sudutkata.com

sudutkata.com

Share

Sudutkata.com adalah wajah baru dalam jurnalisme digital yang lahir dari semangat kritis dan dedikasi terhadap kebenaran.

Berbasis di Kota Samarinda, kami hadir dengan misi besar: menelisik realitas dari sudut pandang yang sering luput dari perhatian.

03/05/2026

Sidang sengketa lahan Desa Sukabumi di Pengadilan Negeri Tenggarong memasuki tahap penting. Sejumlah saksi dari pihak penggugat dihadirkan untuk menguatkan klaim kepemilikan atas lahan yang kini dikelola PT Kutai Agro Jaya (KAJ).

Dalam persidangan, mantan Camat H.M. Yamin mengakui tanda tangan dalam dokumen jual beli tanah adalah miliknya saat menjabat. Ia menyebut dokumen tersebut mengesahkan transaksi milik penggugat.

Keterangan itu diperkuat saksi lain, mulai dari mantan kepala desa hingga sekretaris desa, yang menegaskan lokasi lahan berada di wilayah Desa Sukabumi dan proses administrasinya dilakukan secara sah.

Kuasa hukum penggugat menilai kesaksian ini memperjelas bahwa lahan tersebut bukan milik PT KAJ. Penggugat pun berharap majelis hakim memutus perkara secara adil berdasarkan fakta persidangan.

Berita selengkapnya kunjungi www.sudutkata.com

25/04/2026

Kabar unik sekaligus memprihatinkan datang dari komika ternama, tretan Muslim yang baru-baru ini membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Samarinda, Kalimantan Timur.

Dalam sebuah unggahan video yang viral, Tretan Muslin menyoroti kondisi jalanan di beberapa titik kota yang menurutnya sangat tidak lazim.

Dengan gaya bicaranya yang jenaka namun sarkastik, tretan menyebut bahwa jalanan di Samarinda bukan sekadar rusak atau berlubang, melainkan seperti "meleleh" dan "benyek".

Ia menggambarkan aspal yang seharusnya keras justru terasa lembek, terutama saat berada di area lampu merah dan daerah Pertukangan.

"Bukan ambles, dia tuh meleleh... aspal harusnya keras, ini benyek," ujar tretan sembari memperagakan tekstur gelombang aspal dengan tangannya.

Ia bahkan membandingkan fenomena jalanan yang hancur tersebut dengan kisah kaum S***m dan Gomora karena kondisinya yang tampak "jebol". Tretan juga mempertanyakan mengapa belum ada protes masif terkait kondisi infrastruktur yang dinilainya membahayakan sekaligus mengganggu kenyamanan berkendara ini.

21/04/2026

Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud akhirnya muncul kepermukaan usai demo yang berlangsung sepanjang hari di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kaltim, rombongan turut mendapatkan pengawalan dari petugas keamanan sambil berjalan kearah rumah jabatan yang masih berada di komplek Kantor Gubernur Kaltim.

Sambil berjalan, awak media melemparkan pertanyaan. "Tanggapanya pa Gubernur atas demo hari?" Hingga "Tanggapanya atas tuntutan pendemo juga kekecewaan Gubernur Kaltim tak menemui masa aksi?"

Namun Gubernur Kaltim maupun pihak OPD tak aja jawaban apapun atas rentetan pertanyaan tersebut sambil berjalan menuju rumah jabatan.

21/04/2026

SAMARINDA - Aparat gabungan mulai memukul mundur massa aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda pada Selasa, 21 April 2026 petang.

Pembubaran dilakukan setelah massa bertahan di lokasi hingga 18.00 WITA.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar pukul 18.29 WITA aparat mulai bergerak maju menuju barisan massa setelah menerima instruksi dari pimpinan pengamanan.

Sebelum tindakan pembubaran dilakukan, petugas lebih dahulu menyampaikan peringatan melalui pengeras suara agar massa membubarkan diri secara tertib.

Petugas bahkan memberikan peringatan terakhir dengan hitungan mundur kepada massa aksi.

“Kami minta massa aksi segera membubarkan diri. Kami akan menghitung mundur. Sepuluh, sembilan, delapan…,” terdengar instruksi aparat melalui pengeras suara di lokasi.

Namun setelah peringatan tersebut tidak diindahkan, pasukan pengamanan bergerak maju secara bertahap.

“Water cannon maju. Dorong massa secara bertahap,” terdengar komando lanjutan dari petugas di lapangan.

Tak lama kemudian, kendaraan taktis water cannon dikerahkan untuk menyemprotkan air ke arah kerumunan demonstran guna memukul mundur barisan massa dari kawasan kantor gubernur.

Petugas yang sebelumnya membentuk barisan pengamanan di depan area Kantor Gubernur Kaltim terlihat bergerak maju secara terkoordinasi mengikuti komando di lapangan. Massa aksi pun perlahan didorong menjauh dari lokasi tersebut.

Aksi demonstrasi tersebut merupakan bagian dari unjuk rasa yang digelar oleh massa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim.

Mereka sebelumnya melakukan aksi di sejumlah titik di Samarinda, termasuk di depan Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.

Sejak siang hari, ribuan peserta aksi terlihat memadati kawasan tersebut untuk menyampaikan tuntutan mereka kepada pemerintah daerah. Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna memastikan situasi tetap terkendali.

Photos from sudutkata.com's post 14/04/2026

Rencana aksi unjuk rasa di Kalimantan Timur terus menguat. Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim mengklaim 4.000 massa akan turun ke jalan pada 21 April 2026.

Sejumlah posko perjuangan telah dibentuk untuk mengonsolidasikan gerakan masyarakat, di antaranya di kawasan Jalan S. Parman dan Simpang Lembuswana, Samarinda.

Koordinator lapangan aksi, Erly Sopiansyah, menyebut unjuk rasa ini merupakan akumulasi kekecewaan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah daerah yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat.

Dalam rencana aksi tersebut, massa akan bergerak menuju Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

Aliansi juga menyoroti dugaan praktik nepotisme serta kebijakan yang dianggap tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran.

Hingga saat ini tercatat 44 organisasi telah bergabung dalam aliansi tersebut. Jumlah massa yang akan turun berpotensi bertambah menjelang hari pelaksanaan.

13/04/2026

SAMARINDA - Isu dugaan kredit macet bernilai ratusan miliar rupiah yang menyeret nama PT Hasamin Bahar Lines (PT HBL) terus menjadi sorotan publik.

Namun hingga kini, pihak Bankaltimtara belum memberikan penjelasan resmi terkait kabar tersebut.

Direktur Kredit Bankaltimtara, Siti Aisyah, memilih tidak memberikan komentar saat dikonfirmasi wartawan mengenai dugaan kredit bermasalah yang dikaitkan dengan perusahaan tersebut.

Saat ditemui usai pertemuan dengan DPRD Kaltim, Siti Aisyah tampak enggan menanggapi pertanyaan yang dilontarkan awak media.

Ia tidak memberikan penjelasan apa pun terkait isu yang sedang ramai diperbincangkan itu.
Sambil berjalan kearah mobilnya, ia hanya menyampaikan "maaf" dan "terimakasih" saja kepada awak media.

Kabar mengenai kredit bermasalah PT HBL sebelumnya telah mencuat ke publik dan memicu berbagai spekulasi. Perusahaan tersebut bahkan sempat dikaitkan dengan Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud.

Sebelumnya, Hasanuddin Mas’ud telah membantah secara tegas adanya keterlibatan dirinya dalam perusahaan tersebut. Ia menegaskan tidak memiliki saham, tidak menjabat dalam struktur perusahaan, maupun terlibat dalam pengelolaan PT HBL

13/04/2026

Samarinda - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol Kalimantan Timur (Kaltim) Arih Frananta Filipus Sembiring, mengakui adanya kekeliruan dalam usulan pemberian uang transport kepada perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang diundang dalam kegiatan coffee morning di lingkungan Pemerintah Provinsi Timur.

Pengakuan tersebut disampaikan Sembiring setelah muncul polemik di masyarakat terkait beredarnya dokumen yang memuat rencana pemberian amplop kepada peserta kegiatan tersebut.

“Saya mohon maaf, itu kesalahan saya. Itu sebenarnya baru konsep usulan, belum menjadi keputusan atau realisasi, tapi sudah terlanjur tersebar,” ujarnya saat diwawancarai media usai kegiatan coffee morning bersama ormas di Gedung Olah Bebaya, Senin, 13 April 2026.

Selengkapnya di www.sudutkata.com

13/04/2026

Video berdurasi kurang lebih 36 detik tersebut menunjukkan moment saat para nelayan berjibaku melepaskan seekor hiu paus yang tak sengaja ikut terjaring saat mencari ikan.

Kejadian yang terjadi di Pantai Sendang Biru, Kabupaten Malang itu mendapat respon positif dari warganet karena dianggap mampu menjaga ekosistem hewan laut.

10/04/2026

SAMARINDA - Wali Kota Samarinda Andi Harun, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang mengalihkan kembali tanggung jawab iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi 49.742 warga Samarinda ke pemerintah kota.

Menurutnya, langkah tersebut bukan sekadar persoalan teknis anggaran, tetapi juga menyangkut kepastian hukum dan nasib warga miskin yang selama ini bergantung pada layanan kesehatan melalui program tersebut.

“Ini bukan soal kita mampu atau tidak mampu membayar. Ini pelanggaran hukum serius karena melanggar Pergub yang mereka buat sendiri,” tegas Andi Harun dalam konferensi pers, Jumat, (10/4/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan itu muncul ketika APBD Samarinda 2026 sudah berjalan, sehingga secara administrasi keuangan daerah sulit dilakukan perubahan mendadak tanpa dasar regulasi yang jelas.

Jika kebijakan tersebut tetap diberlakukan mulai 1 Mei 2026, Pemkot Samarinda diperkirakan harus menyiapkan anggaran darurat sekitar Rp15 miliar, dari total kebutuhan tahunan sekitar Rp22 miliar.

Karena itu, Andi Harun mengajak berbagai pihak, termasuk media, pegiat hukum, dan masyarakat, untuk ikut mengawal kebijakan tersebut agar tidak merugikan warga miskin.

“Ini murni soal nasib masyarakat kita. Saatnya semua berpihak pada warga miskin,” pungkasnya.

Menurut kalian, gimana baiknya nih?

Want your school to be the top-listed School/college in Makassar?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Jallan Basuki Rahmat
Makassar