Kurikulum Clipper

Kurikulum Clipper Sumber informasi kurikulum, sains, dan dunia pendidikan terbaru. Berbagi materi, wawasan, dan update pembelajaran. Belajar hari ini untuk masa depan.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menyampaikan kecaman dan kutukan keras atas serangan yang dilakukan Iran terhadap sej...
03/03/2026

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menyampaikan kecaman dan kutukan keras atas serangan yang dilakukan Iran terhadap sejumlah negara Arab. Pernyataan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Otoritas Palestina pada Senin.

Dalam pernyataannya, Otoritas Palestina menegaskan bahwa serangan Iran merupakan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan negara-negara Arab serta bertentangan dengan prinsip hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Presiden Mahmoud Abbas menekankan pentingnya menjaga stabilitas kawasan Arab dan menolak segala bentuk agresi yang mengancam keamanan regional. Ia juga menyatakan solidaritas penuh Palestina terhadap negara-negara Arab yang menjadi sasaran serangan.

Selain itu, kepemimpinan Palestina menyerukan adanya koordinasi Arab yang lebih kuat, termasuk kemungkinan digelarnya pertemuan darurat tingkat menteri luar negeri Arab serta pembahasan di Dewan Keamanan PBB, guna menghadapi eskalasi yang berpotensi memperluas konflik di kawasan.

Palestina menegaskan posisinya yang konsisten dalam mendukung keamanan, stabilitas, dan kedaulatan negara-negara Arab, serta menolak penggunaan kekerasan sebagai sarana penyelesaian konflik regional.

Sumber: Kantor Berita Resmi Palestina (WAFA).

02/03/2026

TANDAIN KAWAN KLEN YANG SERING KEK GINI ?🀣

20/02/2026

Situbondo: Polres Situbondo, Jawa Timur, memastikan ledakan yang menghancurkan rumah dan mengakibatkan enam korban luka ...
20/02/2026

Situbondo: Polres Situbondo, Jawa Timur, memastikan ledakan yang menghancurkan rumah dan mengakibatkan enam korban luka bakar dan patah tulang serta satu korban men1ngg4l dunia berasal dari serbuk petasan. Peristiwa terjadi di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Rabu, 18 Februari sekitar pukul 12.00 WIB.

"Tim Identifikasi Polres dibantu Tim Identifikasi dan Laboratorium Forensik Polda Jatim pada hari ini olah TKP dan mengamankan 18 barang bukti dari lokasi ledakan petasan," kata Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie di Situbondo seperti dilansir Antara, Kamis, 19 Februari 2026.

Belasan barang bukti yang berhasil disita polisi di antaranya selongsong petasan berdiameter 3-4 sentimeter dengan panjang 15 sentimeter, alat gulung selongsong, sumbu petasan, CCTV, pakaian dan lainnya. Menurut Kapolres Bayu, dengan ditemukannya belasan barang bukti di lokasi ledakan yang men*wskn satu orang dan enam orang luka parah itu adalah bahan petasan.

"Ledakan tersebut dipicu oleh bahan petasan, bukan bahan peledak lainnya. Karena bahan peledak low explosive atau daya ledak rendah," kata dia.

Kapolres menyampaikan belum bisa menjelaskan kronologi ledakan dari bahan petasan itu, mengingat enam korban belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani penanganan medis di rumah sakit akibat luka bakar.

Lima orang korban selamat hingga saat ini masih dirawat intensif di RSUD Asembagus, dan satu orang atas nama Abdurrahman, 15, dirujuk ke RSUD dr Soebandi Jember karena mengalami luka bakar hingga 90 persen .

"Kami belum bisa meminta keterangan korban, karena mereka masih menjalani penanganan medis, dan rata-rata mengalami luka bakar di atas 50 persen," kata Bayu.

Enam korban selamat yakni Samsul, 22, Riko, 25, Faiz, 20, Fino, 25, dan Ibu Kulsum, 60, telah dibawa ke RSUD Asembagus. Samsul diduga merupakan peracik petasan yang sering mampir ke rumah Kulsum karena rumah tersebut sepi. Sedangkan satu korban Abdurrahman (15) dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo dan dirujuk lagi ke RSUD dr. Soebandi Jember.

Kapolres menambahkan, untuk rumah terdampak ledakan petasan itu tercatat sebanyak 12 rumah, dan satu rumah di antaranya rusak total, selebihnya mengalami kerusakan ringan dan berat.

"Kerusakan rumah terdampak ledakan ada 12 unit, satu rumah yang menjadi tempat peristiwa ledakan hancur," ujar dia.

Sumber : metrotvnews

19/02/2026

Maap maapan dulu ya gaess

18/02/2026

Daerah rumah siapa ini ??

Reels

Satlantas Polres Demak melakukan pengalihan arus kendaraan menyusul jebolnya tanggul Sungai Tinanding yang berada diwila...
18/02/2026

Satlantas Polres Demak melakukan pengalihan arus kendaraan menyusul jebolnya tanggul Sungai Tinanding yang berada diwilayah Desa Mintreng Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak. Dikarenakan terkelupasnya beton jalan kurang lebih 25 meter yang turut hanyut akibat derasnya luapan air saat jebol pada Senin 16 Februari 2026 yang hingga saat ini masih menyisahkan lumpur dan matrial lainnya, sehingga belum bisa dilintasi berbagai jenis kendaraan dari arah Semarang ke Purwodadi maupun sebaliknya.

Pengalihan arus dilakukan agara kendaraan yang menuju kedua arah tersebut dapat sampai ditujuan dengan melewati jalur alternatif

Satlantas Polres Demak mengarahkan pengguna jalan dari arah Purwodadi menuju Semarang untuk melewati pertigaan Godong – Dempet – Wonosalam – Lingkar Demak sebagai jalur alternatif. Begitu sebaliknya dari Semarang yang akan menuju Purwodadi.

Sementara itu, Satlantas Polres Grobogan juga memberikan alternatif lain untuk kendaraan sumbu tiga ke atas dan kendaraan kecil. Kendaraan sumbu tiga ke atas dari Purwodadi menuju Semarang diarahkan melalui Godong - Dempet – Demak - Semarang. Untuk Kendaraan kecil dapat melalui Penawangan – Godong – Karangrayung – Jeketro - Kemiri.

Untuk arus sebaliknya dari Semarang menuju Purwodadi, kendaraan sumbu tiga ke atas diwajibkan putar balik melalui jalur Pantura Demak. Kendaraan kecil dapat melalui Kemiri - Jeketro - Karangrayung - Godong - Penawangan.

Petugas mengimbau seluruh pengendara agar bersabar, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi arahan di lapangan demi keselamatan bersama
Info : dinkominfo demak

18/02/2026

Kenangan terakhir Zain bersama teman temannya di sekolah saat di Garut

Sekolah Dilarang Memberi PR BerlebihanDalam SEB ditegaskan, pada 18–21 Februari 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan...
18/02/2026

Sekolah Dilarang Memberi PR Berlebihan

Dalam SEB ditegaskan, pada 18–21 Februari 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah.

Namun, penugasan itu tidak boleh membebani murid. Pemerintah secara eksplisit mengingatkan agar sekolah:

Tidak memberikan PR atau proyek yang berlebihan.
Tidak menuntut biaya tambahan besar dari orang tua.
Tidak mewajibkan penggunaan gawai dan internet secara intensif.
Memberikan tugas yang sederhana, menyenangkan, dan bisa dikerjakan bersama keluarga.
Ketentuan ini menjawab keresahan sebagian orang tua yang kerap merasa beban tugas justru meningkat ketika anak belajar dari rumah.

Sumber : kompas .com

Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah atau awal Ramadhan 2026 masehi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, berdasa...
17/02/2026

Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah atau awal Ramadhan 2026 masehi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, berdasarkan hasil sidang isbat penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah. "Berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026," ujar Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).

Hasil sidang isbat yang dilakukan Kemenag ini sekaligus mengonfirmasi bahwa awal bulan Ramadhan 2026 yang ditetapkan pemerintah, berbeda dengan yang ditetapkan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah. Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026. Penetapan ini menegaskan penggunaan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang kini sepenuhnya diadopsi organisasi tersebut. Melalui pendekatan astronomi global, Muhammadiyah menerapkan prinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengajak seluruh umat Islam menyikapi perbedaan awal Ramadhan dengan cerdas dan tasamuh (saling menghargai). Haedar mengatakan, perbedaan awal Ramadhan sering terjadi dan menjadi sesuatu yang biasa. Ia menilai perbedaan itu akan terus muncul selama umat Islam belum memiliki kalender tunggal. "Di situlah sebagai ruang ijtihad tentu tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain, dan satu sama lain juga tidak merasa paling benar sendiri," kata Haedar dalam keterangan tertulis melalui laman resmi PP Muhammadiyah, Selasa (17/2/2026).

Sumber : kompas.com

Address

Jalan Tanjung Pinggir
Pematangsiantar
21137

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kurikulum Clipper posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category