07/02/2024
Bagian 5
Bagaimanakah perjalanan Asma' sebelum bertemu dengan Zubair?
Asma' hidup dalam keimanan sejak awal-awal islam. Ia termasuk orang-orang yg pertama masuk islam di Mekkah.
Asma' masuk islam ketika ia berusia 14 tahun.
Asma' menyaksikan perjuangan ayahnya diatas islam.
Kejadian-kejadian hidup yang didapat dari ayahnya yang berulang-ulang di mata dan telingannya menjadikan ia terdidik di atas keberanian dan keteguhan untuk membela kebenaran.
Ayahnya adalah contoh baginya.
Keseharian Asma' hidup bersama kaum muslimin yang pertama-tama masuk islam dengan kehidupan yg penuh dengan kesabaran, perjuangan, dan ujian yang berat.
Ketika Asma' menyaksikan ujian-ujian kaum muslimin, hal itu menambah keteguhan dan keyakinannya.
Asma' memiliki gelar "Dzatun Niqathain" yang memiliki arti pemilik dua ikat pinggang, karena Asma' memiliki peran dalam peristiwa hijrah Nabi:
Pada suatu hari, Asma' menyiapkan bekal untuk Nabi ketika hendak hijrah menuju Madinah. Ia tidak memiliki sesuatu untuk mengikatkan makanan dan minuman selain ikat pinggangnya. Setelah mengadukannya pada ayahnya, maka ayahnya memerintahkan agar Asma' membelah ikat pinggangnya dan Asma' pun melakukannya.
Karena itulah, Asma' digelari dengan sebutan "Dzatun Niqathain".
Asma' juga seorang perempuan yang ikhlas dan dermawan.
Pernah suatu ketika kakeknya seorang yang buta pun datang menemui asma dan mengkhawatirkan keadaan mereka.
Kakeknya berkata" Demi Allah aku mendengar bahwa ayahmu telah meniggalkanmu dengan membawa seluruh hartanya?"
Asma' menjawab, "Tidak wahai kakek. Sungguh ayah telah meninggalkan banyak kebaikan untuk kami."
Selanjutnya, untuk menenangkan hati kakeknya, Asma' menempatkan batu ke dalam tempat ayahnya biasa menyimpan hartanya. Asma' pun mengajak kakeknya untuk meraba tempat harta tersebut.
Kakeknya pun berkata lagi "Tidaklah mengapa jika dia tinggalkan ini bagi kalian, berarti ia telah berbuat baik. Ini sudah cukup bagi kalian,"
Asma' telah terdidik menjadi seorang perempuan yang menjaga kehormatan keluarga, tangguh dengan kehidupan yang keras dan Ini lah salah satu bekal baginya menuju rumah tangganya.
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
Judul Kisah:
"Kisah Ketulusan Cinta 'Anak Sultan'"
(Gambar hanya ilustrasi)