04/02/2021
Setelah manusia meninggalkan dunia yang fana ini, hakikatnya ia bukanlah seorang yang mati (tak bisa apa-apa) seperti dalam pandangan mata kita, ia masih hidup dan hanya berbeda alam dengan kita di dunia ini. Sehingga tak heran apabila ulama' mengatakan bahwa mereka yang telah pergi meninggalkan dunia ini masih melihat apa yang kita lakukan di kehidupan ini.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda : "amal-amal perbuatan kalian akan ditampakkan keoadaku, jika aku menemukan amal baik, aku bersyukur memuji Allah, jika aku menemukan amal buruk, aku mintakan istighfar kepada Allah untuk kalian"¹
Ibnu al-Qoyyim berkata : "aku telah mengerti dari hal itu bahwa mayyit mengetahui apa yang dikerjakan oleh kerabat dan saudara-saudaranya yang masih hidup"
Abdullah bin al-Mubarok berkata : Tsaur bin Yazid menceritakan kepadaku dari Ibrahim dari Abi Ayyub, bahwa ia berkata : "amal yang diperbuat oleh orang-orang yang masih hidup akan diperlihatkan kepada kerabat/saudara mereka yang sudah meninggal, jika saudara/kerabat mereka melihat amal saleh, mereka akan senang dan bahagia, namun tatkala mereka melihat amal buruk, mereka berkata : "ya Allah berilah ia taubat"
Ibnu Abi ad-Dunya menyebutkan kisah dari Ahmad bin al-Hawari, ia berkata : Muhammad saudaraku bercerita kepadaku, ia berkata : "suatu hari Ibad bin Ibad bertemu dengan Ibrahim bin Solih saat ia di Palestina, Ibad lalu berkata kepadanya : "berilah aku nasehat" Ibrahim pun menjawab : "dengan apa aku menasehatimu, semoga Allah memperbaiki keadaanmu, telah sampai kepadaku bahwa amal perbuatan orang-orang yang masih hidup akan diperlihatkan kepada kerabat mereka yang telah meninggal, lihatlah amalmu yang telah diperlihatkan kepada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam" seketika itu, Ibad menangis bercucuran air mata hingga membasahi jenggotnya.²
Wallahu'alam bis showab
📸 : Maqbaroh Simpek (keluarga KH. Zubair Dahlan)
__________________________________________
[1] Musnad al-Bazzar no 1925, Majma'u az-Zawaid 9/24
[2]Kitab ar-Ruh Li Ibni al-Qoyyim hal 7