Mii_Moslemhouse

Mii_Moslemhouse Menciptakan generasi penerus yang Islami
Bbm : 54D4ECF6
WA. : 081905565343
Line : miimoslemhouse
IG. : miimoslemhouse

21/06/2016

INILAH DIAMNYA ORANG BERILMU => EMAS
Setelah hiatus 1 tahun Beliau Menelurkan karya luar biasa UNTUK MEMBANTU yang dahaga akan ilmu menjadi segar akan ide , MEMBANTU yang yang kurang paham menjadi lancar dan cemerlang , MEMBANTU yang mau memulai untuk meminimalisir kendala.
Tidak berlebihan , Beliau memang andal di bidangnya. JIka deretan nama pebisnis muda sukses disebutkan , namanya tak akan ketinggalan. DEWA EKA PRAYOGA. Dengan buku barunya Beliau mencoba menapaki dunia Facebook dengan teknik marketing yang "GENDHENG" dan jauh dari teknik kotor seperti menculik target kompetitor dan numpang narsis di lapak orang :)
Lebih gilanya lagi , 100% ROYALTI akan disumbangkan kepada kaum dhuafa oleh Kang Dewa. Dan ini semua GARA-GARA FACEBOOK :D
Jadi secara tidak langsung , MEMBELI berarti BERAMAL.
Jangan kuatir , cukup investasikan Rp 98.000 dari harga normal Rp 245.000 dan Anda akan mendapatkan buku GARA - GARA FACEBOOK dengan teknik Gendheng yang insya Allah akan mendorong omsetmu meroket.

Caranya gampang , cukup infokan
Nama Lengkap :
Alamat Lengkap :
Nomor telepon :
dan kirim ke WA/Line 081905565343 atau BBm 54d4ECF6.

Tentu orang yang bijak dan cerdas tak akan menyia- nyiakan kesempatan emas potongan harga 60% ini !

TUNGGU , JANGAN BELI DULU!
Saya kasih informasi bukunya :
Apa aja yang bakal temen-temen pelajari dari buku ini :
• Eksis di Facebook, Laris di Bisnis
• Membuat akun yang menjual
• Menjual produk yang dibutuhkan market
• Menemukan konsumen yang tertarget
• Rahasia membentuk karakter personal yang kuat
• Cara meningkatkan authority yang tinggi
• Cara berinteraksi yang tepat dengan teman
• Menemukan ide cemerlang untuk update status
• Teknik sadis update status yang memancing engangement yang tinggi
• Manajemen update status yang berpotensi closing
• Trik dalam melakukan kontes
• Teknik viral marketing yang menghasilkan ratusan bahkan ribuan share dalam 1x posting
• Teknik Clickbait yang mendatangkan segerombolan trafik dalam waktu singkat
• Teknik Story Telling yang membius pembaca hanyut dalam cerita Anda
• Teknik Covert Selling yang dapat membuat Anda tetap menjual tetapi tidak seperti menjual
• Teknik Soft Selling yang sulit terbacanya polanya oleh kompetitor
• Teknik Double Binding yang membuat pembaca selalu berkata “YA” dengan status jualan Anda
• Teknik Scalling yang membuat pembaca iklan Anda berkomentar positif pada APAPUN produk Anda
• Teknik Asosiasi & Disosiasi yang dapat menyinggung pembaca dan tiba-tiba membeli produk Anda
• Teknik Copywriting yang sangat jarang digunakan oleh Newbie tapi banyak digunakan oleh Copywriter papan atas
• Asumsi-asumsi terselubung yang perlu disisipkan dalam setiap tulisan Anda
• Step by step membangun grup Facebook yang berpenghuni ribuan member
• Cara menggunakan Whatsapp, Telegram, BBM, dan Email marketing untuk mendongkrak omset penjualan
• Cara benar memanfaatkan fitur bawaan Facebook seperti Notifikasi, Tagging, Biodata Akun, Cover FB, Friendlist, Category, FB Graph, Notes FB, dan Event dalam berjualan
• Strategi besar menghasilkan profit 100 juta per bulan (bahkan lebih).
• Rahasia akselerasi penghasilan yang tidak dipikirkan oleh orang biasa pada umumnya
Asli, banyak banget yang bakal temen-temen pelajari

Spesifikasi produknya
- Hard Cover
- 200-250 Halaman
Harga promo PO 98ribu (sampai tgl 30 Juni)

Tunggu apa lagi? AMANKAN BAGIAN Anda sekarang!
WA 081905565343 atau inbox saya sekarang juga :)

*NB : Setelah masa PO berakhir , harga akan naik 3X lipat atau senilai Rp 245.000

10/06/2016
07/06/2016

♻TRIK KHATAM AL QUR'AN DI BULAN RHOMADHON♻

♻ UNTUK (1) KALI KHATAM, JUMLAH YG DIBACA :

1. Shalat Subuh 4 halmn
2. Shalat Zhuhur 4 halmn
3. Shalat 'Ashar 4 halmn
4. Shalat Maghrib 4 halmn
5. Shalat 'Isya 4 halmn

♻ UNTUK (2) KALI KHATAM :

1. Shalat Subuh 8 halmn
2. Shalat Zhuhur 8 halmn
3. Shalat 'Ashar 8 halmn
4. Shalat Maghrib 8 halmn
5. Shalat 'Isya 8 halmn

♻ UNTUK (3) KALI KHATAM :

1. Shalat Subuh 12 halmn
2. Shalat Zhuhur. 12 halmn
3. Shalat 'Ashar 12 halmn
4. Shalat Maghrib 12 halmn
5. Shalat 'Isya. 12 halmn

♻ SEBARKAN KEBAIKAN, Rasulullah SAW bersabda,

♻ " Barang siapa menunjukkan satu kebaikan, maka baginya pahala semisal orang yg mengikuti KEBAIKAN tsb "
(HR. Muslim, no. 1893)

Aamiin..
07/06/2016

Aamiin..

10 Cara Ampuh Cegah Bau Mulut Saat PuasaPada bulan puasa ini, bau mulut merupakan salah satu masalah yang perlu disiasat...
06/06/2016

10 Cara Ampuh Cegah Bau Mulut Saat Puasa
Pada bulan puasa ini, bau mulut merupakan salah satu masalah yang perlu disiasati. Betapa nikmatnya bila kita dapat berpuasa sekaligus terbebas dari bau tidak sedap mulut kita. Berikut cara-cara efektif agar terhindar dari bau mulut saat bulan puasa, lengkap dengan faktor dan cara mengatasinya.
Faktor Timbulnya Bau Mulut Ketika Puasa
Didalam mulut terdapat banyak bakteri yang dapat mengubah sisa-sisa makanan menjadi gas sulfur yang menyebabkan bau mulut.
Ketika tidak berpuasa makan, maka mulut akan memproduksi saliva, ketika berpuasa maka produksi saliva akan berkurang, akibatnya bakteri berkembang biak dengan cepat, sehingga akan muncul bau tidak sedap dimulut.
Penyebab bau mulut lainnya juga bisa terjadi karena datang dari dalam tubuh, seperti yang dialami pengidap diabetes atau maag.

Tips Mencegah Bau Mulut Saat Puasa
Meminum air putih 8-10 gelas ketika sahur dan berbuka, dapat membantu cegah bau mulut disiang hari. Karena air putih akan meningkatkan produksi saliva (air liur), sehingga mulut terjaga kebersihannya.
Menggosok gigi dengan sempurna dan menggosok lidah, juga dapat mengurangi bau mulut saat puasa. Hal ini bertujuan untuk membersihkan mulut dari partikel makanan yang membusuk dan menyebabkan bau tidak sedap.
Meminum teh hijau tanpa gula saat sahur dan berbuka akan mencegah bau mulut. teh hijau memiliki zat polyphenol yang berguna untuk membersihkan bakteri pada mulut dan saluran pernafasan, meminum teh hijau juga baik untuk perokok karena akan mengurangi peradangan pada rongga dan gangguan pernafasan.
Hindari makanan berbau kurang sedap seperti petai, jengkol atau durian.
Kurangi merokok atau tidak samasekali merokok saat sahur dan berbuka. Tidak merokok juga berkonstribusi besar pada pengurangan bau mulut pada siang hari bulan puasa.
Tidak mengkonsumsi makanan yang lengket seperti cokelat,es krim,biskuit,dan kue basah lainnya. Makanan lengket ini akan lebih sulit untuk dibersihkan, ditambah akan menempel pada gigi dalam waktu lama sehingga menyebabkan bau mulut.
Gunakan obat kumur (mouthwash) untuk hasil mulut yang lebih bersih maksimal.
Gunakan benang gigi (dental Floss) untuk membersihkan sela-sela gigi dari makanan busuk yang menyebabkan bau mulut.
Berolahraga ringan secara teratur menjelang atau sesudah berbuka puasa juga bermanfaat. Olahraga dapat melepaskan zat-zat beracun dalam tubuh termasuk penyebab bau pada mulut.
Hindari tidur yang terlalu lama karena hal ini akan memicu bau mulut yang tidak sedap.
Bila telah melakukan cara-cara diatas bau mulut Anda masih juga belum berkurang. Maka konsultasikanlah ke dokter karena bau mulut juga bisa terjadi karena faktor dari dalam tubuh (maag), gangguan pernapasan, diabetes atau penyakit dalam lainnya.

Data Stok Sementara. Stok dapat berubah dengan cepat.Booking satuan maks 2x24 jam.SCDDKet. lebih lanjut hub. admin.,WA 0...
06/06/2016

Data Stok Sementara.
Stok dapat berubah dengan cepat.

Booking satuan maks 2x24 jam.

SCDD
Ket. lebih lanjut hub. admin.,
WA 081905565343

Tas Ransel AnakPlay Group, TK, SD SmallBahan : nylonUk : 25x11x33Vol : 9 literDilengkapi kantong di depan, kanan dan kir...
06/06/2016

Tas Ransel Anak
Play Group, TK, SD Small
Bahan : nylon
Uk : 25x11x33
Vol : 9 liter
Dilengkapi kantong di depan, kanan dan kiri dapat digunakan untuk membawa bekal dan minum
Bahan Anti Air (Waterproof) melindungi buku dan alat tulis dari basah maupun rusak, membuat anak kita nyaman ketika hujan
Pemakaian sablon plastisol rubber non-toxic yang sangat aman.

Bahan tebal dengan jahitan bartrack yang mengunci hingga tidak mudah sobek dan putus pada bagian tali.

7 Tips Memaksimalkan Pahala RamadhanRamadhan yang mulia telah tiba. Momentum di bulan ini adalah ladang untuk menyemai b...
05/06/2016

7 Tips Memaksimalkan Pahala Ramadhan

Ramadhan yang mulia telah tiba. Momentum di bulan ini adalah ladang untuk menyemai benih-benih amal, demi meraih surga-Nya dan bersua dengan-Nya dalam keadaan ridha dan diridhai. Namun di satu sisi, jenis amalan yang bisa kita lakukan untuk ber-taqarrub di bulan Ramadhan yang mulia ini sangatlah beragam dan banyak, sementara tidak ada satu pun dari kita yang akan mampu melakukan seluruh amalan-amalan tersebut dengan sempurna, sebagaimana ungkapan ibunda ‘Aisyah radhiallaahu’anha:

وَأَيُّكُمْ يَسْتَطِيْعُ مَا كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَطِيْعُ؟

“Siapakah di antara kalian yang mampu melakukan apa yang mampu di lakukan oleh Rasulullah r?”[1]

Terlebih lagi realitas keragaman kaum muslimin yang melahirkan perbedaan situasi, kondisi, dan kemampuan masing-masing individu dalam menunaikan ibadah sunnah. Hal ini menuntut kita untuk mampu memenej ibadah sunnah agar menghasilkan pahala yang maksimal sesuai kemampuan dan keluangan setiap pribadi muslim.

Tahukah Anda bahwa seorang hamba yang terlihat secara zhahir melakukan amalan yang sederhana, bisa mengalahkan pahala ibadah mereka yang tampak menggebu-gebu dan payah dalam ibadahnya? Inilah yang diisyaratkan oleh Abu Darda t dalam ucapannya yang terkenal[2]:

يَا حَبَّذَا نَوْمُ الأَكْيَاسِ وَإفْطَارُهُمْ كَيْفَ يَغْبِنُوْنََ سَهَرَ الْحَمْقَى وَصِيَامَهُمْ، وَلَمِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ بِرِّ صَاحِبِ تَقْوًى وَيَقِيْنٍ، أَعْظَمُ وَأَفْضَلُ وَأَرْجَحُ مِنْ أَمْثَالِ الْجِبَالِ عِبَادَةً مِنَ الْمُغْتَرِّيْنَ

“Duhai betapa hebat tidur dan ifthor-nya orang-orang berilmu (mereka tidak sholat malam dan juga tidak puasa sunnah-pent), namun bagaimana mereka bisa mengalahkan (pahala) sholat malam dan puasanya orang-orang yang bodoh. Sungguh, seukuran biji dzarroh amalan orang yang bertakwa atas dasar ilmu, lebih agung, lebih utama, dan lebih kuat dibandingkan sebesar gunung ibadah dari orang-orang yang tertipu (karena kebodohan mereka tentang ilmu agama).”

Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Untuk itu—dengan mengharapkan pertolongan Allah—kami akan memaparkan beberapa kerangka acuan yang sepatutnya kita amalkan demi meraih semaksimal mungkin pahala di bulan suci ini sesuai kesanggupan yang ada pada diri kita masing-masing;

Pertama: Perkuat keikhlasan Anda. Karena semakin besar kekuatan ikhlas dalam beramal, semakin besar p**a pahala amalan tersebut. Allah berfirman:

وَاللهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ

“…dan Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki…” [QS. Al-Baqarah: 261]. Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa: “yang demikian itu bergantung pada (tingkat) keikhlasannya.”[3]

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim (Shahih Bukhari: 2840 dan Shahih Muslim: 1153), Rasulullah r bersabda:

مَنْ صَامَ يَوْمًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ، بَعَّدَ اللَّهُ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا

“Barangsiapa berpuasa sehari fii sabiilillaah (di jalan Allah), maka Allah akan menjauhkan wajahnya (dan seluruh raganya) dari api neraka sejauh 70 tahun perjalanan.”

Para ulama menjelaskan bahwa termasuk dalam cakupan makna fii sabiilillaah dalam hadits di atas adalah; “ikhlas karena Allah semata”.

Dalam riwayat yang lain, Rasulullah r juga bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keyakinan (akan pahalanya) dan niat yang ikhlas dalam meraih ganjaran dari Allah, maka pasti dosa-dosanya yang telah lalu diampuni.” [Shahih Bukhari: 38, Shahih Muslim: 760]

Termasuk dalam hal ini adalah adanya tekad dan niat yang besar untuk melaksanakan sunnah-sunnah Ramadhan kendati terhalang oleh udzur berupa kelemahan fisik dan harta. Seperti berangan-angan dan bertekad agar bisa melaksanakan umroh saat Ramadhan, atas dasar keyakinan akan janji Rasulullah r dalam sabdanya kepada Ummu Sinaan al-Anshoriy radhiallaahu’anha:

فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِي، فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً

“Jika telah tiba Ramadhan, maka umrah-lah. Karena sesungguhnya umrah di bulan tersebut sama pahalanya dengan menunaikan haji.”[4]

Jika tekad dan niat tersebut terhalang oleh udzur, maka Insya Allah, terdapat pahala bagi niat yang shalih sesuai kadar kekuatan tekad dan harapan yang bersemayam di dalam hati[5].

Kedua: Senantiasa ikrarkan niat di dalam hati pada setiap amal atau pekerjaan yang Anda lakukan demi mengharapkan ridha Allah.

Jangan remehkan hal ini. Coba bayangkan! Hanya dengan tidur di siang hari, namun dengan niat agar bisa khusyu’ mengerjakan Tarawih di malam hari, Anda sudah mendapatkan pahala tersendiri dari tidur siang tersebut. Tidak demikian halnya bagi orang yang tidur tanpa menghadirkan niat karena Allah.

Demikianlah keajaiban niat. Amalan hati yang tidak membutuhkan keletihan fisik untuk menunaikannya, tidak sedikitpun gerak anggota badan dilibatkan dalam urusan niat. Kendati demikian, ia adalah ruh bagi setiap amal. Keikhlasan merupakan syarat penentu diterima tidaknya suatu amal oleh Allah, sebagaimana ia juga menjadi pembeda derajat para hamba dalam rapor amal mereka.

Dahulu, para salaf senantiasa meniatkan setiap gerak dan amal anggota badan mereka agar bernilai ibadah dan mendatangkan pahala. Saat mereka tidur, mereka niatkan karena Allah, demikian p**a saat mereka makan, minum, berjalan kaki, menaiki kendaraan, berbicara, diam, semuanya mereka niatkan sebagai bentuk sarana pengabdian dan taqarrub kepada Allah. Dahulu pernah dikatakan kepada ‘Umar bin Dzar rahimahullaah:

تَكَلَّمْ! فَيَقُوْلُ: مَا تَحْضُرُنِي نِيَّةٌ.

“Bicaralah (wahai ‘Umar)! Lantas beliau mengatakan: “niat (untuk berbicara yang bernilai ibadah) belum hadir pada diriku.” [Ta’thiirul Anfaas min Hadiitsil Ikhlaash: 59]

Tidak heran jika Ja’far bin Hayyan rahimahullaah mengatakan:

مِلاَكُ هَذِهِ الأَعْمَالِ النِّيَّاتُ، فَإنَّ الرَّجُلَ يَبْلُغُ بِنِيَّتِهِ مَا لاَ يَبْلُغُ بِعَمَلِهِ

“Niat adalah penentu amalan, karena sesungguhnya dengan niat tersebut, seseorang mampu mencapai sesuatu (di sisi Allah), apa yang tidak mampu ia capai dengan amalannya.” [Ta’thiirul Anfaas min Hadiitsil Ikhlaash: 34]

Ketiga: Kumpulkanlah sebanyak mungkin niat yang shalih dalam satu amal atau pekerjaan Anda. Karena semakin banyak niat yang shalih dalam suatu amalan, maka semakin banyak p**a pahalanya.

Imam Abu Tholib al-Makkiy rahimahullaah mengatakan:

فَرُبَّمَا اتَّفَقَ فِي الْعَمَلِ الْوَاحِدِ نِيَّاتٌ كَثِيْرَةٌ عَلَى مِقْدَارِ مَا يَحْتَمِلُ الْعَبْدُ مِنَ النِّيَّةِ، وَعَلَى مِقْدَارِ عِلْمِ الْعَامِلِ، فَيَكُوْنُ لَهُ بِكُلِّ نِيَّةٍ حَسَنَةٌ.

“Bisa saja niat yang banyak berkumpul pada satu amalan sesuai kadar kemampuan seorang hamba dalam menghadirkan niat dan sesuai kadar ilmu yang dimiliki orang yang beramal. Maka ia akan memperoleh untuk setiap niat, pahala tersendiri.” [Ta’thiirul Anfaas: 49]

Contoh praktisnya sebagai berikut: saat tiba waktu istirahat di kantor untuk sholat Zhuhur, ambillah air wudhu, lalu berjalanlah menuju masjid, niatkan langkah Anda sebagai pengorbanan menuju ketaatan pada Allah, sesampai di masjid, hadirkan niat untuk sholat, sekaligus niat untuk menunggu waktu sholat, sekaligus niat untuk i’tikaf di masjid, tambahkan niat untuk ber-‘uzlah (mengasingkan diri) guna menghindari kemaksiatan dan ghibah yang terjadi di kantor. Dari masing-masing niat tersebut, Anda sudah mengumpulkan banyak pahala. Melalui contoh praktis ini, Anda bisa menganalogikannya pada amalan yang lain.

Keempat: Upayakanlah kesempurnaan mutaba’ah. Semakin sungguh-sungguh seorang hamba dalam usaha menyelaraskan diri dengan tuntunan Nabi r baik yang diperintahkan, dianjurkan, atau dicontohkan melalui ucapan dan perbuatan beliau r, maka semakin besar p**a pahala yang diraih oleh hamba tersebut.

Contohnya dengan mengerjakan amalan-amalan pada waktu, tempat, dan kondisi yang dianjurkan, seperti; sholat Tarawih di masjid secara berjama’ah di sepertiga malam yang akhir, bermujahadah dalam ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadhan, mengkhatamkan al-Qur-aan, dan senantiasa menjaga wudhu.

Namun jika hal tersebut tidak mampu kita lakukan dikarenakan lemahnya fisik, maka upayakanlah kesempurnaan mutaba’ah pada amalan lain seperti; menyempurnakan wudhu sebanyak tiga kali lalu diiringi dengan sholat dua rakaat, beristigfar di waktu sahur, menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur, melakukan dzikir muthlaq, dan lain sebagainya dari amalan-amalan yang ringan namun berbobot besar di sisi Allah.

Kelima: Amalan wajib harus lebih diutamakan daripada amalan sunnah. Dalil yang melandasi prinsip asasi ini adalah sabda baginda Nabi r dalam sebuah hadits qudsi yang diriwayatkan dari Abu Hurairah t:

وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ، وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ

“..tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan yang lebih aku cintai daripada amalan-amalan wajib. Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan-amalan sunnah sampai Aku mencintainya…”[6]

Hadits ini menunjukkan secara gamblang bahwa amalan wajib lebih dicintai Allah daripada amalan sunnah. Dengan demikian, jelaslah kekeliruan sebagian muslimin yang begitu bersemangat melaksanakan sholat Tarawih berjama’ah di masjid, sementara sholat fardhu mereka tunaikan di rumah masing-masing.

Keenam: Mengutamakan ibadah sunnah yang lebih mampu dilakukan secara berkualitas dan kontinyu daripada bersusah-payah melakukan amalan yang jauh dari kemampuan. Hal ini dipetik dari firman Allah:

قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَى شَاكِلَتِهِ فَرَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ أَهْدَى سَبِيلا

“Katakanlah: ‘Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing’. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalan-Nya.” [QS. Al-Israa: 84]

Dalam sebuah hadits dari ‘Aisyah radhiallaahu’anha, Rasulullah r bersabda:

عَلَيْكُمْ مِنَ الْعَمَلِ مَا تَطِيْقُوْنَ

“Hati-hatilah kalian dari amalan yang tidak mampu kalian lakukan.”[7]

Maka berdasarkan hal ini, janganlah seorang pemilik harta melimpah yang tidak memiliki ilmu dien yang mumpuni, memaksakan diri dengan hartanya tersebut untuk bisa tampil sebagai da’i Ramadhan di setiap kesempatan. Karena jika dia menggunakan hartanya untuk memberi makanan berbuka bagi orang-orang miskin, tentu itu lebih bermanfaat baginya dari sisi pahala dan keutamaan.

Ketujuh: Melakukan amalan secara konsisten dan kontinyu sekalipun terbilang sedikit secara kuantitas. Janganlah seorang memaksakan diri mengkhatamkan al-Qur-aan dalam tiga hari, sehingga ia luput dari sunnah membaca dengan tartil dan tadabbur, lalu setelah itu dia tidak pernah lagi membaca al-Qur-aan. Karena jika hamba yang bersemangat ini membaca al-Qur-aan walau beberapa ayat saja sesuai kemampuannya, namun disertai tartil, tadabbur, dan konsistensi, tentu itu jauh lebih utama baginya. Karena Rasulullah r bersabda:

أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا، وَإِنْ قَلَّ

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling konsisten dan kontinyu, sekalipun hanya sedikit.”[8]

Demikianlah saudara-saudara yang dirahmati Allah. Beberapa kerangka acuan dalam menyambut Ramadhan, agar amal ibadah kita bisa menelurkan pahala semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang ada pada diri kita masing-masing. Besar harapan akan faidah berharga dari apa-apa yang terurai di atas, dan semoga Allah berkenan mempertemukan kita dengan Ramadhan dalam naungan taufik dan pertolongan-Nya, untuk senantiasa ber-taqarrub demi perjumpaan agung di surga-Nya kelak.

Banyak "CICAK" dirumah?WASPADALAH!!! WASPADALAH!!!Dalam dunia ruqyah, setiap Roqy memahami bahwa cicak itu adalah salah ...
04/06/2016

Banyak "CICAK" dirumah?
WASPADALAH!!! WASPADALAH!!!

Dalam dunia ruqyah, setiap Roqy memahami bahwa cicak itu adalah salah satu makhluk pembawa sihir dan harus dibunuh. Didalam shahih Muslim disebutkan : Barangsiapa yang membunuh cecak pada satu kali pukulan maka baginya seratus kebaikan. Dan jika pada pukulan kedua maka baginya (kebaikan) berbeda dengan itu (yang pertama), dan jika pada pukulan ketiga maka baginya (kebaikan) berbeda dengan itu (yang kedua).

Dalam hadist lainnya:
Ibnu Majah meriwayatkan didalam “Sunan” nya dari Saibah Maulah al Fakih bin al Mughiroh bahwa dirinya menemui Aisyah dan melihat di rumahnya terdapat sebuah tombak yang tergeletak. Dia pun bertanya kepada Aisyah,”Wahai Ibu kaum mukminin apa yang engkau lakukan dengan tombak ini?” Aisyah menjawab,”Kami baru saja membunuh cecak-cecak. Sesungguhnya Nabi saw pernah memberitahu kami bahwa tatkala Ibrahim as dilemparkan ke dalam api tak satu pun binatang di bumi saat itu kecuali dia akan memadamkannya kecuali cecak yang meniup-niupkan apinya. Maka Rasulullah saw memerintahkan untuk membunuhnya.” Kitab “az Zawaid” menyebutkan bahwa hadits Aisyah ini shahih.

Pada saat melakukan ruqyah rumah, biasanya ketika dibacakan surat Al Baqarah dengan anehnya ada cicak tiba-tiba berjatuhan dan mati atau terkadang menemukan cicak mati dengan tubuh hangus. Anda boleh percaya atau tidak, yang jelas kita harus tetap waspada. Karena cicak sering dijadikan media pembawa sihir. Banyak dari golongan jin yang malih rupa menjadi cicak (hewan melata) untuk meletakkan racun sihir dirumah.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah menghabarkan kepada kami bahwasannya jin itu terdiri dari tiga kelompok. Pertama, jin yang selalu beterbangan (melayang) di udara, kedua, jin dalam wujud hewan melata dan ketiga, jin yang mempunyai tempat tinggal dan s**a bepergian” (HR. Thabrani, Hakim, Baihaki dengan sanad yang shahih).

Sahabat.. selain cicak sering dijadikan media sihir, perlu diketahui p**a ternyata cicak itu mengandung bakteri berbahaya yaitu Bakteri Escherichia Coli atau E Coli. Escherichia Coli telah dikenal sebagai mikroba yang bisa menyebabkan sakit perut dan dapat membahayakan kesehatan tubuh. Kotoran cicak juga ternyata bisa menembus plastik, sebuah penelitian pernah menunjukkan bahwa Kotoran Cicak merusak layar handphone.

Jadi.. dari keterangan diatas, inilah bukti bahwasannya kita harus berhati-hati dengan cicak di rumah. Semoga bermanfaat

(sumber: Info herbalis)

indozone. Jamilah. Perempuan kelahiran Punggur 1977 itu bekerja sebagai guru honorer SDN 20 Sungai Radak Baru, Kecamatan...
04/06/2016

indozone. Jamilah. Perempuan kelahiran Punggur 1977 itu bekerja sebagai guru honorer SDN 20 Sungai Radak Baru, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, sebuah desa terpencil di Kalimantan Barat.

Baktinya sebagai guru malah berbuah pahit. Jilbabnya dilepas dan rambutnya dipotong oleh orangtua siswa yang marah. Insiden itu bermula saat ia menertibkan dua siswa laki-lakinya yang melanggar aturan karena berambut panjang.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Beri Robiansyah menuturkan, Jamilah tidak serta merta menindak tegas. Teguran lewat kata-kata disampaikan berulang kali pada kedua siswa kelas V SD berinisial PR & DJ.

Teguran itu tidak digubris ke2 siswanya. Mereka tetap bandel memanjangkan rambut hingga akhirnya Jamilah bertindak. Ia memutuskan memotong sendiri rambut ke2 siswanya pada Kamis pagi, 19 Mei 2016, sekitar pukul 08.00 WIB.

Tindakan Jamilah memotong rambut siswanya memancing kemarahan ke2 orangtua siswa. Pada sore harinya, mereka bergegas mendatangi rumah dinas Jamilah di Perumahan Dinas Transmigrasi di Desa Radak Baru, sekitar pukul 17.15 WIB. Ayah para siswa berinisial Su dan ES mendapati Jamilah sedang berada di teras rumah.

"Datang lah tiba-tiba langsung menggunting rambut, tidak ada tindakan lain. Di bagian belakang. Tidak dicukur habis hanya sebagian saja. Dipotong rambut saja. Bukan digundulin. Hanya dipotong," tutur Robi.

Penjelasan senada juga disampaikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Yanuari Massudi. Ia diberitahu jika saat insiden potong rambut Bu Guru itu, ke2 ayah siswa yang marah tidak menanyakan terlebih dulu alasan Jamilah memotong rambut ke2 siswa.

"Informasi yang saya dapat, orangtuanya ke guru tersebut, dan langsung memegang dua tangannya. Jilbab dibuka kemudian dipotong rambutnya seperti guru memotong rambut anaknya," tutur Yanuari.

Yanuari mengungkapkan, setelah kejadian tersebut, Bu Guru langsung melaporkan perlakuan itu ke Polsek Terentang. Ia juga sempat takut hingga akhirnya p**ang ke keluarganya.

Hmmppp, potret anak didik dan orangtua zaman sekarang. Miris! 😧

02/06/2016
“Ibu Buta Yang Memalukanku”Saat aku beranjak dewasa, aku mulai mengenal sedikit kehidupan yang menyenangkan, merasakan k...
31/05/2016

“Ibu Buta Yang Memalukanku”

Saat aku beranjak dewasa, aku mulai mengenal sedikit kehidupan yang menyenangkan, merasakan kebahagiaan memiliki wajah yang tampan, kebahagiaan memiliki banyak pengagum di sekolah, kebahagiaan karena kepintaranku yang dibanggakan banyak guru. Itulah aku, tapi satu yang harus aku tutupi, aku malu mempunyai seorang ibu yang BUTA! Matanya tidak ada satu. Aku sangat malu, benar-benar
Aku sangat menginginkan kesempurnaan terletak padaku, tak ada satupun yang cacat dalam hidupku juga dalam keluargaku. Saat itu ayah yang menjadi tulang punggung kami sudah dipanggil terlebih dahulu oleh yang Maha Kuasa. Tinggallah aku anak semata wayang yang seharusnya menjadi tulang punggung pengganti ayah. Tapi semua itu tak kuhiraukan. Aku hanya mementingkan kebutuhan dan keperluanku saja. Sedang ibu bekerja membuat makanan untuk para karyawan di sebuah rumah jahit sederhana.
Pada suatu saat ibu datang ke sekolah untuk menjenguk keadaanku. Karena sudah beberapa hari aku tak p**ang ke rumah dan tidak tidur di rumah. Karena rumah kumuh itu membuatku muak, membuatku kesempurnaan yang kumiliki manjadi cacat. Akan kuperoleh apapun untuk menggapai sebuah kesempurnaan itu.
Tepat di saat istirahat, Kulihat sosok wanita tua di pintu sekolah. Bajunya pun bersahaja rapih dan sopan. Itulah ibu ku yang mempunyai mata satu. Dan yang selalu membuat aku malu dan yang lebih memalukan lagi Ibu memanggilku. “Mau ngapain ibu ke sini? Ibu datang hanya untuk mempermalukan aku!” Bentakkan dariku membuat diri ibuku segera bergegas pergi. Dan itulah memang yang kuharapkan. Ibu pun bergegas keluar dari sekolahku. Karena kehadiranya itu aku benar-benar malu, sangat malu. Sampai beberapa temanku berkata dan menanyakan. “Hai, itu ibumu ya???, Ibumu matanya satu ya?” yang menjadikanku bagai disambar petir mendapat pertanyaan seperti itu.
Beberapa bulan kemudian aku lulus sekolah dan mendapat beasiswa di sebuah sekolah di luar negeri. Aku mendapatkan beasiswa yang ku incar dan kukejar agar aku bisa segera meninggalkan rumah kumuhku dan terutama meninggalkan ibuku yang membuatku malu. Ternyata aku berhasil mendapatkannya. Dengan bangga kubusungkan dada dan aku berangkat pergi tanpa memberi tahu Ibu karena bagiku itu tidak perlu. Aku hidup untuk diriku sendiri. Persetan dengan Ibuku. Seorang yang selalu mnghalangi kemajuanku.
Di Selolah itu, aku menjadi mahasiswa terpopuler karena kepintaran dan ketampananku. Aku telah sukses dan kemudian aku menikah dengan seorang gadis Indonesia dan menetap di Singapura.
Singkat cerita aku menjadi seorang yang sukses, sangat sukses. Tempat tinggalku sangat mewah, aku mempunyai seorang anak laki-laki berusia tiga tahun dan aku sangat menyayanginya. Bahkan aku rela mempertaruhkan nyawaku untuk putraku itu.
10 tahun aku menetap di Singapura, belajar dan membina rumah tangga dengan harmonis dan sama sekali aku tak pernah memikirkan nasib ibuku. Sedikit pun aku tak rindu padanya, aku tak mencemaskannya. Aku BAHAGIA dengan kehidupan ku sekarang.
Tapi pada suatu hari kehidupanku yang sempurna tersebut terusik, saat putraku sedang asyik bermain di depan pintu. Tiba-tiba datang seorang wanita tua renta dan sedikit kumuh menghampirinya. Dan kulihat dia adalah Ibuku, Ibuku datang ke Singapura. Entah untuk apa dan dari mana dia memperoleh ongkosnya. Dia datang menemuiku.
Seketika saja Ibuku ku usir. Dengan enteng aku mengatakan: “HEY, PERGILAH KAU PENGEMIS. KAU MEMBUAT ANAKKU TAKUT!” Dan tanpa membalas perkataan kasarku, Ibu lalu tersenyum, “MAAF, SAYA SALAH ALAMAT”
Tanpa merasa besalah, aku masuk ke dalam rumah.
Beberapa bulan kemudian datanglah sepucuk surat undangan reuni dari sekolah SMA ku. Aku pun datang untuk menghadirinya dan beralasan pada istriku bahwa aku akan dinas ke luar negeri.
Singkat cerita, tibalah aku di kota kelahiranku. Tak lama hanya ingin menghadiri pesta reuni dan sedikit menyombongkan diri yang sudah sukses ini. Berhasil aku membuat seluruh teman-temanku kagum pada diriku yang sekarang ini.
Selesai Reuni entah megapa aku ingin melihat keadaan rumahku sebelum p**ang ke Sigapore. Tak tau perasaan apa yang membuatku melangkah untuk melihat rumah kumuh dan wanita tua itu. Sesampainya di depan rumah itu, tak ada perasaan sedih atau bersalah padaku, bahkan aku sendiri sebenarnya jijik melihatnya. Dengan rasa tidak berdosa, aku memasuki rumah itu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Ku lihat rumah ini begitu berantakan. Aku tak menemukan sosok wanita tua di dalam rumah itu, entahlah dia ke mana, tapi justru aku merasa lega tak bertemu dengannya.
Bergegas aku keluar dan bertemu dengan salah satu tetangga rumahku. “Akhirnya kau datang juga. Ibu mu telah meninggal dunia seminggu yang lalu”
“OH…”
Hanya perkataan itu yang bisa keluar dari mulutku. Sedikit pun tak ada rasa sedih di hatiku yang kurasakan saat mendengar ibuku telah meninggal. “Ini, sebelum meninggal, Ibumu memberikan surat ini untukmu”
Setelah menyerahkan surat ia segera bergegas pergi. Ku buka lembar surat yang sudah kucal itu.
Untuk anakku yang sangat Aku cintai,
Anakku yang kucintai aku tahu kau sangat membenciku. Tapi Ibu senang sekali waktu mendengar kabar bahwa akan ada reuni disekolahmu.
Aku berharap agar aku bisa melihatmu sekali lagi. karena aku yakin kau akan datang ke acara Reuni tersebut.
Sejujurnya ibu sangat merindukanmu, teramat dalam sehingga setiap malam Aku hanya bisa menangis sambil memandangi fotomu satu-satunya yang ibu punya.Ibu tak pernah lupa untuk mendoakan kebahagiaanmu, agar kau bisa sukses dan melihat dunia luas.
Asal kau tau saja anakku tersayang, sejujurnya mata yang kau pakai untuk melihat dunia luas itu salah satunya adalah mataku yang selalu membuatmu malu.
Mataku yang kuberikan padamu waktu kau kecil. Waktu itu kau dan Ayah mu mengalami kecelakaan yang hebat, tetapi Ayahmu meninggal, sedangkan mata kananmu mengalami kebutaan. Aku tak tega anak tersayangku ini hidup dan tumbuh dengan mata yang cacat maka aku berikan satu mataku ini untukmu.
Sekarang aku bangga padamu karena kau bisa meraih apa yang kau inginkan dan cita-citakan.
Dan akupun sangat bahagia bisa melihat dunia luas dengan mataku yang aku berikan untukmu.
Saat aku menulis surat ini, aku masih berharap bisa melihatmu untuk yang terakhir kalinya, Tapi aku rasa itu tidak mungkin, karena aku yakin maut sudah di depan mataku.
Peluk cium dari Ibumu tercinta
Bak petir di siang bolong yang menghantam seluruh saraf-sarafku, Aku terdiam! Baru kusadari bahwa yang membuatku malu sebenarnya bukan ibuku, tetapi diriku sendiri….

--------------------------------------
Mudah-mudahan kita dan anak-anak kita kelak tidak seperti tokoh yang ada dalam kisah mengharukan ibu dan anak diatas. Sejelek-jeleknya orang tua kita, maka kita wajib untuk mencintainya, menyayanginya, menghormatinya.

Tulus Cinta Untuk Ibu Dan Bapak.
Aku Mencintaimu Karena Allah.....

Address

Perumahan Dian Anyar Blok M5 No. 8
Purwakarta

Telephone

081905565343

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mii_Moslemhouse posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category