12/04/2022
Pernahkah Anda mendengar istilah "Sindrom Nendang Kucing"? Belum pernah?
Serius...?
Padahal ini termasuk salah satu penyakitnya orang yang tidak bisa mengendalikan emosinya lho ya. Dan bisa jadi, kita sendiri pernah atau bahkan sering mengalaminya. Ups...π€
Jadi begini, pada suatu pagi, seorang pimpinan sebuah bank datang ke kantornya dengan muka NTT karena semalem kena 'penyakit mah', dan belum mendapatkan obatnya. Sehingga mukanya tampak begitu horor dan menakutkan.
Oh ya, Anda sudah tahu kan, apa itu penyakit mah?
Itu lho yang, "Mah, mah, ayo d**g.....!"
"Lagi dapet Pah...!" πππ
Sesampainya di kantor, tiba-tiba ada seorang karyawan yang menyapanya, "Selamat pagi Pak." Namun karena lagi badmood dan negatif feeling, maka pimpinan tadi secara spontan menjawab, "Pagi-pagi, mau jilat pantat kamu ya. Sana pergi! Gangguin orang saja bisanya!"
Sembari menggerutu dalam hati, akhirnya karyawan tadi pergi meninggalkan pimpinannya. Dia begitu gondoknya. Maksud hati hendak menyapa ramah, eh malah kena marah.
Beberapa saat kemudian, tiba-tiba ada telpon berdering. Maka dengan cepat karyawan yang lagi gondok tadi mengangkat telepon. "Halo, ini saya mau nanya, apakah transferan angsuran saya yang kemarin sudah masuk apa belum ya?" Tanya seseorang diujung telepon. Karyawan tadi spontan menjawab, "Kamu itu nasabah gobl*k, gitu aja pakai nanya segala. Kamu kan bisa ngecek di e-bangking atau di ATM!"
Nasabah tadi kemudian hendak melanjutkan pembicaraan, namun telpon darinya keburu ditutup oleh karyawan yang menerimanya tersebut. "Halo, halo, halo...!" Sebenarnya ia mau protes, tetapi ia tidak tahu siapa tadi yang menerima telpon darinya. Dan lagi, tidak ada satupun karyawan bank yang mau mengaku akan kejadian tersebut.
Selama seharian, suasana kebatinan karyawan bank tadi masih begitu horor. Dia tidak mampu mengendalikan sasana emosinya. Makanya ketika ia pulang kerja, sesampainya di depan rumah dan istrinya menyapa dengan ramah, "Selamat sore sayangku". Karyawan tadi spontan menjawab, "Sayang-sayang, muka kayak kompor bilang sayang-sayang. Pergi mandi sana. Gangguin saja bisanya!" Istrinya pun kemudian berlalu dari hadapan suaminya dengan sedikit menahan emosi. Ia pun terbawa suasana.
Tiba-tiba saja, anaknya yang masih kelas 2 Sekolah Dasar pulang dari kegiatan les sorenya. Sambil menangis ia menghampiri ibunya. "Hi..hi..hi..., Ibu, PR-ku banyak sekali, aku tidak bisa semua." Ibunya pun dengan nada tinggi menjawab, "Ini bapaknya gobl*k, nurun sama anaknya. Minta diajarin bapakmu sana!"
Ketika anaknya mendekat, bapaknya pun berkata, "Ini, ibunya gobl*k nurun sama anaknya!"
πππ
Akhirnya anak itu pun keluar rumah sambil terus ngedumel. Dan tanpa disengaja, lewatlah seekor kucing tetangga di depannya. "Kucing sialan, lewat rumah tanpa permisi. Sana pergi...! Goooo...!"
Ditendanglah kucing malang yang tak berdosa itu.
____________________________________________
Jadi, sampai disini Anda sudah faham kan? π€
Sehingga paling tidak, program Membangun Kecerdasan Intrapersonal (self talk) yang selama ini kami ajarkan, bisa menyelamatkan ratusan kucing tetangga. πππ