14/04/2017
*MENGHAFAL CEPAT BERMENTAL BAJA*
Kisah yang dikutip dari Sekolah Qur'an Indonesia
Pagi itu dibalkon yang berluaskan 20 x 8 meter aku duduk dikursi paling depan berujung yang dengannya hamparan bukit khas SQI samping kolam renang dan tertatap gunung yang menjulang, gemerlipan lampu - lampu yang terdampar sejauh mata memandang.
Duduklah didepanku santriwati yang hanya dibatasi 1 meja dengan memulai setorannya, iya pesantren kami 1 bulan ini mengadakan program akselerasi menghafal Qur'an 30 juz.
Dan mulailah setoran yang ia lantunkan dari surat Al A'raf, seusai ia menyetorkan ada panggilan ciri khas 2 anak dibelakangku
_"Ustadzahh.. ustadzah hajar."_ panggilnya
_"Labaiik.. ."_ Jawabku.
_"Ustadzah, ustadzah waktu romadhon ada murokkaz (karantina qur'an) lagi gak?."_ Tanyanya.
_"Insyaa Allah ada, kenapa emang la?"._ Tanyaku.
_"Aku mau ngejar hafalan us, ntar yang lain pada maen aku mo i'tikaf disini"_ Serentak keduanya menjawab.
_"Maasya Allah, baarokallohu fikum. Bener yaa?? "_ Sahutku.
_"Iyaa ustadzah, orang aku aja udah mau diselip sama Nurhashifa."_ Rengeknya dengan wajah memelas.
Dengan waktu yang bersamaan diseretlah 3 kursi dari arah depan serong kananku oleh 3 anak yang membawa alqur'an, arah kelompok halaqohku _ngetime_ kesehariannya khas Huffazh Camp (nama program yang kami adakan ini)
Dengan wajah - wajah mereka yang lucu dan khawatir gabunglah mereka cerita padaku setelah mendengar percakapan kami selang beberapa menit lalu dengan bergantian nada yang sama berceletuk
_"Iyaa ustadzaah.. masa tadi pagi nurhashifa baru hal 124 season ini tiba - tiba udah halamn 154 aja us."_ Ocehnya.
_"Bukan manusia kali us."_ Timpal teman yang duduk disampingnya.
_"Masa aku juga mau dibalap us???."_ sentak teman sebelahnya lagi.
_"Ustadzah dia bentar lagi juz 9 lhoo uuss...."_
Siapakah Nurhashifa??
Ya, dia anak pindahan dari ambon, walu jauh dari rumah anak ini semangatnya luar biasa
Ku sunggingkan senyuman, dan bertutur dalam hati ( _Alhamdulillah nak.. hati kalian berbalut semangat dimana irinya iri dalam hal kebaikan, berlomba - lomba dalam kebaikan dan tak rela jika ia didahului oleh kebaikan temannya, maasya Allah_ ) dan lalu tarik nafas dan bertutur
_"Nak.. Sholeeehaah.. Haafidzhoh... kalau nurhashifa aja bisa start dari nol masuk SQI dibulan februari sudah dapat 8 juz sampai pertengahan Huffazh Camp ini pastilah kalianpun juga tak beda dengannya, makan dengan makanan sama, dan minum dengan minuman yang sama, yang membedakan hanyalah kesungguhan dari usaha kalian dan menjadi pemberat dari segala sesuatunya."_
Seketika wajah mereka menunduk antara cemas dan tenang dari paparanku dan berkata
_"tapi dia tuh cepet kalau ngafal ustadzaah walaupun yang disetorin dikit - dikit tapi lancar"_ Tuturnya.
_"Iyaa us, kita bisa sih tapi mungkin harus kemana - mana setoran tanpa henti."_
_"Encerrr bangeet us."_ celetuknya.
_"Apanya??."_ Tanyaku.
_"Otaknya."_ Jawab Anak - anak.
Tak lama kemudian, aku menyuruh mereka untuk piket
_"Kholash yaa thoolibat al furshoh qod intahat wal an amilah shobah (sudah ya anak - anak waktunya dah abis ayo sekarang piket)."_ Tegurku.
Setelah selesai MCK waktu season pertamapun dimulai dan mandi kadang saking dinginnya anak - anak mandi sore sambil renang
Kita membuat lingkaran seperti biasa dan suara seberang melengking dengan candaannya yang keras dan ketawa _"Nuuur... Haa... jangaaan setoraaan lagiii yaaaa... ntar kalo nur hashifa nyampe juz 8 bilang ke aku nanti kita barengaan ajaa.. terus gak bakal setor deh."_ dengan muka candanya
Nurhashifa yang terlihat ditangga kejauhan samping villa, yang terhias rumput - rumput, ayunan dan jungkitan disekitarnya.
Hanya menyimpulkan sesungging senyuman dan melanjutkan hafalannya
Cara anak - anaak dalam mengekspresikan kegelisahan dalam diri mereka ketika melihat temannya berhasil memang unik, bercanda dengannya, namun bersahabat.
Namun disaat anggapan teman - teman bercanda saking gregetannya liat nurhashifa semangat dari bangun jam 02.00 pagi, tidur jam 11.00 malam dan selalu menyempatkan setoran walau bukan waktu setoran mereka banyak yang keceplosan dengan candanya
_"Shifaaa jangan balap aku ya."_
_"Shifaa jangan setoran muluuuu, jadi pengen nih."_
Suasana yang tak terdugapun akhirnya datang
Tak lama kemudian ada 4 anak yang mengabarkan kalau Shifa menangis.
Tersentak kita para ustadzaat dan teman - temannyapun dengan tangisannya.
Ada apa gerangan?? Shifa menangis?? Sosok yang dikenal tegar dan tegas dari ambon itu yang tak kenal putus asa dan tidak peduli apa yang dibicarakan orang lain menangis?? Anak - anakpun terkejut dan meninggalkn halaqoh untuk menengok shifa, pertanyaan - pertanyaan menghujaninya
_"Shifaa.. Shifaa kenapa?? Gara - gara aku ya??."_ celetuk salah seorang anak darinya
_"aku ya shifa?? Aku ya?? Aku ya??."_ dengan pertanyaan yang silih berganti.
Iya hanya menggeleng, diajaklah nurhashifa ke kamar ustadzha dengan ustadzah pembimbingnya yang kata beliau memang menangis efek candaan teman - temannya namun tak membuat semangatnya pupus dan teman - temannya pun meminta maaf karena tanpa sengaja candaan mereka telah menyentuh hati shifa.
Tak hanya nurhashifa, Bilqis pun pindah ke SQI (Sekolah Quran Indonesia ) dengan bekal 9 juz kemuadian tak lama ikut huffazh camp 2x kini _biidznillah_ sudah 25 juz dan tinggal hitungan hari khatam. Begitu pun Khadijah yang insya Allah _biidznillah_ khatam dihuffazh camp ini. Tak sedikit p**a anak - anak yang mempunyai kemampuan dan cepat menghafal, namun kita harus menyadari bahwa kepala satu dan dua itu berbeda.
Dengan kesungguhan dan rasa penasaran anak - anak yang memuncak inilah tanda mereka benar - benar menginginkan apa yang mereka capai yaitu HAFIZHOH.
Tak sedikit dari mereka bertanya - tanya apa tips shifa menghafal?
_"ustadzah lagi gak fokus."_
_"ustadzah ngantuuk."_
_"ustadzah ayatnya suuusah."_
_"Ustadzah udah ana coba lho dari yang mengulang, membaca, dimotivasiin, baca artiannya tapi tetep aja gak hafal - hafal us.. kenapa ya."_
_"Ustadzaah tolong bangunin aku jam 2 yaa.... nanti kalo jam 2 dibangunin aku masih punya cadangan jam 3, 4, 5..."_
_"Apa ya us kira - kira rahasia bisa menghafal qur'an dalam waktu cepat dan mutqin??."_
Menurut mereka pencapaian 1 hari 5, 7 halaman itu sedikit dan ingin terus tambah dan bertambah dengannya mereka mengeluhkan ini itu, padahal bagiku seumuran mereka sungguh luar biasa dan bahkan dari mereka tidak sedikit yang begadang mendapatkan 10 halaman perharinya, untuk istiqomah tiap harinya 5 halaman itu sudah _maasya Allah_ disaat para remaja diluar bermain gadget, mereka asyik ria bergelut dengan Al Qur'an.
Banyak yang telah kusampaikan pada mereka kisah - kisah pembakar semangat seperti Musa, Fajar, Imam Syafi'i, Para Asatidz kibar, Perjuangan masa muda dulu.
Terkadang anak - anak pengen mendengar kisah dan motivasi dari real penglihatannya dan tidak terulang - ulang lagi ketika berkisah dari apa yang sudah disampaikan.
Laluu..
Ku putar memory dan ku ingat pernah kudengarkan percakapan antara abinya Shifa Dan Shifa,
dan kuceritakan pada mereka yang sedang menunggu apa yang ingin aku katakan.
_"Ustadzah waktu itu dengar pembicaraannya apa yang membuat manusia itu cepat menghafal Qur'an, nah kan shifa cerita tuh ke abinya."_
_"Abi.. Aku gak s**a dengan (.....) ."_ keluhnya.
Bahkan sebelum melanjutkanpun Sang Abi memtong ceritanya dan berkata
*_"Nak, dengar abi ya...menghafal qur'an itu harus ikhlash, gak boleh kakak hatinya gak s**a ini gak s**a itu, kakak itu nghafal quran hatinya harus bersih, jangan ada perasaan ini, itu jangaan!! Supaya ilmu qurannya masuknya mudah, hafalannya masuknya mudah. Orang menghafal Qur'an itu hati harus bersih dari perasaan buruk supaya Ilmu Qur'annya bisa masuk ke hati itu juga bersih. Kita susah menghafal karena hati kita punya perasaan ini dengan ini, gak s**a ini gak s**a itu gak boleh ya nak ya, harus ikhlash ya nak."_ Nasehat beliau._*
_"Nah.. gitu naak.., maasya Allah ya, padahal cuma sepele lho tapi pengaruhnya sangat besar."_ sahutku pada mereka yang antusias mendengarkan.
Semangat mereka benar - benar menyemburat tinggi kendati mereka banyak keluhan ketika menghafal karena rasa keinginan mereka yang tinggi untuk *hafidzoh* cepat dan *dhobit mutqin*
Senja itu menemani kami yang lagi fun time, ada yang lagi bad minton, renang, makan, ngobrol, menikmati hembusan angin di tengah hamparan bukti SQI , kami para ustadzah hanya memantau tiba - tiba datang beberapa anak yang _ghirohnya_ tinggi ingim setoran hafalan disaat fun time
_"Us.. mo setor ya, 1 halaman...."_
_"Aku habis hafshah yaa.. "_ sahut aisyah yang muncul dari pintu balkon.
_"aku habis aisyah."_ rebut khadijah, bilqis, dea dan beberapa anak halaqoh lainnya.
Dipertengahan setoran ku tersentak pada salah satu anak yang biasanya setornya menghabiskan setengah jam dapat setengah halaman kini selang 2 menit dia setor 3 baris lancar, kemudian hafalan lagi seusai 3 menit setoran 4 baris lagi, _lancar_ begitu seterusnya lalu Ku tanya apa yang membuatnya berubah drastis itu?
_"Maasya Allah.. waah dah dapet triknya nih biar hapal cepet dan mutqin?? Gimana hafshah?."_ tanyaku.
_"Jadi gini us, tadi aku nanya ma shifa trus kata shifa baca per 5 kata ayat yang mo dihafal itu dibaca ulang - ulang sampai hafal, trus ditambah 5 kata setelahnya lalu diulang dari awal."_ tuturnya.
_"Maasya Allah... badokallohu fiik."_ Tanggapku
*Tak hanya itu anak - anak lainnya yang tak jarang setoranpun lambat laun dengan rasa cinta dan hati yang bersih mereka sudah bisa menaklukkan Al Qur'an.Dengan iming - iming mahkota syurga kini bukan lagi keluhan tidak fokus, tidak bisa, susah namun yang sekarang dibenak mereka "PASTI BISA, FOKUS, MUDAH". Tak ada lagi keluhan, tak ada lagi rengekan, lantunan takbir membahana terlantun setiap dari 1 anak selepas setoran hafalan.*
Tak menjadi penghalang bagi penghafal Al Quran siapa, bagaimana, dimana, kapan, usia, tua, muda, namun hanya siapa yang *bertekad* niat lillaahi ta'ala dan sungguh - sungguhlah yang dapat mencapainya.
Bahkan usaha dan kesungguhan mereka telah menembus batas, saat fun time mereka setor, saat tidur mereka berusaha mengulang - ulang dan memahami ayat - ayatNya
Terkadang ketika anak - anak melihat teman sebaya berjuang mati - matian untuk khatam 30 hari dengan setoran lancar, bersaingnyapun bukan main, perjuangannya itu lho *_limited edition_*
Merekalah
*LIMITED EDITION*
Yaa limited edition dalam menggeluti dunia Penghafal Al Qur'an
_Disaat para remaja sibuk dengan lantunan lagu - lagu trend dan ngehitsnya.._
_Mereka sibuk melantunkan ayat - ayat suci Al Qur'an._
_Disaat para remaja berkeliling ria nongkrong dimall_
_Mereka nongkrong dipondok tercinta untuk bergelut dengan Kitab Nya._
_Disaat para remaja shopping mengukir kenangan bersama sang doi_
_Mereka sibuk mengukir mahkota Syurga untuk sang bunda_
_Disaat para remaja ngegosip sana sini mereka ruak cerita- cerita dalam Al Qur'an_
_Disaat para umuran mereka begadang nonton korea._
_Mereka rela begadang dan bangun jam 02.00 tuk nghafal ayat suciNya._
*_Maasyaa Allah_*
Masih mau nonton??
Masih mau nyanyi lagu - lagu??
Masih rela anaknya dirumah gak belajar Al Qur'an???
Gak akan kelaparan jika kamu masuk karantina Qur'an..
Mau anakmu bermental baja?
Mau anakmu sesabar siti hajar??
Mau anak hafizh qur'an??
Gimana mau pengen anaknya jadi ini itu, kalau ibu bapaknya belum bermental kuat, kudu bermental kuat dulu d**g.
harus yakin.. yakin... dan yakin..
Percaya.. percaya..
Ikhlash.. ikhlas.. ikhlas..
insyaa Allah, Allah sendiri yang langsung bimbing anak - anakmu .
Gak akan terlantar anak - anakmu masuk pesantren, gak usah khawatir tentang ilmunya, gak usah khawatir tentang kesehatannya
Kalau meninggal, meninggalnya bakal syahid _insya Allah_ kalau memenuhi syarat, kalau meninggalnya pas hafidzah khataman, bakal langsung ketemu sama mahkota yang ia ukir selama ini buat ngasih ke antum para ortu nunggu antrian nanti ngasih syafa'at ke antum para ortu. Ingatt Syafa'att!!
*Ingat!!! Anak - anak itu berjuang, mereka mengeluh?? Penasaran?? Gagal?? Gak fokus?? Yaaa itu lho yang disayang sama Allah*
Mereka tahu gimana jatuh bangun, mereka tahu gimana merangkak, mereka tahu gimana susahnya nyari duit.
Disiplin?? Iyaa mereka tahu bangett kendati mereka belom bisa lawan emosinya tapi jadikan pembentukan karakternya dengan kesabaran dan prosesnya??
ุฃูุง ุฃุฑูุฏ ู ุฃูุช ุชุฑูุฏ ูุงููู ููุนู ู
ุง ูุฑูุฏ
_Aku mau ini kamu mau itu dan Allahlah yang menghendaki sesuatu"._
Imam asy-Syafiโi rahimahullah bersenandung:
ุดูููููุชู ุฅูููู ููููููุนู ุณูููุกู ุญูููุธููู ููุฃูุฑูุดูุฏููููู ุฅูููู ุชูุฑููู ุงููู
ูุนูุงุตููู
ููููุงูู: ุงุนููููู
ู ุจูุฃูููู ุงููุนููููู
ู ููููุฑู ููููููุฑู ุงููููููู ูุงู ููุคูุชูุงูู ุนูุงุตููู
Aku mengeluh kepada Wakiโ akan buruknya hafalanku
Lalu ia membimbingku untuk meninggalkan kemaksiatan
Ia berkata: โketahuilah bahwasanya ilmu itu cahaya,
dan cahaya Allah tidak diberikan kepada orang yang durhakaโ.
_Wallaahu a'alam_
Megamendung, 07 April 2017
Sekolah Qur'an Indonesia
Ihda Hajarul Mufidah (Ustdzh SQI)