Pondok Pesantren Al Hidayat Kedunglumpang Salaman

Pondok Pesantren Al Hidayat Kedunglumpang Salaman Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pondok Pesantren Al Hidayat Kedunglumpang Salaman, Religious school, Dusun Nusupan, Kedunglumpang, Salaman.

Persembahan Santri-santri Al-Hidayat Salaman Magelang untuk INDONESIA 🇮🇩 🇮🇩🇮🇩Jangan lupa like, share, & comment man-tema...
18/08/2025

Persembahan Santri-santri Al-Hidayat Salaman Magelang untuk INDONESIA 🇮🇩 🇮🇩🇮🇩
Jangan lupa like, share, & comment man-teman semua.

Maturnuwun

Persembahan Santri Untuk Negeri adalah wujud rasa syukur atas kekayaan budaya Indonesia. Marilah kita lestarikan bersama untuk mewujudkan Indonesia bersatu b...

Share, like & comment video tembang berbahasa Jawa iniCipt : Ibu Hj. Shintok Nabilah Vocal : Bibah & AnaEditor : Ucy Pro...
24/03/2025

Share, like & comment video tembang berbahasa Jawa ini
Cipt : Ibu Hj. Shintok Nabilah
Vocal : Bibah & Ana
Editor : Ucy
Produksi : Al Hidayat Kedunglumpang

Syiir buah karya orang tua kami Ibu Hj Shintok Nabilah tentang konsep MUBADALAH (ketersalingan) dalam rumah tangga, sebagaimana yang disabdakan Kanjeng Nabi, dalam hadits riwayat Imam Ahmad

سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّذِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِيمَا يَكْرَهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهِ

Indikator istri solehah menurut Rasulullah adalah “Jika dipandang (suami) ia menyenangkan, jika diperintah ia taat, dan ia tidak menyelisihi suaminya dalam perkara-perkara yang dibencinya, baik dalam diri maupun harta.”

Dan bagi seorang istri, mendapatkan suami yang saleh juga merupakan kebahagiaan yang tak terhingga. Suami yang baik adalah suami yang dapat menjadi teladan bagi istri dan anak-anaknya. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits "Sebaik-baik kalian adalah kalian yang terbaik terhadap istrinya. Dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap isteriku." (HR. Ibnu Majah).

Semoga kita semua yang sudah berumah tangga bisa meneladaninya.

Bismillah Alhamdulillah, atas izin Allah SWT dan dukungan serta Motivasi dari abah dan umi beserta keluarga Pondok Pesantren Al-Hidayat kami bisa menyelesaik...

24/02/2025

Jadwal Imsakiyah Kabupaten Magelang selama Ramadhan 2025H/1446M Resmi PCNU Kabupaten Magelang

Keluarga Besar Pondok Pesantren Al Hidayat mengucapkan:Selamat dan Suksesatas terpilihnyaBpk Ahmad Zaenal Mubarrok, S. U...
25/02/2024

Keluarga Besar Pondok Pesantren Al Hidayat mengucapkan:

Selamat dan Sukses
atas terpilihnya

Bpk Ahmad Zaenal Mubarrok, S. Ud

menjadi Anggota DPRD Kabupaten Magelang periode 2024-2029

03/04/2023

Kajian Kitab ARBA'IN NAWAWI bersama : Bapak Kiai Zaenal Mubarok

22/02/2023
Nyai Sintho': Berjuang Menghafal Al-Qur'an Sejak Hamil Anak Pertama
17/01/2023

Nyai Sintho': Berjuang Menghafal Al-Qur'an Sejak Hamil Anak Pertama

Lebih Dekat dengan Nyai Hj. Sintho' Nabilah Asrori. Beliau adalah salah seorang ulama perempuan dari Jawa Tengah yang saat ini berperan menjadi pengasuh Pond...

Malam Inagurasi SMP Tahfidz Al-Hidayat & Ponpes Al Hidayat Kedunglumpang
13/08/2022

Malam Inagurasi SMP Tahfidz Al-Hidayat & Ponpes Al Hidayat Kedunglumpang

Pemberitahuan Pesantren Ramadhan di Pondok Pesantren Al-Hidayat ✨🤲🏻
02/04/2022

Pemberitahuan Pesantren Ramadhan di Pondok Pesantren Al-Hidayat ✨🤲🏻

Semoga Berkah dan Memberkahi ✨🙏🏻
21/03/2022

Semoga Berkah dan Memberkahi ✨🙏🏻

Al-Hidayat Bersholawat bersama Hj. Wafiq Azizah dan Emirates Music Religi ✨
21/03/2022

Al-Hidayat Bersholawat bersama Hj. Wafiq Azizah dan Emirates Music Religi ✨

PETUALANGAN MENGHAFAL AL QUR'AN DI USIA TUABeliau adalah Ibu Nyai Hj Sintho’ Nabilah Asrori, Salaman Magelang. Mushafnya...
31/12/2021

PETUALANGAN MENGHAFAL AL QUR'AN DI USIA TUA

Beliau adalah Ibu Nyai Hj Sintho’ Nabilah Asrori, Salaman Magelang. Mushafnya tidak biasa. Dia memilih memakai mushaf Al-Qur’an per juz yang diperbesar. Dia tidak ingin satu huruf pun terlewati. Tidak seperti kebanyakan orang sekarang yang memilih memakai mushaf cantik dan minimalis. Meski menjadi sedikit repot, mushafnya selalu dibawa kemana-mana demi menjaga hafalan Al-Qur’an.

Sejak kecil meskipun anak perempuan, sang Ayah selalu mengajaknya menghadiri majlis simaan Al-Qur’an yang semua jamaahnya laki-laki. Berawal kecintaan (mahabbah) sang Ayah terhadap para penghafal Al-Qur’an, putri alm. KH. Asrori Ahmad ini memiliki cita-cita menjadi seorang hafidzoh. Namun cita-citanya tertunda sampai dia dewasa.

Menjadi penghafal Al-Qur’an baginya tidak mudah. Berbekal ridho suami dan kedua orang tua nya, dia mulai menghafal di usia yang tak lagi muda dan dengan segudang aktifitas. Setiap harinya dia menempuh belasan kilometer untuk sampai ke Pesantren Nurul Qur’an asuhan KH. Mastur Asy’ari Tempuran Magelang. Tiga kilometer ditempuh dengan berjalan kaki dan sisanya dengan kendaraan umum. Selama di perjalanan dia selalu mendaras. Lalu halaman per halaman disimakkan di depan Kyai nya.

Dia merasa kemampuan menghafalnya di bawah rata-rata. Sampai diikrarkannya nadzar, jika khatam Al-Qur’an dia akan berjalan kaki dari Pesantren Kyai nya sampai rumah. Hingga setelah bertahun-tahun lamanya, akhirnya tangis syukur mengiringi doa khotmil Qur’an. Nadzarpun dilaksanakan. Ditemani sang Ibu, Nyai Hj. Ma’munatun Kholil dia berjalan kaki dr Pesantren sampai rumah.

Dari dulu sampai sekarang Sintho’ merasa hafalan Al-Qur’an nya belum lanyah (lancar). Satu halaman dibaca tafsirnya kemudian dibaca sampai 11x hingga 41x, baru kemudian dihafal. Tentu butuh kegigihan untuk bisa istiqomah.
Saat ada undangan simaan, dia memilih membaca Al-Qur’an dengan “grothal-grathul” (terbata-bata) dan telaten disimak jika memang tidak lancar daripada membaca dengan melihat atau melirik tulisan ayat. Menurutnya bagi seorang hafidzoh membaca Al-Qur’an secara bil hifdzi (hafalan) adalah komitmen dengan Allah swt.

Keprihatinan atas dirinya sendiri menjadikannya prihatin terhadap para hafidzoh di daerahnya yang notabene hanya ibu rumah tangga biasa. Mereka tidak mempunyai kegiatan yang mendukung hafalan Al-Qur’an, seperti pesantren, majlis simaan atau pun undangan simaan. Untuk itu, Sintho’ dengan dukungan sesepuh NU setempat membuat jam’iyah (organisasi) para hafidzoh itu dengan tujuan bersama-sama menjaga hafalan Al-Qur’an. Yang belum lancar menjadi lancar dan yang sudah lancar “ngemong” (membimbing) yang belum lancar.

Awalnya tidak banyak yang bertahan mengikuti kegiatan jam’iyah ini. Sebagian mereka yang sudah lancar memilih meninggalkan jam’iyah karena sedikitnya ayat yang dibaca dan banyaknya anggota yang tidak lancar hafalannya. Tidak sedikit p**a yang meremehkan jam’iyah ini.

Istiqomah memang melebihi seribu karomah. Jam’iyah simaan Al-Qur’an sederhana ini semakin banyak diminati. Hafidzoh yang merasa belum lancar hafalannya , tidak takut dan tidak malu untuk memperbaiki hafalan. Di dalam organisasi ini ada ketelatenan, kebersahajaan dan rasa kasih sayang.
“Menghafal Al-Qur’an itu mudah, yang sulit menjaga dan apalagi mengamalkannya”. Meskipun lebih sebagai pernyataan dirinya, kalimat yang sering diucapkan Sintho’ ini menjadi pesan bagi para penghafal Al-Qur’an.
****
Jelang simaan Haul Akbar NU kecamatan Salaman, tanpa beliau, Nyai Sintho’ Nabilah
(Penulis: Neng Ulya Izzati, putri Ibu Nyai Sintho’)

Address

Dusun Nusupan, Kedunglumpang
Salaman
56162

Telephone

+6285600691492

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok Pesantren Al Hidayat Kedunglumpang Salaman posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Pondok Pesantren Al Hidayat Kedunglumpang Salaman:

Shortcuts

Share