026
SANGATTA, sudutkata.com – Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Prayunita Utami, menyalurkan sembilan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu, 27 Mei 2026. Hewan kurban itu didistribusikan ke sejumlah wilayah di Kutai Timur sebagai bagian dari upaya berbagi dengan masyarakat, terutama di daerah pelosok.
Dari total hewan kurban yang disalurkan, lima ekor sapi dibagikan ke tiga lokasi berbeda. Dua ekor sapi diserahkan untuk warga Kecamatan Muara Ancalong, dua ekor lainnya untuk masyarakat Desa Marah Haloq, sementara satu ekor sapi diberikan kepada warga di Kecamatan Sangatta Utara.
Prayunita mengatakan Idul Adha bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, melainkan pengingat tentang nilai pengorbanan dan kepedulian sosial yang diajarkan dalam Islam.
“Idul Adha bukan sekadar menyembelih hewan. Ada nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan pembelajaran tentang pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS,” kata Prayunita saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu, 27/05/2026
Berita selengkapnya kunjungi www.sudutkata.com
26/05/2026
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menerima penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Provinsi atas kolaborasi bersama sekolah swasta dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025–2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti kepada Gubernur Kaltim, Dr H Rudy Mas’ud (Harum), pada Malam Tasyakuran Hardiknas 2026 di Jakarta.
Komitmen menghadirkan pendidikan inklusif dan merata terus diperkuat demi masa depan generasi Benua Etam.
"Kami telah memberikan perhatian yang sama kepada sekolah negeri dan swasta untuk semua jenjang pendidikan hingga perguruan tinggi," ujar Gubernur Harum.
Tak hanya itu, Pemprov Kaltim juga menegaskan komitmennya membangun pendidikan tanpa diskriminasi gender, agama, suku, maupun budaya.
"Kami yakin pembangunan sumber daya manusia akan sukses dengan terus melakukan transformasi dan inovasi di bidang pendidikan," tegasnya.
Gubernur Harum pun mengajak seluruh elemen masyarakat ikut bergerak memajukan dunia pendidikan di Kalimantan Timur.
"Pendidikan menjadi satu-satunya cara untuk memutus rantai kemiskinan," tegasnya lagi.
Harapannya, seluruh anak-anak Kaltim bisa menikmati pendidikan minimal 13 tahun hingga SMA/SMK, bahkan terus melanjutkan hingga perguruan tinggi.
26/05/2026
🔥 SAMARINDA MODSMAYDAY 2026 IS COMING! 🔥🛵💨
Bukan cuma kumpul Vespa biasa… ini pesta kreatif terbesar para scooterist, musisi lokal, komunitas, UMKM, sampai pecinta otomotif di Kota Tepian! 🚀
Siap-siap pecah bareng:
🎤 Denny Frust
🎧 DJ Dara Rhyana & DJ Trezangga
🎸 BTR • ROTS • Free Puff • Not Kacang • Berandakustik
Dan masih banyak keseruan lainnya:
✨ Local Band Performance
✨ Riding Kota Samarinda
✨ Meet Up & Kontes Vespa
✨ Zumba Party
✨ Donor Darah
✨ UMKM Creative Market
📍 Temindung Creative Hub
🗓️ 30–31 Mei 2026
Ajak satu gengmu, gaspol bawa Vespa terbaikmu, dan ramaikan akhir pekan paling seru tahun ini! 🛵🔥
Karena di Samarinda, persaudaraan bukan cuma soal komunitas… tapi soal satu aspal, satu cerita, dan satu keluarga. 🤝
25/05/2026
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa proyek hydropower 300 MW di Mahakam Ulu harus membawa dampak nyata bagi masyarakat. Di hadapan Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, Rudy menyatakan bahwa sudah saatnya Mahakam Ulu, yang kerap dianggap sebagai "halaman belakang" Kaltim mendapat perhatian serius lewat pemerataan akses listrik.
Hingga kini, masih ada puluhan desa di Kalimantan Timur yang belum menikmati listrik secara maksimal. Oleh karena itu, proyek energi baru terbarukan (EBT) ini diharapkan tidak hanya memasok kebutuhan industri dan perkotaan, tetapi wajib menjangkau masyarakat di daerah pedalaman dan perbatasan.
“Jangan sampai proyek ini menjadi proyek megawatt rasa senter,” tegas Rudy Mas’ud.
Rudy juga meminta seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga stakeholder terkait, untuk mempercepat realisasi proyek dan menghilangkan hambatan nonteknis agar manfaatnya bisa segera dirasakan langsung oleh masyarakat.
25/05/2026
SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur resmi mengusulkan penggunaan hak angket dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) setelah memperoleh hasil konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Usulan tersebut selanjutnya akan dibawa dalam Rapat Paripurna pada 10 Juni 2026 mendatang.
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengawasan yang dimiliki DPRD terhadap jalannya pemerintahan.
“Usulan hak angket sudah resmi masuk dalam pembahasan Banmus setelah kami melakukan konsultasi dengan Kemendagri,” ujar Hasanuddin Mas’ud kepada awak media, Senin (25/5/2026).
24/05/2026
Sebuah video dari traveler pemilik akun Instagram mendadak ramai dibahas netizen setelah ia membagikan pengalamannya saat mencoba membeli Bio Solar subsidi di SPBU Kalimantan Timur. Ia mengaku cukup terkejut karena aturan pengisian BBM subsidi di Kaltim dinilai jauh lebih ketat dibanding daerah lain yang pernah ia kunjungi.
Dalam videonya, ia menjelaskan bahwa pengendara yang ingin membeli Solar subsidi wajib menggunakan kartu khusus seperti Fuel Card atau Brizzi Pertamina. Selain itu, kendaraan juga harus memakai pelat nomor Kalimantan Timur (KT).
Karena menggunakan kendaraan berpelat luar daerah, ia tidak diperbolehkan membeli Solar subsidi dan diarahkan menggunakan BBM non-subsidi seperti Dexlite. Menurutnya, kondisi ini cukup berbeda dibanding sejumlah wilayah lain di Indonesia.
Kebijakan tersebut memang diterapkan untuk memastikan distribusi BBM subsidi lebih tepat sasaran sekaligus menekan potensi penyalahgunaan di lapangan.
Kalau menurut kalian, aturan wajib kartu khusus dan pelat KT untuk pembelian Solar subsidi di Kaltim ini sudah efektif atau masih perlu evaluasi ?