29/11/2021
Hallo, saya Silvester Rudin. Mahasiswa UNIKA St. Paulus Ruteng yang berkesempatan untuk ikut andil bagian dalam program kampus mengajar angkatan 2 .
Sedih sekali rasanya ketika menemukan siswa kelas 4,5 dan 6 yang belum bisa membaca dan berhitung. Hal ini mungkin karena pembelajaran dari rumah selama kurang lebih 2 tahun ini kurang efektif. Inilah tantangan yang harus saya hadapi.Saya tidak patah semangat untuk menjalankan tugas dengan profesional. Tantangan yang ada justru memacu saya untuk terus berkarya dan makin bersemangat untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri saya.Memberikan waktu dan tenaga yang ekstra untuk mereka, melalui pembelajaran dengan berbagai metode belajar yang memungkinkan dapat meningkatkan pengetahuan dalam diri mereka.
Saya mengajak mereka untuk membuat pojok baca, melibatkan mereka pada pembuatan mading kelas dan mading sekolah,mengajarkan mereka membuat alat peraga serta penggunaannya dan membiasakan mereka untuk mambca buku selama 15 menit. Hal itu bukan hanya sekedar dibuat,tetapi untuk meningkatkan literasi dan nunerasi mereka.
Sesekali saya mengajarkan siswa menggunakan video pembelajaran, kemudian mengajak mereka belajar diluar kelas, bereksperimen,berpuisi,menggambar, berlatihan tari, melatih menggunakan teknologi seperti cara mengaktifkan dan mematikan laptop serta penggunaan Microsoft office word dan melatih untuk mengetik , serta belajar mengkases Google Form. Awalnya mereka sangat kaku, namun seiring berjalannya waktu merekapun sedikit lincah dalam hal itu. Saya juga mengadakan pelatihan teknologi kepada guru,seperti cara membuat video pembelajaran, menggunakan Google Form, serta mengasosiasikan Aplikasi AKSI.
Sangat sederhana, namun melihat mereka tersenyum dan berangguk paham adalah pemandangan yang mengisyaratkan bahwa mereka senang mendapatkan pengetahuan yang baru itu.
Kampus mengajar telah memberi manfaat yang banyak bagi diri saya untuk meningkatkan potensi yang ada dan memberikan dampak untuk mengatasi masalah pendidikan, terlebih khusus dampak dari pandemik bagi sekolah di daerah tertinggal.