Griya Eduka

Griya Eduka Bimbingan belajar kelompok/privat yang siap mendampingi kamu untuk meraih prestasi.

CELURUT GAJAHCelurut gajah (Macroscelides micus) pertama kali ditemukan oleh sekelompok peneliti dari California Academy...
02/12/2021

CELURUT GAJAH

Celurut gajah (Macroscelides micus) pertama kali ditemukan oleh sekelompok peneliti dari California Academy of Sciences pada tahun 2006 di gurun Namibia, Afrika. Secara fisik hewan ini lebih mirip tikus, namun setelah dilakukan penelitian, hewan ini justru lebih dekat kekerabatannya dengan gajah, karena berada dalam Superordo yang sama, yaitu Afrotheria. Hewan yang termasuk dalam superordo Afrotheria antara lain adalah gajah dan ikan duyung.

Sampai saat ini telah ditemukan lebih dari 20 spesies celurut gajah yang sebagian besar tersebar di benua Afrika bagian selatan. Panjang tubuh celurut gajah berkisar antara 10 – 30 cm, dengan berat sekitar 50 – 500 gram. Di alam liar, hewan ini umumnya memiliki usia hidup sekitar 2,5 – 4 tahun.

Meskipun tergolong diurnal (aktif pada siang hari), namun hewan ini sangat jarang terlihat dan cukup sulit ditangkap. Tingkat kewaspadaannya sangat tinggi dan kemampuan larinya cukup cepat, sekitar 28,8 km/jam. Faktor lain yang menyebabkan hewan ini sulit ditemukan adalah sifatnya yang antisosial. Mereka hidup menyendiri, sehingga di setiap sarang biasanya hanya ditemukan satu ekor Celurut gajah. Mereka memangsa serangga, laba-laba, kelabang, dan cacing untuk bertahan hidup.

Hewan ini hanya punya satu pasangan seumur hidupnya, namun tingkat reproduksinya cukup tinggi. Celurut gajah betina bisa melahirkan 3 ekor untuk setiap kelahiran, dan mampu melahirkan beberapa kali dalam setahun. Pada usia 15 hari, Celurut muda akan pergi dari induknya dan membuat sarang sendiri.

📑️ Taksonomi Macroscelides micus:
▶️Kingdom: Animalia
▶️Filum: Chordata
▶️Kelas: Mammalia
▶️Subkelas: Theria
▶️Clade: Eutheria
▶️Infrakelas: Placentalia
▶️Superordo: Afrotheria
▶️Ordo: Macroscelidea
▶️Famili: Macroscelididae
▶️Genus: Macroscelides
▶️Species: Macroscelides micus

Sumber:
en.wikipedia.org/wiki/Elephant_shrew
id.wikipedia.org/wiki/Celurut_gajah
www.sciencedaily.com

follow Instagram:

ROTASI DAN REVOLUSI PLANET MERKURIUSPlanet Merkurius memerlukan waktu 59 hari (menurut perhitungan Bumi) untuk berotasi ...
02/12/2021

ROTASI DAN REVOLUSI PLANET MERKURIUS

Planet Merkurius memerlukan waktu 59 hari (menurut perhitungan Bumi) untuk berotasi pada sumbunya dan memerlukan waktu 88 hari untuk satu kali mengelilingi matahari (revolusi).

Perbedaan durasi rotasi dan revolusi Merkurius yang cukup dekat mengakibatkan setiap permukaan planet akan mengalami siang hari dalam rentang waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 88 hari (menurut perhitungan Bumi) atau 1 kali revolusi, sementara permukaan yang lainnya mengalami malam hari juga dengan durasi 88 hari.

Jika kita menggunakan salah satu titik pada planet Merkurius sebagai acuan, dan menganggap terbitnya Matahari di titik tersebut sebagai hari pertama, maka Matahari akan tampak berada di puncak langit titik acuan tersebut pada hari ke-44. Kemudian Matahari akan terbenam pada hari ke-88.

Fenomena ini menyebabkan setiap permukaan Merkurius mengalami siang dan malam hari masing-masing selama 1 kali revolusi. Sehingga satu hari di planet Merkurius (satu kali siang dan satu kali malam) akan sama dengan dua kali revolusi (176 hari) atau dua tahun.
(Sumber: www.eso.org)

Follow:
Instagram:

Address

Purbalingga
53316

Opening Hours

Monday 08:00 - 20:00
Tuesday 08:00 - 20:00
Wednesday 08:00 - 20:00
Thursday 08:00 - 20:00
Friday 08:00 - 20:00
Saturday 08:00 - 20:00

Telephone

+6281229811920

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Griya Eduka posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Griya Eduka:

Shortcuts

Share

Category