24/04/2026
Jejak Tunas Kelapa di Tanah Nggalak: Kala Pramuka SMAS St. Gregorius Reo Menenun Karakter
REOK BARAT – Riuh rendah suara tawa dan derap langkah kaki para penegak memenuhi pelataran SMAS St. Gregorius Reo pagi ini. Di bawah langit yang cerah, seragam cokelat kebanggaan itu tampak kontras namun serasi dengan semangat yang membara. Mereka bukan sekadar hendak berkemah; mereka sedang mengemban misi kemanusiaan dan kemandirian menuju Desa Nggalak, Kecamatan Reok Barat.
Kegiatan bertajuk Perkemahan Jumat-Sabtu-Minggu (Perjusami) ini merupakan pengejawantahan dari program kerja ekstrakurikuler Pramuka Gugus Depan (Gudep) SMAS St. Gregorius Reo. Namun, lebih dari sekadar tidur di bawah tenda, perjalanan ini adalah upaya mendekatkan "Tunas Kelapa" dengan akar rumput masyarakat.
dalam Doa
Sebelum roda kendaraan berputar menjauhi sekolah, suasana berubah menjadi khidmat. Romo Kepala Sekolah berdiri di tengah lingkaran, memberikan wejangan pamungkas. Baginya, kegiatan ini adalah laboratorium kehidupan bagi para Penegak untuk mengasah kepemimpinan.
"Sertakan Tuhan dalam setiap langkah," pesannya singkat namun mendalam. Sebuah berkat dilepaskan, menjadi bekal spiritual bagi para siswa sebelum mereka bertarung dengan dinginnya malam dan tantangan alam di Nggalak.
dengan Masyarakat
Desa Nggalak terpilih bukan tanpa alasan. Kehangatan warga dan keterbukaan pemerintah desa setempat menjadi ruang belajar yang sempurna. Pihak sekolah telah menjalin koordinasi erat dengan pemerintah desa, sekolah-sekolah sekitar, hingga tokoh masyarakat. Hasilnya? Sebuah kolaborasi yang apik di mana kehadiran Pramuka disambut layaknya keluarga baru.
Sekadar Tali-Temali
Di Desa Nggalak nanti, para anggota Pramuka Penegak ini tidak hanya akan berkutat dengan simpul tali atau sandi Morse. Mereka membawa misi yang lebih berwarna. Fokus utamanya adalah pengembangan karakter berbasis Ambalan, di mana jiwa solidaritas diuji langsung di masyrakat.