07/02/2024
Menanti Isra’ Mi’raj ‘lagi’
Nabi Muhammad ditinggal istri tercintanya, Siti Khadijah yang setia menemani berjuang dari nol, Tak lama berselang Abu Thalib meninggal dunia, Paman yang dengan Getol melindungi Nabi dari orang-orang kafir.
Disebutlah Amul Khuzni, tahun kesedihan.
Namun, Allah membalas tahun yang begitu kelam itu dengan masa depan yang cerah, dengan peristiwa Isra’ Mi’raj. Nabi SAW Berjumpa dengan orang-orang tercinta dan pulang membawa oleh-oleh pelindung jiwa raga, ialah sholat 5 waktu.
Artinya, seorang Nabi saja mengalami kesedihan mendalam, apalagi umatnya, yang jelas pasti ada balasan sepadan bagi orang-orang beriman.
لَا يَا۟يْـَٔسُ مِن رَّوْحِ ٱللَّهِ إِلَّا ٱلْقَوْمُ ٱلْكَٰفِرُونَ
“Sejatinya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”.
Bagi yang sedang duka mendalam, sabarlah sebentar lagi akan ada lampu yang berpijar, dan temukan isra’-mi’raj versimu.
-