Tk Aisyiyah Tugurejo Slahung Ponorogo

Tk Aisyiyah Tugurejo Slahung Ponorogo Pendidikan usia dini yang mengedepankan akhlak dengan keseimbangan ilmu pengetahuan

21/12/2015
13/10/2015

Taman kanak-kanak atau disingkat TK adalah jenjang pendidikan anak usia dini (yakni usia 6 tahun atau di bawahnya) dalam bentuk pendidikan formal. Kurikulum TK ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Lama masa belajar seorang murid di TK biasanya tergantung pada tingkat kecerdasannya yang dinilai dari rapor per semester. Secara umum untuk lulus dari tingkat program di TK selama 2 (dua) tahun, yaitu:

TK 0 (nol) Kecil (TK kecil) selama 1 (satu) tahun
TK 0 (nol) Besar (TK besar) selama 1 (satu) tahun

Umur rata-rata minimal kanak-kanak mula dapat belajar di sebuah taman kanak-kanak berkisar 4-5 tahun sedangkan umur rata-rata untuk lulus dari TK berkisar 6-7 tahun. Setelah lulus dari TK, atau pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah lainnya yang sederajat, murid kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi di atasnya, yaitu Sekolah Dasar atau yang sederajat.

Di Indonesia, seseorang tidak diwajibkan untuk menempuh pendidikan di TK.
Pembelajaran di TK

Di TK, siswa diberi kesempatan untuk belajar dan diberikan kurikulum pembelajaran yang sesuai dengan usia pada tiap-tiap tingkatannya. Siswa diajarkan mengenai hal-ihwal berikut ini:

Agama,
Budi bahasa,
Berhitung,
Membaca (mengenal aksara dan ejaan),
Bernyanyi,
Bersosialisasi dalam lingkungan keluarga dan teman-teman sepermainannya, dan
Berbagai macam keterampilan lainnya.

Tujuan TK adalah meningkatkan daya cipta anak-anak dan memacunya untuk belajar mengenal berbagai macam ilmu pengetahuan melalui pendekatan nilai budi bahasa, agama, sosial, emosional, fisik, motorik, kognitif, bahasa, seni, dan kemandirian. Semua dirancang sebagai upaya mengembangkan daya pikir dan peranan anak dalam hidupnya. kegiatan belajar ini dikemas dalam model belajar sambil bermain.Taman kanak-kanak atau disingkat TK adalah jenjang pendidikan anak usia dini (yakni usia 6 tahun atau di bawahnya) dalam bentuk pendidikan formal. Kurikulum TK ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Lama masa belajar seorang murid di TK biasanya tergantung pada tingkat kecerdasannya yang dinilai dari rapor per semester. Secara umum untuk lulus dari tingkat program di TK selama 2 (dua) tahun, yaitu:

TK 0 (nol) Kecil (TK kecil) selama 1 (satu) tahun
TK 0 (nol) Besar (TK besar) selama 1 (satu) tahun

Umur rata-rata minimal kanak-kanak mula dapat belajar di sebuah taman kanak-kanak berkisar 4-5 tahun sedangkan umur rata-rata untuk lulus dari TK berkisar 6-7 tahun. Setelah lulus dari TK, atau pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah lainnya yang sederajat, murid kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi di atasnya, yaitu Sekolah Dasar atau yang sederajat.

Di Indonesia, seseorang tidak diwajibkan untuk menempuh pendidikan di TK.
Pembelajaran di TK

Di TK, siswa diberi kesempatan untuk belajar dan diberikan kurikulum pembelajaran yang sesuai dengan usia pada tiap-tiap tingkatannya. Siswa diajarkan mengenai hal-ihwal berikut ini:

Agama,
Budi bahasa,
Berhitung,
Membaca (mengenal aksara dan ejaan),
Bernyanyi,
Bersosialisasi dalam lingkungan keluarga dan teman-teman sepermainannya, dan
Berbagai macam keterampilan lainnya.

Tujuan TK adalah meningkatkan daya cipta anak-anak dan memacunya untuk belajar mengenal berbagai macam ilmu pengetahuan melalui pendekatan nilai budi bahasa, agama, sosial, emosional, fisik, motorik, kognitif, bahasa, seni, dan kemandirian. Semua dirancang sebagai upaya mengembangkan daya pikir dan peranan anak dalam hidupnya. kegiatan belajar ini dikemas dalam model belajar sambil bermain

06/10/2015

Jenjang pendidikan formal dapat dimulai pada jenjang pendidikan prasekolah. Pendidikan dasar adalah bentuk pendidikan dimana anak mendapatkesempatan yang terarah menuju perkembangan seluruh aspek kepribadiannya.Melalui cara yang sesuai dengan sifat-sifat anak.Adapun sifat yang melekat secara kodrati pada diri anak adalah bermain.Seperti pendapat Frobel (dalam Depdikbud, 1990: 3) bahwa bermain adalah hak yang tidak diasingkan dari seorang anak, apabila diinginkan pertumbuhan dan perkembangan anak secara wajar. Kebebasan anak selama bermain tidak perludikekang, karena seusai bermain anak akan kembali ke dunia realita. Untuk mengajak serta mendorong anak dalam mengembangkan daya fikir, imajinasi,kreatif , dan percaya pada diri sendiri dapat diajarkan melalui berbagai bentuk permainan. Diantara permainan tersebut adalah bercerita, syair, bernyanyi,sosiodrama dan lain sebagainya.Dengan teknik semacam ini secara tidak langsung mengajak anak untuk mengembangkan aspek kepribadian anak secara wajar dan alamiah. Untuk itu prinsip yang ada di pendidikan prasekolah adalah belajar sambil bermain. Olehsebab itu lingkungan pendidikan prasekolah berbeda dengan lingkungan belajar disekolah dasar.1

1

06/10/2015
suguhan alumni tk aisyiyah dalam rangka pelepasan siswa SDN 1 tugurejo
05/10/2015

suguhan alumni tk aisyiyah dalam rangka pelepasan siswa SDN 1 tugurejo

Address

Tugurego Slahung
Ponorogo
63413

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tk Aisyiyah Tugurejo Slahung Ponorogo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Tk Aisyiyah Tugurejo Slahung Ponorogo:

Shortcuts

Share

Category