10/01/2021
Selamat para smart people,kali ini mimin akan membahas perkembangan Tabel Periodik.
1. Pengelompokan Unsur Menurut [Lavoisier]
Pada 1789, Antoine Lavoiser mengelompokan 33 unsur kimia. Unsur-unsur kimia di bagi menjadi empat kelompok. Yaitu :
a) Gas
Cahaya, kalor, oksigen, azote ( nitrogen ), dan hidrogen
b) Tanah
Kapur, magnesium oksida, barium oksida, aluminium oksida, dan silikon oksida.
c) Logam
Antimon, perak, arsenik, bismuth, kobalt, tembaga, timah, besi, mangan, raksa, molibdenum, nikel, emas, platina, tobel, tungsten, dan seng
d) Non Logam
Sulfur, fosfor, karbon, asam klorida, asam flourida, dan asam borak
Kelemahan dari teori Lavoisier ialah pengelompokan masih terlalu umum. Sedangkan kelebihan dari teori Lavoisier ialah keberhasilannya mengelompokan 33 unsur yang ada berdasarkan sifat kimia sehingga bisa di jadikan referensi bagi ilmuan-ilmuan setelahnya.
________________________________________________
2. Pengelompokan unsur menurut [J.W. Dobereiner]
Pada tahun 1829, J.W. Dobereiner seorang profesor kimia dari Jerman mengelompokan unsur-unsur berdasarkan kemiripan sifat-sifatnya.
Ia mengemukakan bahwa massa atom relatif strontium sangat dekat dengan masa rata-rata dari dua unsur lain yang mirip dengan strantium, yaitu kalsium dan barium dan juga mengemukakan beberapa kelompok unsur lain.
Dobereiner meyimpulan bahwa unsur-unsur dapat di kelompokan ke dalam kelompok-kelompok tiga unsur yang di sebut Triade
Kelemahan dari teori ini adalah pengelompokan unsur ini kurang efisien dengan adanya beberapa unsur lain dan tidak termasuk dalam kelompok triad padahal sifatnya sama dengan unsur dalam kelompok triefd tersebut.
Kelebihan dari teori ini adalah adanya keteraturan setiap unsure yang sifatnya mirip massa Atom (Ar) unsure yang kedua (tengah) merupakan massa atom rata-rata di massa atom unsure pertama dan ketiga.
________________________________________________
3. Hukum Oktaf [Newlands]
J. Newlands adalah ilmuwan dari Inggris. Dia merupakan orang