26/06/2016
Minggu 26 Jun 2016, 20:22 WIB
MotoGP Belanda
Rossi Crash, Dovizioso
Tergelincir, Jack Miller Juara!
Rossi Finza Noor - detikSport
Assen - Hujan, balapan diulang, dan banyak
pebalap tergelincir, itulah sajian MotoGP
Belanda 2016. Dalam situasi itu, Jack Miller
mengambil keuntungan dan menjadi juara.
Tidak ada yang menyangka Miller bisa keluar
sebagai juara balapan kali ini. Sebab, sejak
awal balapan dikuasai oleh beberapa pebalap
yang start dari barisan terdepan.
Dimulai dari Yonny Hernandez, lalu Valentino
Rossi dan Andrea Dovizoso, ketiganya
bergantian memimpin balapan. Sampai
kemudian hujan deras turun di akhir lap ke-14.
Hernandez tergelincir, lalu diikuti oleh Andrea
Iannone. Bendera merah dikibarkan dan
balapan pun diulang.
Selepas balapan diulang, Dovizioso sempat
memimpin jalannya balapan, lalu tergelincir.
Rossi mengambil alih, tapi kemudian
tergelincir juga. Ini membuat Marc Marquez
memimpin jalannya balapan, sampai
kemudian disalip oleh Miller.
Miller, yang tampil percaya diri, berhasil
mempertahankan posisinya hingga akhirnya
bisa menjuarai balapan. Ini adalah pertama
kalinya bagi pebalap berusia 21 tahun itu
menjadi juara sebuah balapan MotoGP.
Jalannya Balapan
Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit
Assen, Minggu (26/6/2016) malam WIB, Scott
Redding, yang start dari urutan ketiga, melesat
untuk memimpin jalannya balapan. Namun,
Redding tidak lama berada di posisi terdepan.
Ketika melewati tikungan pertama, ia malah
melebar.
Kesalahan yang dilakukan Redding itu pun
dimanfaatkan oleh Valentino Rossi. The Doctor
langsung memimpin jalannya balapan dengan
diikuti oleh Andrea Dovizioso di posisi kedua.
Namun, Rossi dan Dovizioso mendapatkan
ancaman dari Yonny Hernandez.
Hernandez, yang start dari urutan keenam,
dengan cepat memacu motornya dan melesat
hingga berada di posisi tiga. Hernandez
kemudian naik ke urutan kedua dan dengan
ketat menempel Rossi yang berada di
depannya.
Ketika Rossi melakukan sedikit kesalahan
dengan sedikit melebar terlalu jauh,
Hernandez memanfaatkannya dengan
menyalipnya dari sisi dalam. Hernandez pun
memimpin jalannya balapan dan terus
menggeber motornya untuk menciptakan jarak
yang cukup jauh dengan Rossi dan Dovizioso
yang berada di belakangnya.
Yang menjadi perhatian juga adalah bagaimana
Andrea Iannone, yang start dari urutan paling
belakang, melesat dengan cepat. Dari posisi
21, Iannone naik 12 tingkat untuk berada di
posisi kesembilan.
Dari situ Iannone terus memperbaiki
posisinya. Ia kemudian naik ke posisi keenam,
berada tepat di belakang Marc Marquez.
Namun, Iannone tidak butuh waktu lama. Ia
kemudian menyalip Marquez untuk naik ke
posisi kelima.
Sementara itu, Jorge Lorenzo benar-benar
kesulitan dalam balapan ini. Setelah tercecer
di urutan ke-12, posisi Lorenzo terus melorot
hingga kemudian ia menemukan dirinya
berada di posisi ke-19.
Balapan jadi makin menarik ketika menjelang
lap kedelapan, hujan turun lagi. Trek yang
tadinya sudah mengering menjadi basah
kembali.
Dalam hujan yang perlahan-lahan turun,
Dovizioso naik ke urutan kedua dengan
menyalip Rossi. Sementara itu, Hernandez
tetap berada di urutan terdepan.
Namun, dalam kondisi trek basah itu,
Hernandez kemudian tergelincir. Ini membuat
Dovizioso memimpin jalannya lomba.
Hernandez kemudian masuk pit dan mengganti
motornya.
Insiden serupa juga dialami oleh Iannone.
Ketika berada di posisi kelima, ia tergelincir.
Ini membuat pebalap berusia 26 tahun itu
terlempar ke posisi ke-17.
Di barisan depan, Rossi mulai kesulitan untuk
mempertahankan posisi kedua. Dovizioso
masih memimpin jalannya balapan, tapi posisi
kedua kini ditempati oleh Danilo Petrucci.
Rossi berada di posisi ketiga dan harus
berjuang keras mempertahankan posisinya
dari kejaran Redding.
Hujan makin deras di akhir lap ke-14. Lalu,
pada lap ke-15, bendera merah dikibarkan. Ini
membuat balapan dihentikan.
Dengan balapan dihentikan karena bendera
merah, apabila balapan dimulai kembali, maka
posisi di grid didasarkan pada posisi pebalap
sebelum balapan dihentikan. Tepat sebelum
balapan dihentikan, Dovizioso masih berada di
posisi pertama, diikuti Petrucci di posisi kedua,
Rossi di posisi ketiga, dan Redding di posisi
keempat.
Sementara itu, Marquez berada di posisi
keempat dan diikuti oleh Dani Pedrosa di
posisi kelima. Sedangkan Iannone berada di
urutan ke-17 dan Lorenzo berada di posisi
ke-19.
Start balapan pun diulang. Selepas restart,
Marquez melesat ke urutan terdepan. Namun,
di tikungan pertama, Marquez melebar. Ini
membuat Dovizioso dan Rossi melesat ke
urutan pertama dan kedua. Marquez turun ke
posisi ketiga.
Tak lama kemudian, Rossi menyalip Dovizioso
dan memimpin jalannya balapan. Tetapi, 10
lap menjelang akhir balapan, Dovizioso
tergelincir keluar lintasan! Ini membuat Rossi
memimpin balapan dengan jarak yang cukup
jauh. Marquez berada di posisi kedua.
Sebelum Dovizioso crash, Pedrosa lebih dulu
mengalami hal serupa. Namun, berbeda
dengan Dovizioso, Pedrosa masih bisa
melanjutkan balapan.
Namun, Rossi akhirnya juga tergelincir keluar
lintasan! Marquez pun memimpin jalannya
balapan.
Rossi sempat berusaha untuk membangunkan
motornya dan kembali lintasan, namun
akhirnya gagal. Ia out dari balapan. Sementara
itu, rekan satu tim Rossi di Yamaha, Lorenzo,
berada di urutan ke-12.
Situasi ini menguntungkan pebalap Estrella
Galicia asal Australia, Jack Miller. Ia naik ke
urutan kedua dan bertarung dengan Marquez
untuk memperebutkan posisi terdepan.
Miller kemudian berhasil menyalip Marquez
dan memimpin jalannya balapan.
Iannone, yang juga sempat tergelincir sebelum
restart, berada di posisi kelima. Ia berada di
belakang Pol Espargaro (posisi ketiga) dan
Redding (posisi keempat).
Miller unggul hingga 1,8 detik atas Marquez.
Ini membuatnya cukup nyaman memimpin
balapan. Di belakangnya, Redding berhasil
menyalip Espargaro dan naik ke urutan tiga.
Miller akhirnya keluar sebagai juara MotoGP
Belanda. Diikuti oleh Marquez di posisi kedua
dan Redding di posisi ketiga. Espargaro dan
Iannone kemudian melengkapi posisi lima
besar.