06/07/2024
Fadilah menulis 113 Bismillah di awal Bulan Muharram
Mengutip kitab Jauharul Munazhom fii Fadhail Syahrillah Muharram, Syekh Abu Bakar bin Muhyiddin Al-Hindi menjelaskan bahwa, amalan tersebut memiliki fadilah atau keutamaan bisa membebaskan kita dari marabahaya selama masa hidup.
قال الإمام عبد الحميد الشافعي في كنز النجاح والسرورمن المجريات الصحيحة كما "في نعت البدايات وتوصيف النهايات" للسيد الشريف ماء العينين: أن من كتب البسملة في أول المحرم مائة وثلاث عشر ة مرة لم ينل حاملها مكروه فيه ولا في أهل بيته مدة عمره
Artinya: Imam Abdul Hamid al-Syafi'i berkata dalam kitab Kanz an-Najah Wa-Surur Dari sebuah kebiasaan yang benar seperti yang dijelaskan dalam Na'tul Bidayah Wa Tausifun Nihayah karya Sayyid al-Syarif Ma'ul Aynain: Barangsiapa yang menulis kalimat “bismillah” pada tanggal 1 Muharram sebanyak 113 kali, maka tidak akan ada keburukan yang akan menimpanya dan keluarganya selama hidupnya.
Tatacara mengamalkan
Adapun mengamalkan ini perlu dilakukan dalam beberapa tahap. Tradisi yang berkembang di kalangan pesantren biasanya menggunakan cara sebagai berikut.
Menulis basmalah dengan menggunakan bahasa Arab;
Menulis dalam keadaan suci, baik dari hadats kecil maupun besar, dan berusaha menjaga kesucian selama proses penulisan;
Proses menulis dilakukan setelah Maghrib atau di awal masuk bulan Muharram hingga waktu Maghrib berikutnya;
Hasil dari tulisan tersebut bisa disimpan di tempat yang aman dalam rumah atau bisa dibawa bepergian.
Ustadzah Hj Sheila Hasina, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, menambahkan anjuran dalam proses menulis yaitu fokus dalam menulis. Artinya tidak disertai dengan kesibukan lain seperti berbicara dengan orang lain. Selain itu, pengamal juga harus mengerjakan dengan niat yang baik, yaitu untuk menjaga diri.
Dengan demikian, tradisi menulis kalimat bismillah sebanyak 113 kali merupakan amalan yang sudah dilakukan oleh ulama terdahulu. Sehingga cukup baik bagi kita sebagai muslim untuk melanjutkan tradisi baik tersebut.
Ustadz Abdullah Faiz, Alumnus Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah.