08/08/2026
Pada 7 Agustus 2026, anak-anak KBQT membuat workshop membuat biopori sebagai bagian dari respons terhadap darurat sampah di Salatiga.
Mengolah sampah bukan sekadar soal membuang atau memindahkannya dari satu tempat ke tempat lain. Persoalannya jauh lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari: apa yang kita lakukan dengan sampah yang kita hasilkan?
Melalui workshop ini, kita belajar bahwa sebagian sampah organik sebenarnya masih bisa dikembalikan kepada tanah. Lubang biopori menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu mengolah sampah organik sekaligus meningkatkan daya resap air ke dalam tanah.
Namun lebih dari sekadar membuat lubang di tanah, kegiatan ini adalah ruang belajar untuk melihat kembali hubungan kita dengan lingkungan.
Anak-anak diajak mengenali persoalan sampah di sekitar mereka, memahami bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama, dan mencoba mencari solusi yang bisa dilakukan mulai dari lingkungan terdekat.