29/08/2022
Alkisah ada seorang Ayah akan makan, dan di lemari makanan tersedia Telur Goreng dan Ayam Goreng.
Lalu anak nya bertanya,: "Ayah mau Telur Goreng atau Ayam Goreng?".
Ayah nya malah balik bertanya ke anak nya,: "Duluan mana yg ada di dunia, Telur dulu atau Ayam dulu?" 😁.
Begini penjelasannya.....
Teka-teki duluan Ayam atau Telur terpecahkan secara ilmiah oleh peneliti Sheffield University dan Warwick University, Inggris.
hal ini diketahui dari Dr. Colin Freeman dari Sheffield University.
Penelitian ini menggunakan UK Science Research Council’s super-computer bernama HECToR (High End Computing Terascale Resource).
HECToR diprogram untuk menghasilkan inti tertentu dan sejenis protein bernama Overledidin (OC-17) kurang lebih selama satu pekan.
Protein ini terdapat dalam sel ovarium ayam betina dan merupakan bagian paling vital dalam sel yang ada dalam telur.
Setelah ada pembuahan, protein inilah yang membentuk bagian-bagian mikroskopik dalam sel telur.
Ini bersamaan dengan senyawa lain seperti calcium carbonate yang membentuk calcite crystals (cangkang telur).
Dengan demikian, tanpa protein ini, sel tidak akan terbentuk menjadi telur. Ini menjelaskan bahwa tidak mungkin telur ada lebih dahulu, sedangkan telur itu membutuhkan protein yang hanya ada pada ayam betina
Telur pun tidak akan berkembang dan membusuk serta tidak bisa berlanjut ke proses penetasan menjadi ayam.
“Sejak lama diduga telur yang lebih dulu ada. Tapi, sekarang kita punya bukti sains yang membuktikan bahwa faktanya, ayamlah yang lebih dulu,” kata Dr Colin Freeman.
_________________________
Fakta tersebut semakin mengungkap kebenaran Al Qur'an karena Allah berfirman telah menciptakan makhluk hidup termasuk hewan berpasang-pasangan. Jadi yang diciptakan adalah ayam baru kemudian telur.
Allah Ta’ala berfirman,
وَمِن كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasang supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.” (QS. Az-Dzariyat : 49).
Allah mempertegas lagi dalam ayat-Nya,
خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنزَلَ لَكُم مِّنَ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ ۚ يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِّن بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ
“Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?” (QS. Az-Zumar 6).
بَدِيعُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَإِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah!" Lalu jadilah ia. ~QS. Al-Baqarah [2]:117~
والله أعلمُ بالـصـواب wallahu a’lam bish-shawab
_________________________________________