08/02/2023
[ DUA KARAKTER GURU ]
Dalam dunia pendidikan, sosok guru mengampu tanggung jawab yang sangat besar. Tanggungannya hingga dunia akhirat. Guru dalam konteks ini bisa berarti guru formal dan guru informal. Ada Dosen di Kampus, ada Guru di Sekolah, ada Kyai dan Nyai di Pondok Pesantren. Ada Sessei, pelatih, trainer dalam segmen yang lainnya.
Lebih dari 2 dekade saya dalam dunia pendidikan, saya melihat dalam hal cara membagikan ilmunya, karakter guru dapat dapat dibagi dalam karakter TEKO dan SUMUR.
Karakter TEKO, adalah guru yang membawa berliter-liter ilmu lalu hilir mudik mencari dan mendatangi muridnya. Lalu iya membagikan ilmunya pada muridnya, layaknya teko yang menuangkan air pada gelas-gelas di sekeliling teko.
Ada juga guru berkarakter Sumur, ia ibaratkan sumber ilmu yang tak pernah kering. Lalu membiarkan muridnya berdatangan silih berganti untuk menimba ilmu padanya.
Manakah yang baik?
Dosen Jualan berkesimpulan keduanya baik. Jika Anda murid, silahkan sesuaikan dengan kemampuan dan sumber daya Anda, mana yang cocok. Jika Anda guru, maka sesuaikan Anda merasa lebih nyaman mana untuk Anda terapkan.
Bagi Dosen Jualan sendiri. Dua karakter itu akan ditempuhi, menjadi Teko saat diundang diberbagai kelas. Menjadi sumur dengan program Kelas Magang Internet Marketing Dosen Jualan di Kampus Dosen Jualan
Ilmu tidak akan habis
Ikat ilmu dengan mengajar
Diatas langit ada langit
Rejeki tidak akan tertukar.
, , , , , , , , , , , , , ,