07/06/2024
KABAR GEMBIRA
Telah dibuka pendaftaran Kaderisasi Al Qur'an program Warottil yang dibina langsung oleh SYEIKH Dr. ABDULLAH AL HILMI AL AZHARY AL MISHRY Lc. MA
Program WAROTTIL adalah program kaderisasi Al Qur'an dengan target hafal dan faham Al Qur'an 30 juz. Target program ini mencetak imam dan ahli Al-Qur'an yang bukan saja hafal dengan kuat tapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya.
Latarbelakang dibuatnya Program ini berdasarkan pengalaman syeikh Abdullah setelah dua kali mengunjungi Indonesia. Menurut beliau, Indonesia adalah Negara mayoritas islam, banyak para penghafal Al-Quran tapi tidak sedikit dari mereka yang Membaca Al Qur'an dengan bacaan salah dan tidak faham dengan apa yang dihafalkannya. Bahkan menurut beliau, beberapa kali menemui beberapa pengasuh pondok Tahfiz memiliki masalah serius baik dari segi kualitas hafalan dan bacaan maupun pemahaman Al Qur'an.
Beliau juga sering memperhatikan banyaknya mahasiswa Indonesia yang di universitas Al Azhar Mesir yang memiliki hafalan Qur'an yang lemah sehingga kesiapannya dalam mengikuti kurikulum kampus Al Azhar tidak maksimal.
Sehingga diharapkan dengan adanya program WAROTTIL ini dapat berdampak baik untuk pengembangan Al Qur'an di Indonesia.
Program ini langsung dibina dan diasuh oleh Syeikh Dr. Abdullah Al hilmi Al Azhary Al Mishry. Seorang Imam & khotib di Masjid Giza Mesir. Beliau juga merupakan pengajar di Masjid tersebut. Selain itu juga, beliau merupakan pengajar Al Qur'an di beberapa Negara. Minimal sekali setahun beliau memiliki jadwal di Yordania, Abudhabi, Amerika, Inggris, Malaysia, Thailand, dan beberapa negara di Eropa.
Beliau yang dulunya adalah seorang Qadhi/Hakim di Pengadilan Provinsi Giza Mesir melepas jabatannya karena alasan tidak memiliki banyak waktu dengan Al Qur'an. Semenjak umur 9 tahun beliau sudah mengkhatamkan Al-Qur'an 30 juz dengan sanad resmi. Dan sejak umur 25 tahun beliau mendawamkan 5 juz Al Qur'an setiap hari tanpa melihat Mushaf.
Beliau juga telah menghafalkan beberapa kitab yakni Tafsir Jalalain, Riyadusshalihin dll. Terbukti dari Ijazah sanda dan hafalan yang beliau miliki.
Program ini akan menggunakan metode khusus dalam menghafal yang diterapkan oleh Syeikh Abdullah sehingga akan memudahkan peserta dan maksimal dalam hafalannya.
Program ini berdurasi maksimal 2 tahun perangkatan. Dan bagi yang sudah khatam dan telah menerima ijazah sanad kurang dari dua tahun maka dipersilahkan untuk mengabdikan ilmunya di luar tempat kaderisasi atau di lembaga asal.