Pondok Pesantren Nahrul Ulum Ponorogo

Pondok Pesantren Nahrul Ulum Ponorogo Yayasan Pondok Pesantren, Sekolah Agama/Formal. Dirintis oleh DR. H.C. Al-Mursyid KH. Nur Hamim Adlan pada 9 Mei 1991 M/24 Syawal 1411 H

HADIAH FATIHAH KEPADA HADRATUSY SYAIKH SIMBAH KYAI HASYIM ASY'ARIETEPAT 7 RAMADHAN 1366H — 7 RAMADHAN 1444 H, 78 TAHUN S...
29/03/2023

HADIAH FATIHAH KEPADA HADRATUSY SYAIKH SIMBAH KYAI HASYIM ASY'ARIE

TEPAT 7 RAMADHAN 1366H — 7 RAMADHAN 1444 H, 78 TAHUN SILAM, DI TENGAH BELIAU PERJUANGKAN UNTUK KEMERDEKAAN NUSWANTARA.

Ila hadlroti ruhi fil jasad Guru Mulia Indonesia Hadlrotusy Syaikh Hasyim Asy’arie wa zawjatihi wa dzurriyatihi wa furu’ihi wa silsilatihi wa muridihi wa muhibbihi syai-un lillahi lana walahum,
Al Fatihah..

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ، إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ، اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ، صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ. أمين

Ndherek Mangayu BagyoSATU ABAD NAHDLATUL ULAMA
06/02/2023

Ndherek Mangayu Bagyo
SATU ABAD NAHDLATUL ULAMA

10/10/2021
10/10/2021
NGAJI KITAB BIDAYAH AL-HIDAYAH 1  Satu Kitab risalah mendapatkan petunjuk.Ditulis oleh:ABU HAMID MUHAMMAD BIN MUHAMMAD A...
05/06/2021

NGAJI KITAB BIDAYAH AL-HIDAYAH 1


Satu Kitab risalah mendapatkan petunjuk.
Ditulis oleh:
ABU HAMID MUHAMMAD BIN MUHAMMAD AL GHAZALI ath-Thusi asy-Syafi'i.kelahiran Thus sebuah kota dekat Masyhad Iran 1058 M dan wafat tahun 1111 M.
Selama ini banyak manusia lain yang menjulukinya sebagai,
~ Hujjatul Islam / Sang Pembela Islam ~
karena ketinggian akhlak dan kedalaman ilmunya.


Kitab Bidayah al-Hidayah ini sebagai modul perkenalan guna mendalami Kitab Ihya Ulumuddin (Al-Ihya).

Kajian kitab Bidayah al-Hidayah di Pondok Pesantren al-Rabbani Islamic College asuhan Dr. KH. Ali M. Abdillah ini diijazahi langsung oleh ulama Sufi Damaskus, SYEIKH YASIR AL-QADHMANI.

Beliau menyarankan untuk mengkaji kitab Bidayah al-Hidayah dan Ihya Ulumiddin. Karena tujuan dari IMAM GHAZALI saat menulis kitab ini jelas. Yakni sebagai panduan (thoriqoh) menuju TUHAN.
Maka bagi para Sahabat Salik (pemula) dianjurkan untuk mempelajari kitab ini agar mendapatkan pemahaman yang utuh dan dasar pengetahuan yang kokoh. Sebab bila sang Salik yang dasar pemahamannya belum kokoh, akan mudah tergelincir (tergodaan) hawa nafsu hingga sulit mencapai tujuan utama.

Setelah mempelajari kitab Bidayah al-Hidayah ini in sya allah Sahabat Salik mampu mengamalkan ilmu Tasawuf dengan tertib. Sebagaimana dawuh Ulama Muhaqqiqin bahwa praktik syariat, hakikat dan makrifat dapat diamalkan sekaligus tanpa dipilah-pilah. Sering kali terjadi, seorang yang mengaku mempelajari ilmu Hakikat hanya mempraktikkan hakikatnya saja dan meninggalkan syariat, tentu ini keliru. Dan orang yang hanya mengamalkan syariat tanpa hakikat tidak dapat merasakan nikmat dalam beribadah.

Di muqaddimah, IMAM GHAZALI menuliskan kalimat بسم الله الرحمن الرحيم . Dalam tradisi ulama salaf saat menulis kitab pasti diawali dengan menulis kalimat بسم الله. Penulisan ini bukan tanpa alasan. Sebab bila diurai, kalimat بسم الله memiliki makna yang sangat, sangat, sangat dalam sekali.

بسم الله terdiri dari huruf ب kata اسم dan الله. Jika dijumlah seluruh kalimat بسم الله الرحمن الرحيم terdapat 20 huruf. Dari 20 huruf ini ada satu huruf yang nyata namun tersembunyi. Yaitu huruf ا (alif). اسم kemasukan huruf ب yang menjadi mudhof dan mudhof ilaih الله jadilah بسم الله yang huruf alifnya hilang.

Sedang dalam kalimat lain اقرأ باسم, huruf alifnya nampak. Ini maksudnya ialah bahwa dibalik tidak adanya huruf alif dalam بسم الله sebagai simbol tentang wujud TUHAN nyata dan madharNYA di alam semesta yang kita saksikan. Jadi ketika seseorang membaca بسم الله artinya ia mengembalikan semuanya hanya kepada TUHAN.

Lalu الرحمن bermakna TUHAN memiliki Kasih Sayang tiada batas. Wujud alam semeta ini sebagai wujud rahmanNYA. Sekalipun bentuknya beragam. Maka jika seorang dapat memahami ini, ia akan mudah ingat dan mengembalikan semua terjadi atas kehendak TUHAN sebagai tajalli sifat rahmanNYA TUHAN. TUHAN tidak memilih-milih dalam berkehendak. Orang yang ahli dzikir tidak dikehendaki kaya raya oleh TUHAN dan orang yang tidak ahli dzikir malah dikehendaki kaya raya, misal.

Kemudian الرحيم bermakna sifat TUHAN ini diperuntukkan pada makhluk yang dipilih oleh TUHAN. Hidayah turun hanya pada yang dipilih. Maka hamba ini dapat mengimani rukun iman dan menjalankan rukun Islam. Dan di akhirat kelak TUHAN akan menampakkan sifat rahimNYA. Bagi hamba yang selama di dunia taat akan diberi fasilitas dan kenikmataan. Sebagaimana sebaliknya juga begitu adanya.

Jika sudah dapat membaca بسم الله dengan keyakinan yang kokoh maka apabila sedang makan nasi, misal. Dia akan merasakan betapa nikmatnya yang tak terhingga. Sebab ia ber-tafakkur tentang TUHANnya. Bahwa proses nasi yang ada dihadapannya melibatkan banyak jiwa dan kini dengan mudah ia mendapatkan. Dan hasil dari tafakkur ini ia tak pernah menyia-nyiakan apapun yang ada di hadapannya dan mudah bersyukur.

Kemudian IMAM GHAZALI menulis puji syukur kepada TUHAN. Menerangkan seorang hamba harus memuji TUHAN dengan kesadaran dan kesungguhan. Karena semua yang terjadi dalam kehidupan digerakkan oleh TUHAN dan hamba tidak memiliki daya upaya. Juga sebagai mencari perlindungan agar dijauhkan dari sum’an dan ujub yang adalah perangkap super halus dari Iblis.

Lanjut. Sang IMAM menuliskan Sholawat kepada SAYYIDINA KANJENG RASUL,
menerangkan bahwa Nabi adalah sosok manusia biasa yang butuh makan minum. Namun Beliau adalah sosok NABIYYULLAH yang memiliki daya ruhani tinggi. Itulah alasannya kenapa kita para Muslim-Muslimah wajib mempunyai adab tinggi terhadap Sang PEMBAWA BERITA pamungkas ini.


—————
Pondok Pesantren Nahrul Ulum Ponorogo

Bersama KH. Ali M. Abdillah

24/05/2021
KISAH SYEIKH BADABIB (LAKSAMANA BADABIB-WONOREJO)PONDOK PESANTREN NURULCHOIR DESA WONOREJO -RUNGKUT-SURABAYA,PERINTIS/PE...
22/10/2020

KISAH SYEIKH BADABIB (LAKSAMANA BADABIB-WONOREJO)

PONDOK PESANTREN NURULCHOIR DESA WONOREJO -RUNGKUT-SURABAYA,PERINTIS/PENGASUH ALMUKAROM KH MU'THY NUR HADI SH,BABAD DESA WONOREJO ADALAH SYEH BADABIB ASAL TAHCOU -NANXING -CINA

Syeh badabib /laksamana Badabib-adalah anak didik laksamana ceng ho-konon masjid peninggalan beliau bertebaran dimana mana. Di pasuruhan ada masjid ceng ho ,di samarinda ada masjid ceng ho dan lainnya,kedekatan laksamana ceng ho dengan raden ahmad rohmatulloh (sunan ampel)diikuti syeh badabib.singgah kapal layar maulana badabib yg pertama didesa yg saat ini .memang bukan suatu kesengajaan krn belum pernah datang disurabaya (dahulu kala namanya ampeldenta), krn memang keliru mendaratnya.Tempat dimana masih rimba raya(rungkut),kehadiran laksamana badabib berlama lama diwonorejo sambil menunggu sebagian tentaranya mencari kediaman sunan ampel.berdatanganlah dari berbagai penjuru karena belum pernah mengetahui orang yg berpakaian gemerlapan,tersebar luas berita keberadaan syeh badabib tersesat dihutan wonoreja adalah dari para nelayan.akhirnya sampai terdengar kanjeng sunan ampel,maka disinilah sababiyyah syeh badabib bertemu kanjeng sunan ampel.karena kanjeng sunan ampel juga utusan mencari keberadaan syeh badabib yang dalam waktu yang tidak lama bertemulah syeh badabib dengan sunan ampel,memang telah lama sunan ampel mengharap kehadiran syeh badabib karena pernah diamanahi laksamana ceng ho memberi bimbingan spiritual pada syeh badabib-berbagai macam riyadoh yg diterima sunan ampel pada laksamana badabib-selama satu tahun lebih 3 bulan syeh badabib teringat pada bumi tempat beliau berpijak pertama kali ,dengan seijin sunan ampel pergilah syeh badabib kepedalaman surabaya dan diberi nama wonorejo-sementara anak dan isterinya dari cina tetap tinggal di ampel denta,jadi semua anaknya lahir dinegeri cina,itupun datangnya belakangan -yakni sekitar 8 bulan sejak badabib bertemu sunan ampel dan memang atas permintaan sunan ampel,diharapkan syeh badabib penyambung lidah sunan ampel karena usianya yg lanjut-dalam menyebarkan agama islam meneruskan perjuangan sunan ampel diTempat yang berbeda .Memang banyak ragam para wali alloh menanamkan sugesti daya tarik pada warga yang dijumpainya-sunan ampel dan sunan sunan yang lainnya sudah banyàk kita maklumi bersama,insya alloh syeh badabib dikenal dengan cepat oleh masyarakat adalah dengan ilmu kebatinan dan kesaktian atau ilmu kanuragan.sangat luar biasa almukarom syeh badabib biasa duduk diatas ujung tombak dalam keadaan berdiri dengan tangkainya bahkan dalam keadaan tidur lelap,entah karena apa beliau syeh badabib tidak pernah pisah dengan tumbaknya dan beliau wasiat kelak ajal tiba agar tumbaknya dikubur disamping jenazah beliau,Beliau almukarom syeh badabib rajin sholat berjamaah dan solat solat lain yg dikerjakan rosululloh saw.istiqomah dan ulet mendidik Para santri yang beragam kemampuan tanpa kenal bosan malas dan lelah-kepada para pengikut setianya dari negeri cina dari negeri kerajaan kutai kalimantan timur dan pribumi.Disamping pejabat tinggi dinegeri cina sebagai laksamana(jendral angkatan laut )-juga seorang guru besar agama islam,Dan perlu dimaklumi-syeh badabib sebelum datang diampel denta-mengajarkan agama islam dikerajaan kutai-kalimantan timur.Maulana badabib lah yang menjadi perantara menikahkan raja kutai dengan putri majapahit dan beralihlah dari kutai hindu menjadi kutai islam.Dari isteri yang beragama hindu berputera seorang anak agar syeh badabib sudi mendidik dan membekali pengetahuan agama islam-dan mengikuti perjalanan syeh badabib dari kutai(sekarang wilayah samarinda)menuju surabaya(dahulu kala bernama ampel denta).setelah beberapa tahun menimba ilmu dari syeh badabib-sang pangeran hanya tertarik pada ilmu thoriqoh yang telah dibaiatkan dan diajarkan syeh badabib,menjadilah sang pangeran ahli khulwat sampai ajal menjemputnya,dan dahulu kala makamnya dikenal dengan sebutan SUNAN PANEMBAHAN《lokasi makamnya sekitar 400m dari makam syeh badabib),Demikianlah segudang perjalanan syeh badabib -kita tidak mampu meniru hal ihwal beliau syeh badabib ,berbahagialah kita dengan barokah beliau syeh badabib menghormati jasa beliau dengan harapan alloh berkenan menempatkan beliau syeh badabib dengan para syuhada' sholihin minal anbiya'wal mursalin-amin!alloh telah memberi ilham pada almukarom kh abdul mu'thi mengelola pendidikan dari usia dini sampai perguruan tinggi-begitulah syeh badabib dikala hidupnya mengajari santri dari 0 (nol) agama sampai yg telah luas Pengetahuan agamanya-para alim ulama merasa masih butuh menimba ilmu lagi ketika berhadapan dan mendengar tutur kata syeh badabib dengan harapan lebih luas pengetahuan agamanya .

Walaupun demikian,syeh badabib juga merasa butuh dengan sunan ampel dikala menghadapi kesulitan -agar beroleh kepahaman yang haqiqi,
Mari kita dukung dan kita hadiri haul agung beliau almaghfurlah syeh badabib,karena telah banyak kita rasakan barokah beliau syeh badabib.dan insya alloh makam makam kuno yang keramat diwonorejo adalah para santri syeh badabib atau turun dari para santri syeh badabib-adapun anak istri dan turun syeh badabib dikebumikan dilokasi pemakaman BOTOPUTIH dkawasan ampel surabaya.BELIAU SYEH BADABIBLAH PENGHUNI DESA WONOREJO YANG PERTAMA,BELIAULAH YANG MENGAJARKAN ISLAM PERTAMA KALI DIWONOREJO DAN SEKITARNYA.
Semoga lain waktu ada yang ditaqdirkan alloh menjelaskan nasab beliau syeh badabib sampai jaman rosululloh saw -Amin ya mujiba sa ilin.pengurus makam auliya-desa wonorejo-rungkut-surabaya-GUS ZUMAM MALAKA BN KH ABDULMU'THY NUR HADI

===========

Kisah ini Ditulis oleh Al Mukarrom Hadratus Syeikh Dr.(HC) K.H NUR HAMIM ADLAN Pimpinan Pondok Pesantren Nahrul Ulum Kelurahan Purbosuman Kabupaten ponorogo Jawa Timur ( Beliau juga menjabat sebagai Mudir Idaroh Wustho JATMAN Jawa Timur)- di angkat ke media sosial/internet atas amanah Almukarrom K.H Abdul Mu'thy Nur Hadi (Mudir AMM Idaroh Aliyah Jamiyyah Ahlith Thoriqoh Mu'tabaroh Annahdliyyah Republik Indonesia / JATMAN RI)

FADILAH PUASA BULAN DZULHIJJAHDzulhijjah disebut sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ. Di ...
21/07/2020

FADILAH PUASA BULAN DZULHIJJAH

Dzulhijjah disebut sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ. Di dalamnya terdapat kewajiban ibadah haji bagi yang mampu menunaikannya. Sementara bali yang belum mampu sangat dianjurkan memperbanyak amalan sunah lainnya seperti sedekah, shalat, dan puasa.

Karenanya, kesempatan beribadah tidak hanya diberikan kepada jama’ah haji. Siapapun mendapat kesempatan beramal meskipun dalam bentuk yang berbeda-beda.

Anjuran memperbanyak amal saleh itu termaktub dalam beberapa hadits. Misalnya hadits riwayat Ibnu ‘Abbas yang ada di dalam Sunan At-Tirmidzi:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله من هذه الأيام العشر
“Rasulullah Shallallâhu 'Alaihi Wasallam berkata: Tiada ada hari lain yang disukai Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ untuk beribadah seperti sepuluh hari ini,” [ At-Tirmidzi ].

Hadits di atas menunjukkan beramal apapun di sepuluh hari pertama Dzulhijjah sangat dianjurkan. Namun kebanyakan ulama menggunakan hadits di atas sebagai dalil anjuran puasa sembilan hari pada awal Dzulhijjah. Hal ini terlihat dalam pembuatan judul bab hadits tersebut. Ibnu Majah memberi judul bab hadits di atas dengan “shiyamul ‘asyr (puasa sepuluh hari)”.

Dalam kajian hadits, pemberian judul bab sekaligus menunjukan pemahaman seorang rawi terhadap hadis yang diriwayatkan. Artinya, secara tidak langsung Ibnu Majah selaku perawi menjadikan hadits itu sebagai dalil kesunahan puasa. Karenanya, Ibnu Hajar dalam Fathul Bari mengatakan:
واستدل به على فضل صيام عشر ذي الحجة لاندراج الصوم في العمل
“Hadits ini menjadi dalil keutamaan puasa sepuluh hari di bulan Dzulhijjah, karena puasa termasuk amal saleh.”

Kendati disebutkan puasa sepuluh hari dalam hadits di atas, ini bukan berati pada tanggal 10 Dzulhijjah juga dianjurkan puasa. Malah puasa pada tanggal itu dilarang karena bertepatan dengan ‘Idul Adha. Terkait maksud “ayyamul ‘asyr” ini, An-Nawawi sebagaimana dikutip Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi menjelaskan:
والمراد بالعشر ها هنا الأيام التسعة من أول ذي الحجة
“Yang dimaksud sepuluh hari di sini ialah sembilan hari, terhitung dari tanggal satu Dzulhijjah.”

Berdasarkan pendapat An-Nawawi ini, siapapun disunahkan untuk beramal sebanyak-banyaknya di bulan Dzulhijjah khususnya puasa sembilan hari di awal bulan. Dalam hadits lain, saking penasarannya sahabat tentang keutamaan beramal sepuluh hari di bulan Dzulhijjah, mereka bertanya kepada Rasul Shallallâhu 'Alaihi Wasallam, “Apakah jihad juga tidak sebanding dengan beramal pada sepuluh hari tersebut?” Rasul menjawab, “Tidak, kecuali ia mengorbankan harta dan jiwanya di jalan Allah (mati syahid),” [ Ibnu Majah ].

Dengan demikian, Rasul menyetarakan pahala beramal di sepuluh hari Dzulhijjah dan mati syahid. Karena konteks negara kita bukan perperangan, dalam kondisi aman dan damai, tentu memperbanyak amal di bulan Dzulhijjah, terutama puasa, lebih diprioritaskan.

SIDANG ISBAT AWAL ZULHIJJAH 1441H, RUKYAT HILAL DI 84 LOKASISelengkapnya.....
17/07/2020

SIDANG ISBAT AWAL ZULHIJJAH 1441H, RUKYAT HILAL DI 84 LOKASI

Selengkapnya.....

Sami rawuh nggeh.....Barokalloh
27/06/2020

Sami rawuh nggeh.....
Barokalloh

09/06/2020

Ini Linknya https://youtu.be/5GGQk_Fd0AU

Mari kita bareng-bareng ini karena sudah mencatut Masyayih Lirboyo sekaligus Masyayih Ploso.

Caranya :
Buka videonya
Ketuk LAINNYA dibagian atas
Ketuk Laporkan
Pilih alasan pelaporan : /

MARI... BERSAMA KITA JAGA KYAI-KYAI SEPUH, PARA MURSYID.

Barokalloh 🙏🏻

Address

D. I. Panjaitan 39 B (Terate)
Ponorogo
63417

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok Pesantren Nahrul Ulum Ponorogo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share