Salamatul Ummat

Salamatul Ummat Menjadikan Insan berpendidikan yang Beriman dan Bertaqwa serta bermanfaat untuk Bangsa Indonesia

Amalan dihari Ayuro(10 Muharom)🍂Ayo diamalkan,
19/08/2021

Amalan dihari Ayuro(10 Muharom)🍂
Ayo diamalkan,

Dalam kitab Zubad ibn Ruslan  karangan Syech Al alamah Syihabudin Ahmad bin Husein bin Ruslan dikatakan :اول واجب على ال...
18/09/2020

Dalam kitab Zubad ibn Ruslan karangan Syech Al alamah Syihabudin Ahmad bin Husein bin Ruslan dikatakan :
اول واجب على الإنسان ** معرفة الاله با ستقان
Pelajaran pertama yang wajib bagi manusia ialah mengetahui Tuhan nya dengan yaqin ,
Berangkat dari nadhom diatas ,bahwasanya pengetahuan yang awal bagi manusia itu belajar ilmu aqidah agar mereka mengerti tuhannya dengan yaqin . Oleh karena Ayo ngaji aqidah ahlusunnah waljama'ah ! Dimana anda berada ,

santri

Dibaca seusai sholat taraweh&witirMksdnya setelah sholat taraweh usai kmudian witir selesai dan doa baru syi'ir ini diba...
18/05/2019

Dibaca seusai sholat taraweh&witir
Mksdnya setelah sholat taraweh usai kmudian witir selesai dan doa baru syi'ir ini dibaca
Fahimtum...

Pengajian Umum dalam rangka Akhirussanah Imtihan Madrasah Diniyah Salamatul Ummat 2019
08/04/2019

Pengajian Umum dalam rangka Akhirussanah Imtihan Madrasah Diniyah Salamatul Ummat 2019

02/04/2019
HAUL KE 44 KH SAID BIN KH ARMIA, PP ATTAUHIDIYAH, GIREN TALANG TEGAL
09/05/2018

HAUL KE 44 KH SAID BIN KH ARMIA, PP ATTAUHIDIYAH, GIREN TALANG TEGAL

Hadirilah !!!Pengajian AkhirussanahMadrasah Diniyah Salamatul UmmatDesa Taman Kec Taman Kab PemalangHari Senin Malam Sel...
24/04/2018

Hadirilah !!!
Pengajian Akhirussanah
Madrasah Diniyah Salamatul Ummat
Desa Taman Kec Taman Kab Pemalang

Hari Senin Malam Selasa
7 Mei 2018 M / 22 Sya'ban 1439 H
Jam : 20.00 WIB ( Ba'da Isya )

Pembicara :
Syeh Soleh muhammad Basalamah
Pengasuh Ponpes Darussalam Jatibarang Brebes

Tempat :
Halaman Madrasah Yayasan Salamatul Ummat

09/12/2017

Selamat menempuh Ujian Semester 1 untuk para santri Salamatul Ummat

Kang_Ant

Sekilas Manaqib KH. Sa’id bin KH. Armia bin KH. Kurdi=======================KH. Sa’id bin KH. Armia adalah seorang waliy...
06/11/2017

Sekilas Manaqib KH. Sa’id bin KH. Armia bin KH. Kurdi
=======================
KH. Sa’id bin KH. Armia adalah seorang waliyullah dari Tegal, Jawa Tengah. Beliau adalah seorang Kyai yang zuhud dan wira’i. Dalam kehidupan rumah tangganya serba pas-pasan tidak muluk-muluk laiknya para Pejabat yang serba mewah, padahal beliau sang Kyai adalah Kyai terkenal dan sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Attauhidiyyah Giren, Talang, Tegal.
Suatu hari istri sang Kyai, saat berada di tempat cucian baju sambil memegang gayung untuk mengambil air dari dalam kolam, membatin dalam hatinya: “Ya Allah, aku ingin memiliki emas.”
Seketika itu juga gayung yang ia pegang berubah menjadi emas. Sang Kyai yang melihat kejadian itu menangis dengan penuh kesedihan sambil berkata: “Ya Allah ampunilah istri hambaMu ini yang mempunyai keinginan dunia dalam hatinya.”
Sang istri yang melihat kedatangan suaminya dan mendengar perkataan sang Kyai menjadi malu dan bertobat kepada Allah Swt.
Al-Habib Abdurrahman bin Abdullah bin Abdul Qadir Bilfaqih, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hadits al-Faqihiyyah Malang yang sekaligus murid dari KH. Said bin KH. Armia, pernah menceritakan bahwa sewaktu beliau belum menjadi murid KH. Said beliau melihat dari mata batin sebuah cahaya yang memancar ke atas menembus langit dari suatu tempat, karena penasaran beliau mencari sumber cahaya tersebut hingga sampailah beliau di desa Cikura, Bojong, Tegal, Jawa Tengah dan ternyata sumber cahaya tersebut berasal dari Pemakaman Umum di desa tersebut.
Beliaupun bertanya-tanya; “Siapakah yang dimakamkan di sana? Amalam apa yang menyebabkan makam tersebut mengeluarkan cahaya hingga menembus langit?”
Dan makam tersebut adalah makam seorang waliyullah yang agung yaitu Hadhratus Syeikh KH. Armia bin KH. Kurdi, salah seorang ulama yang selalu mengajarkan kepada masyarakat sekitar tentang Tauhidullah. Beliaupun tertarik untuk belajar kepada putranya yaitu KH. Said bin KH. Armia.
Sebelumnya Haul KH. Armia belum pernah ada karena KH. Said pernah diwasiati ayahnya untuk tidak mengadakannya. Namun atas usulan al-Habib Abdurrahman Bilfaqih yang mengusulkan untuk selalu mengadakan Haul KH. Armia secara besar-besaran inilah akhirnya sampai sekarang Haul beliau selalu ramai dikunjungi umat Islam dari dalam dan luar negeri. Beliau al-Habib Abdurrahman Bilfaqih memberikan alasan karena untuk mengenang perjuangan KH. Armia dalam mensyiarkan Agama Allah terutama ilmu-ilmu Tauhid.
KH. Hasani bin KH. Said pernah bercerita bahwa al-‘Allamah Syekh Ali Basalamah Mursyid Thariqat Tijaniyyah dari Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah, mendengar bahwa di Tegal ada seorang Ulama yang mengajarkan Tauhid Imam as-Sanusi. Beliaupun akhirnya datang ke Tegal untuk bersilahturrahim.
Sesampainya di Tegal beliau melihat KH. Said bin KH. Armia sedang mengajarkan Kitab Imam as-Sanusi dan di sebelah kanan KH. Said tampak Sayyidul Wujud Baginda Nabi Agung Muhammad Saw. dan di sebelah kiri KH. Said tampak al-Imam as-Sanusi Ra. Hal ini menunujukan bahwa KH. Said memilki derajat kewalian yang tinggi dan ilmu yang diajarkan adalah ilmu yang haq dan bermanfaat.
Tak terhitung jumlahnya murid-murid KH. Said yang menjadi ulama besar. Diantaranya adalah al-Habib M. Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya dan al-Habib Abdurrahman bin Abdullah bin Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih.
Sekitar tahun 1974, Sahlan salah satu murid KH. Said, setiap selesai mengaji pada hari Kamis pagi, beliau selalu sowan ke hadapan al-Marhum KH. Said untuk memijatnya. Saat KH. Said sedang sakit, seminggu sebelum beliau wafat, beliau meminta Sahlan untuk dimasakkan ikan tenggiri dengan dimasak secara dipes atau dipanggang dibungkus dengan daun pisang dan nasinya juga dibungkus dengan daun pisang.
Tapi apalah daya usaha untuk mendapatkan ikan tenggiri di TPI Suradadi, Tegal saat itu sangat sulit. Setiap kali ada perahu yang baru mendarat dan dilihat ternyata tidak ada ikan tenggirinya. Karena waktu hampir jam empat sore akhirnya Sahlan membeli ikan bandeng. Setelah sampai di rumah ikan bandeng tersebut dimasak sesuai pesanan beliau. Kemudian paginya dibawa ke hadapan KH. Said dan selanjutnya beliau pun melahapnya.
Setelah selesai makan, beliau KH. Said berkata kepada Sahlan yang ternyata untuk terakhir kalinya: “Kamu akan punya sumur yang airnya banyak.”
KH. Said bin KH. Armia adalah seorang ulama dan waliyullah yang wafat pada tanggal 20 Rajab tahun1395 H atau sekitar tahun 1974 M dan dimakamkan tak jauh dari Pondok Pesantren Attauhidiyyah, Giren, Talang, Tegal.

Sumber : dari segala sumber
By Kng_Zein**

Yang penting NGAJI !!! Walaupun anaknya seorang tukang ngarit tapi kalau mau ngaji niscaya dia akan pinter. Anaknya oran...
22/10/2017

Yang penting NGAJI !!! Walaupun anaknya seorang tukang ngarit tapi kalau mau ngaji niscaya dia akan pinter. Anaknya orang alim tapi tidak mau ngaji, niscaya dia tidak akan pinter.
YANG PENTING NGAJI SING TENANAN. - KH. Abdul Karim (Pendiri Ponpes Lirboyo)

!


~KngOz~

Jangan Sekali-kali menyakiti hati orang tua, lebih-lebih ibu, bisamenyebabkan ilmu tidak manfaat !!! (KH. Marzuki Dahlan...
04/10/2017

Jangan Sekali-kali menyakiti hati orang tua, lebih-lebih ibu, bisa
menyebabkan ilmu tidak manfaat !!! (KH. Marzuki Dahlan)

~ Kng_0z ~

Address

Pemalang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Salamatul Ummat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category