Gua Tidur adalah salah satu tempat yang memiliki kisah penting dalam sejarah agama Islam. Gua yang terletak di Arab Saudi ini menjadi saksi bisu perjuangan Rasulullah dan sahabat dalam analisis Islam. Berikut akan dibahas mengenai fakta tentang gua Tsur dalam Islam yang menjadi bagian dari sejarah Islam.
Tempat Persembunyian Rasulullah dan Abu Baka
Gua Tsur menjadi tempat persembunyian Rasulullah dan Abu Bakar ra ketika dikejar oleh para algojo Quraisy. Keduanya bersalah selama tiga hari hingga akhirnya bisa selamat dari kejaran orang-orang kafir tersebut.
Setelah melakukan musyawarah yang panjang dan jauh di Darun Nadwah, para pemuka Quraisy akhirnya memutuskan untuk membunuh Nabi Muhammad SAW. Algojo yang akan melakukan pembunuhan adalah para pemuda perkasa yang berasal dari tiap-tiap kabilah Quraisy yang dilengkapi dengan sebilah pedang tajam.
Para pemuda ini disuruh untuk melakukan pembunuhan secara serempak dan bersama-sama. Hal ini bertujuan agar Bani Hasyim dan Bani Muthallib (kabilah dari mana Nabi Muhammad SAW berasal) tidak berani untuk menuntut balas, sebab semua kabilah Quraisy yang terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Izin Allah SWT Hijrah ke Madinah dari Rasulullah Mendapat
Rencana busuk dari kaum kafir Quraisy tersebut tercium oleh Rasulullah SAW atas izin dan pertolongan Allah. Rasulullah pun mendapat izin dari Allah SWT untuk melaksanakan hijrah ke Madinah dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan selama perjalanan bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Di malam hari yang telah ditetapkan, para pemuda Quraisy mengepung rumah Nabi SAW dari segala penjuru. Rasulullah menyadari hal itu dan berserah diri pada Allah. Lewat tengah malam, Nabi SAW menyuruh Ali bin Abi Thalib untuk tidur di tempat perbaringan dan memakai selimut yang biasa beliau gunakan.
Rasulullah pun keluar rumah dengan hati yang mantap. Atas kekuasaan Allah, tidak seorang pun dari pemuda yang mengepung tadi melihat kepergian Nabi Muhammad SAW.
Konon kisah dalam fakta tentang gua Tsur dalam Islam, Nabi Muhammad masih sempat menyiramkan pasir ke kepala para pemuda tersebut sambil membacakan ayat Alquran surah Yaasin ayat 9:
“Dan kami adakan di hadapan mereka di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka, dan kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.”
Sejarah
pengetahuan pahami sejarah nya paling tidak anda sudah mengetahui
15/10/2020
06/10/2020
06/10/2020
Sejarah masuk islam umar bin khattab
05/10/2020
Sejarah salahudin al-ayyubi
Want your school to be the top-listed School/college in Samarinda?
Click here to claim your Sponsored Listing.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Website
Address
Samarinda