26/10/2017
Selamat Siang Sosioholic
Dua Minggu kemarin KBMS mengadakan Agenda Dolan Desa di Dusun Plandi Desa WatuAgung, Tambak dimana kegiatan tersebut merupakan proker dari PI dan Humas, dimana pesertanya adalah mahasiswa baru 2017 tujuannya mereka adalah mengenal kehidupan Warga dan menceritakan kehidupan warganya, yuk kepoin cerita mereka berupa esay di blog KBMS FISIP UNSOED atau langsung klik
KBMS FISIP UNSOED
16/10/2017
Selamat Siang Sosiholic
Ada kabar gembira nih Akun Facebook KBMS Fisip Unsoed sudah aktif kembali nih.
Ayoooo... Ikutin kegiatan-kegiatan KBMS
KBMS 2017/2018
10/06/2015
Pengumuman Pemenang Lomba Profil UKM/HMJ Se-Unsoed
Juara 1: JEC FH
Juara 2: EFEC FEB
Juara 3: UMAKA
Transparansi nilai juri dilampirkan dalam foto.
*NB: Panitia akan menghubungi para pemenang mengenai kabar selanjutnya untuk pemberian hadiah.
22/04/2015
Informasi mekanisme pendaftaran beasiswa PPA dan BPP-PPA
15/04/2015
Mari datang mari berdiskusi tentang pendidikan sebagai hak asasi manusia.
"Setiap warga Negara berhak mendapat pendidikan" - Pasal 31 ayat 1 UUD 1945.
06/04/2015
Salam Somasi !!
Selamat siang kawan-kawan..
Sudah tidak terasa sekarang sudah hari senin..
Malam ini akan diadakan kumpul "malam seninan" di:
Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unsoed
Senin, 6 April 2015
Pukul 19:00 (7 malam)
Permasalahan UKT di Unsud belum kunjung selesai. Masih banyak kawan 2014 yang tidak mendapat akses keringanan terhadap nominal UKT'nya. UKT 2014 yang cacat hukum dan seharusnya dibalikkan ke permendikbud 2013 (5 level) hanya verlaku untuk smester 1 saja, padahal seharusnya 1 angkatan.
Mari bersama kita berjuang menyelesaikan perasalahn UKT 2014.
Dampak kecil adalah mmbntu meringankan beban orang tua kan biaya pendidikan.
Dampak luasnya adalah untuk semakin membuka akses pendidikan tinggi terhadap masyarakat..
Seperti kita ketahui bersama bahwa setiap tahunnya Pendidikan Tinggi (termasuk Unsoed) terus memperbesar nominal biaya masuknya (baca: mmperkecil akses masyarakat kurang mampu terhadap pendidikan tinggi).
Data BPS 2014 mengungkapkan hanya 19 % penduduk indonesia usia 19-24 tahun yng mmpu mengakses pendidikan tinggi. ayo kita berjuang bersama.
Salam Somasi !!
04/04/2015
Tak ada alasnan untuk tidak berproses.....
04/04/2015
Taukah anda.,,,,,,,,,,,!
TokohIbn Khaldun seorang tokoh dan pemikir muslim, nama lengkapnya Abd al-Rohman (Abu Zaid) bin Muhammad bin Abi Bakar bin Hasan. Ia dilahirkan di Trus pada tanggal 17 Mei 1332 M, dari keluarga Aristokrat yang berasal dari Hadramaut, dan wafat di Kairo pada 17 Maret 1406 M.Dua buah karyanya yang terbesar yaitu kitab al-Ibrar danMuqadimah Ibn Khaldun yang selesai di tulis pada tahun 1377 M. Muhsin Mahdi mengemukakan bahwa Ibn Khaldun tidak menulis karya bidang sejarah seperti lazimnya di zaman itu, tetapi menyusun suatu karya bercorak baru yang belum di kenal sebelumnya. Dengan cara ini Ibn Khaldun melakukan perubahan dalam penulisan sejarah dengan melakukan analisis mendalam tentang peristiwa sejarah.Ibnu Khaldun terkenal p**a dengan suatu teori yang disebut“Ashabiyah” yakni adanya persamaan kepentingan sebagai akibat dari adanya saling ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan tertentu menyebabkan orang bergabung dan bersatu dalam kelompoknya dan mematuhi ketentuan-ketentuan yang disepakati bersama. Ibn Khaldun mengatakan bahwa Ashabiyah muncul karena empat sebab, yakni :1. Ikatan darah atau keturunan dan kerabat2. Ikatan perjanjian atau persekuruan3. Ikatan yang timbul karena hubungan perlindungan dengan yang dilindungi karena bergabungnya seseorang atau sekelompok dengan kelompok lain dan menyatakan loyal terhadap kelompok yang melindunginya.4. Ikatan agamaB. Pandangan Mengenai Perubahan Sosial dan Kebudayaan1. Manusia bersifat madaniyah (politis, sipil) menurut tabiatnya, karenanya ia membutuhkan organisasi sosial. Perbedaan organisasi sosial manusia adalah akibat perbedaan cara memperoleh penghidupan (ekonomi). Perbedaan cara memperoleh penghidupan berkembang seturut waktu (berubah). Sehingga organisasi sosial manusia (masyarakat) berbeda-beda dan mengalami perubahan.2. Masyarakat nomadik (badawah, badui, pengembara, rural, desa) adalah organisasi sosial awal. Mereka mencukupkan diri menurut kebutuhan primer mereka. Jika kebutuhan mendasar ini terpenuhi barulah mereka mencari kemewahan, hidup enak. Kemudian berlangsunglah urbanisasi (tamadun), peng-kotaan. Secara etis golongan pengembara lebih berani, lebih baik dibandingkan penduduk kota. Kondisi sosial perkotaan membentuk kecenderungan untuk bertindak korup. Dari sisi etis, proses urbanisasi adalah degradatif.C. Konsep Perubahan sosialKonsep yang digunakan dalam hal ini adalah ashabiah (solidaritas sosial atau kohesi sosial). Solidaritas sosial (ashabiah) ini menyatukan orang untuk meraih tujuan yang sama, juga untuk mengendalikan masyarakat. Ashabiah terbentuk pada awalnya dari pertalian darah. Tetapi ia juga terbentuk dari perserikatan, persekutuan dan kesetian sosial. Tujuan ashabiah pada akhirnya adalah tercapainya kedaulatan (al mulk, otoritas politik). Sebuah kedaulatan dijaga tegaknya oleh ashabiah. Setelah kedaulatan dicapai, ashabiah bisa ditinggalkan, karena kedaulatan politik kemudian menjadi sesuatu yang given bagi masyarakat kemudian.
03/04/2015
Taukah anda,,,,,,,,,,,!
Banyak yang tidak tahu bahwa Arief Budiman adalah kakak kandung dari Soe Hok Gie yang meninggal dunia sebagai tokoh pergerakan mahasiswa.Lahir di Jakarta, 3 Januari 1941, dilahirkan dengan nama Soe Hok Djin, adalah seorang aktivis demonstran Angkatan '66 bersama dengan adiknya, Soe Hok Gie. Pada waktu itu ia masih menjadi mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia di Jakarta. Ayahnya seorang wartawan yang bernama Soe Lie Piet. Sejak masa mahasiswanya, Arief sudah aktif dalam kancah politik Indonesia, karena ia ikut menandatangani Manifesto Kebudayaan pada tahun 1963 yang menentang aktivitas LEKRA yang dianggap memasung kreativitas kaum seniman.Kendati ikut melahirkan Orde Baru, Arief bersikap sangat kritis terhadap politik pemerintahan di bawah Soeharto yang memberangus oposisi dan kemudian diperparah dengan praktik-praktik korupsinya. Pada pemilu 1973, Arief dan kawan-kawannya mencetuskan apa yang disebut Golput atau Golongan Putih, sebagai tandingan Golkar yang dianggap membelokkan cita-cita awal Orde Baru untuk menciptakan pemerintahan yang demokratis.Belakangan Arief "mengasingkan diri" di Harvard dan mengambil gelar Ph.D. dalam ilmu sosiologi serta menulis disertasi tentang keberhasilan pemerintahan sosialis Salvador Allende di Chili.Kembali dari Harvard, Arief mengajar di UKSW (Universitas Kristen Satya Wacana) di Salatiga. Ketika UKSW dilanda kemelut yang berkepanjangan karena pemilihan rektor yang dianggap tidak adil, Arief melakukan mogok mengajar, dipecat dan akhirnya hengkang ke Australia serta menerima tawaran menjadi profesor di Universitas Melbourne.Pada bulan Agustus 2006, beliau menerima penghargaan Bakrie Award, acara tahunan yang disponsori oleh keluarga Bakrie dan Freedom Institute untuk bidang penelitian sosial.Pasca kerusuhan Mei 1998, bersama istri Leila Ch. Budiman bermukim dan mengajar di Universitas Melbourne, Australia.