26/02/2020
Setelah terluka, pohon tidak pernah menunggu permintaan maaf dari parang yang telah melukainya, ia tetap tumbuh dengan perihnya luka. Ia sadar saat ia tumbuh besar, lukanya akan mengering dan tertutup dengan sendirinya.
Belajar dari pohon, tidak ada untungnya menunggu kata maaf, justru beruntunglah jika kamu menjadi seorang pemaaf. Sakit hati dan dendam yang disimpan, hanya akan membuatmu sakit, melepaskannya dengan maaf akan menjadikanmu lebih tenang, dan biarkan Allah yang memberikan hadiah terindah untukmu. Semua hanya butuh waktu, biarkanlah ia dan mulailah bertumbuh untuk apa yang sedang kamu usahakan. ๐ทMari menjadi pemaaf๐ท
Baca selengkapnya di
Setelah terluka, pohon tidak pernah menunggu permintaan maaf dari parang yang telah melukainya, ia tetap tumbuh dengan perihnya luka. Ia sadar saat ia