23/05/2020
"Amazing Sign of Solidarity"
Contoh Nyata yang baik wajib diviralkan, itulah latar berlakang Tulisan ini..
Jerman sudah membuka Lock Down nya di awal Mei dan sudah mengijinkan kegiatan keramaian dengan jarak yang tegas. Sebuah Mesjid bernama āThe Dar Assalamā di Kota Berlin, biasanya mampu menampung jemaatnya sampai seratusan orang dalam melakukan Sholat. Tetapi karena Protocol Covid-19 yang harus menjaga jarak 1,5 m, maka masjid itu hanya mampu menampung 50 orang. Kebetulan di dekatnya ada sebuah Gereja bernama Martha Lutherian. Pemimpin gereja menyadari masalah ini, dengan sukarela menawarkan Gereja untuk sebagai tempat Sholat bagi 50 an lebih jemaat yang lain. Tawaran ini diterima oleh para sahabat Muslim. Jadilah 50 jemaat lebih sholat di dalam Gereja.
Ketika berita ini diliput Harian Aljazeera, seorang Jemaat yang diwawancarai berkata, āBagi saya awalnya agak aneh, sembayang di dalam ruangan Gereja yang lengkap alat musik dan ada gambar gambar, Cuman ketika saya mengabaikan hal-hal yang kecil itu, akhirnya ini adalah Rumah Tuhanā.
Sebagai penganut Kristen, bisa saya rasakan hal itu, jika saya harus beribadah dengan tataraca Kristen di dalam Mesjid yang tidak ada organ dan Salib Yesus tentu akan aneh juga..hehehe. Imam Mesjid Mohamed Taha Sabry juga mengungkapkan perasaannya, baru kali itu menyampaikan kutbah dengan latar belakang kaca patri warna-warni Bunda Maria.
Pada akhir khotbah dia berkata: āPandemi ini membuat kita bersatu, dan Covid-19 terlah menyatukan umat antar-agamaā. Pastor Gereja, Monika Matthias, mengatakan:āPandemic ini malah membuat kami makin dekat satu sama lainā.
Jerman adalah salah satu pengeksport teknologi terbesar di dunia dan sarang dari rajanya otomotive dunia telah menunjukkan contoh masyarakatnya yang sangat baik. Selain mengeksport Mercedes dan BMW ternyata mereka juga sedang mengeksport: āAmazing Sign of Solidarityā ke seluruh dunia.
Kepada Semuanya, Kami mengucapkan:
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 Syawal 1441H.
MOHON MAAF LAHIR BATHIN.