21/03/2025
**Pahala Menyimak Bacaan Al-Qur'an**
Berikut adalah dalil-dalil dari Al-Qur'an, Hadis, dan penjelasan ulama tentang keutamaan menyimak bacaan Al-Qur'an:
---
# # # 1. **Dalil dari Al-Qur'an**
**a. Surah Al-A’raf (7:204):**
﴿وَإِذَا قُرِئَ ٱلۡقُرۡءَانُ فَٱسۡتَمِعُوا۟ لَهُۥ وَأَنصِتُوا۟ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ﴾
*"Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat rahmat."*
Ayat ini memerintahkan umat Muslim untuk **diam dan mendengarkan** bacaan Al-Qur'an dengan khusyuk, sebagai sarana meraih rahmat Allah.
**b. Surah Az-Zumar (39:23):**
﴿ٱللَّهُ نَزَّلَ أَحۡسَنَ ٱلۡحَدِيثِ كِتَٰبٗا مُّتَشَٰبِهٗا مَّثَانِيَ تَقۡشَعِرُّ مِنۡهُ جُلُودُ ٱلَّذِينَ يَخۡشَوۡنَ رَبَّهُمۡ...﴾
*"Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (Al-Qur'an)... Orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kulit mereka bergetar (karena terharu) ketika mendengarkannya..."*
Ayat ini menggambarkan pengaruh Al-Qur'an pada hati orang yang mendengarkannya dengan penuh ketakwaan.
---
# # # 2. **Dalil dari Hadis Nabi ﷺ**
**a. Hadis Riwayat Abu Dawud (no. 1332):**
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
**مَنْ اسْتَمَعَ إِلَى آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ كُتِبَ لَهُ حَسَنَةٌ مُضَاعَفَةٌ، وَمَنْ تَلَاهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ**
*"Barangsiapa mendengarkan satu ayat dari Kitab Allah (Al-Qur'an), dicatat baginya pahala berlipat ganda. Dan barangsiapa yang membacanya, ayat itu akan menjadi cahaya baginya pada Hari Kiamat."*
**b. Hadis Riwayat Al-Bukhari (no. 5028):**
عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
**مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ الْأُتْرُجَّةِ: رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ... وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ التَّمْرَةِ: لَا رِيحَ لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ...**
*"Perumpamaan orang beriman yang membaca Al-Qur'an seperti buah utrujah: aromanya harum dan rasanya lezat... Adapun orang beriman yang tidak membaca Al-Qur'an seperti kurma: tidak ada aromanya, tetapi rasanya manis..."*
Hadis ini menunjukkan bahwa **mendengarkan Al-Qur'an** (bagi yang tidak bisa membaca) tetap memiliki keutamaan, meski berbeda dengan yang membacanya.
---
# # # 3. **Penjelasan Ulama**
- **Imam Ibn Qayyim Al-Jauziyyah** dalam *"Al-Tibb al-Nabawi"* menjelaskan bahwa mendengarkan Al-Qur'an dengan khusyuk dapat **menenangkan hati**, membersihkan jiwa, dan mendatangkan rahmat Allah.
- **Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin** menyatakan bahwa pahala mendengarkan Al-Qur'an **bergantung pada niat dan kekhusyukan**. Jika seseorang mendengarkan untuk mengambil pelajaran, pahalanya besar.
---
# # # 4. **Praktik Terbaik untuk Mendapat Pahala**
1. **Diam dan fokus** saat Al-Qur'an dibacakan (QS. Al-A’raf: 204).
2. **Merenungkan makna** ayat yang didengar (QS. Muhammad: 24).
3. **Menghadirkan hati** dan menghindari gangguan.
4. **Mendoakan kebaikan** untuk pembaca dan diri sendiri.
---
# # # Kesimpulan
Menyimak bacaan Al-Qur'an dengan sungguh-sungguh adalah **ibadah yang berpahala besar**, terutama jika disertai keikhlasan dan penghayatan. Allah menjanjikan rahmat, ketenangan, dan pahala berlipat bagi yang mendengarkannya dengan adab yang benar.
Wallahu a’lam bish-shawab.