19/09/2026
Alhamdulillah, di madrasah kami aturan ini sudah diterapkan sejak 2014.
Ini bukan soal anti-teknologi, apalagi menolak perkembangan zaman. Teknologi tetap penting dan memiliki banyak manfaat. Namun, ada waktu dan tempat untuk menggunakannya.
Momen belajar, berdialog, bercanda, dan membangun kebersamaan di sekolah hanya berlangsung sebentar. Jangan sampai waktu yang berharga itu direnggut oleh gawai.
Hari ini, sebagian besar aktivitas kita sudah terserap ke dalam media sosial. Kita bisa begitu dekat dengan orang yang jauh, tetapi justru semakin jauh dari orang yang ada di hadapan kita.
Sekolah seharusnya menjadi ruang untuk belajar berinteraksi secara nyata, menghargai orang lain, mendengarkan, berdiskusi, dan membangun karakter—bukan sekadar tempat berkumpul sambil masing-masing sibuk dengan layar.
Gawai adalah alat. Jangan sampai alat yang kita kendalikan justru berubah menjadi alat yang mengendalikan kita.