30/05/2025
Bismillah..
[KETIKA RESIGN , TAPI BELUM DAPAT KERJAAN]
Allah itu sesuai prasangka hambaNya. Jika kita berprasangka baik, maka kita akan mendapat kebaikan..
Sebesar apa keyakinan kita dengan janji Allah, secepat itu p**a Allah akan mengabulkan doa kita.
Jabir berkata bahwa ia pernah mendengar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat tiga hari sebelum wafatnya beliau,
لاَ يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلاَّ وَهُوَ يُحْسِنُ بِاللَّهِ الظَّنَّ
“Janganlah salah seorang di antara kalian mati melainkan ia harus berhusnu zhon pada Allah” (HR. Muslim no. 2877).
"Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5: 363)
Maka pada saat itu juga hijrahmu diuji , apakah engkau meninggalkan perkara haram karna Allah atau Tidak..
Perkuat tauhid, bersabar dan bertawakkal. Insya Allah, Allah akan datangkan pertolongan dengan cepat.
”Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar” (Ath Thalaq:2)
”Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya jalan kemudahan dalam urusannya.” (Ath Thalaq:4) .
Barakallahufiik
01/04/2025
MALAM PERTAMA SAAT KAU DIKUBURKAN…
Saat itulah banyak kejadian kau alami, tapi tidak seorang pun dapat menceritakannya kepadamu.
Sebaliknya, kamu pun tidak dapat menceritakannya kepada siapapun.
Yang jelas, kita semua harus mempersiapkan bekal masing-masing.
Dan bekal itu bukanlah harta, namun TAKWA, yakni: melakukan ketaatan dan meninggalkan kemaksiatan.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya): “Carilah bekal kalian, dan sebaik-baik bekal adalahKETAKWAAN.” [Albaqoroh: 197].
Dalam ayat lain Allah ta’ala berfirman (yang artinya):
“Wahai kaum mukminin, BERTAKWALAHkalian kepada Allah, dan lihatlah diri masing-masing apakah yang sudah dia persiapkan untuk hari esoknya, dan BERTAKWALAHkalian kepada Allah.” [Alhasyr: 18].
Lihatlah bagaimana Allah mengulang perintah untuk bertakwa hingga dua kali di ayat yang pendek ini, agar kita tidak lupa bahwa persiapan yang paling baik untuk hari esok adalah TAKWA, wallohua’lam
12/01/2025
Bismillah...
[Keutamaan Menuntut Ilmu]
Begitu banyak hadits-hadits yang menerangkan keutamaan ilmu dan orang-orang yang menuntut ilmu.
Rasulullah ﷺ bersabda
من سلك طريقا يلتمس به علما يسر الله له به طريقا الى الجنة
"Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim)
Dalam hadisnya yang lain. Baginda Nabi ﷺ bersabda:
إن الملائكة لتضع أجنحتها لطالب العلم رضا بما يصنع
"Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap mereka kepada penuntut ilmu sebagai tanda keridhaan atas apa yang ia perbuat" (HR. Ahmad)
Rasulullah ﷺ bersabda,
مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ
"Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia p**ang." (HR. At-Tirmidzi)
Rasulullah ﷺ bersabda :
خيركم من تعلم القرآن وعلمه
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya”. (HR. Bukhari).
Mempelajari Al-Qur'an tidaklah sebatas dengan mempelajari huruf-hurufnya saja, akan tetapi mencakup makna-makna dan hukum-hukum (yang terkandung di dalamnya). Barangsiapa mempelajari hukum-hukum syari'at, maka dia termasuk yang mempelajari Al-Qur'an, karena hukum-hukum tersebut diambil dari kitabullah ﷻ.
08/01/2025
Bismillah..
Lupakan Pemberian.
Kita tidak menyukai orang pelit..
Namun lebih sangat benci lagi orang berderma yang menyebut-nyebut pemberiannya..
Allah ta'ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تُبْطِلُواْ صَدَقَاتِكُم بِالْمَنِّ وَالأذَى
“Hai orang-orang yang beriman..
Janganlah kalian menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima)"
[QS al-Baqarah: 264]
Tidak berpahala bahkan bisa berdosa..
Sebab menyakiti hati si penerima..
Bahkan bila ia sampai mengambil kembali pemberian..
Maka bagai anjing yang menjilat lagi muntah-nya..
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَمَثَلُ الَّذِي يُعْطِي عَطِيَّةً ثُمَّ يَرْجِعُ فِيهَا كَمَثَلِ الْكَلْبِ أَكَلَ حَتَّى إِذَا شَبِعَ قَاءَ ثُمَّ عَادَ فِي قَيْئِهِ
"Permisalan seorang yang memberi suatu pemberian lalu menariknya kembali..
Seperti anjing yang makan hingga kenyang lalu muntah..
Dan menjilat kembali muntah-nya..”
[Shahih, HR. an-Nasa'i: 3690]
Jadi..
Jangan mengingkari bila pernah diberi..
Namun ketika memberi lupakan saja seakan tak pernah berbuat apa-apa..
Agar ikhlas terjaga...
21/12/2024
Bismillah..
*BISA KAPAN SAJA*
Ingatlah …
Tak mungkin seorang pun lari dari kematian …
قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا
كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
“Katakanlah:
“Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Jumu’ah: 8). Harus diyakini …
Kematian tak bisa dihindari …
أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ “
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa’: 78). Semua pun tahu …
Tidak ada manusia yang kekal abadi …
وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِنْ قَبْلِكَ الْخُلْدَ “
Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad).” (QS. Al Anbiya’: 34). Yang pasti …
*Allah yang kekal abadi*
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ (26) وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو
الْجَلالِ وَالإكْرَامِ (27) “
Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (QS.
Ar Rahman: 26-27). Lalu…
Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian …
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Tiap-tiap yang berjiwa
akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185).
12/11/2024
Bismillah..
KAMU BISA MELIHAT BAGAIMANA DUNIA DAN PENGHUNINYA SETELAH MATIMU..!!
Jika kamu ingin melihat keadaan dunia dan penghuninya setelah kematianmu, maka lihatlah kematian orang lain.
Kamu akan dapati bahwa teman yang PALINGakrab pun akan melupakannya, bahkan orang yang menjadi ‘BELAHAN JIWANYA‘ pun akan meninggalkannya dan mencari kesibukan dengan dunianya.
Maka jadikanlah hidupmu semuanya untukALLAH, Dialah satu-satunya yang tidak akan lupa.
Dan perbaikilah hubunganmu dengan ALLAH, Dialah satu-satunya yang tidak akan fana.
Ingatlah selalu firman-Nya:
إِنْ كُلُّ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ إِلَّا آتِي الرَّحْمَنِ عَبْدًا
“Tidaklah penghuni langit dan bumi, melainkan mereka akan menghadap kepada Allah yang maha penyayang sebagai seorang HAMBA” [Surat Maryam: 93].
07/11/2024
Bismillah..
PILIHAN ADA DI DEPANMU…
Pilihan ada di depanmu.. Silahkan memilih.. Tapi ingat konsekuensinya.. Harus tanggung-jawab.
Allah ta’ala telah berfirman:
{أَفَمَن يُلْقَىٰ فِي النَّارِ خَيْرٌ أَم مَّن يَأْتِي آمِنًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ اعْمَلُوا مَا شِئْتُمْ ۖ إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ} [فصلت : 40]
“Apakah *orang yang dilemparkan ke neraka* itu lebih baik, ataukah orang yang datang pada hari kiamat dengan aman sentosa?! Lakukanlah apa saja yang kalian kehendaki, karena *sesungguhnya Dia maha melihat*”. [Fush-shilat: 40].
Dalam ayat lain Allah juga berfirman:
{فَمَن شَاءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَاءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا} [الكهف : 29]
“Siapa yang ingin, silahkan (memilih) beriman, dan siapa yang ingin, silahkan (memilih) kafir! *Sungguh Kami telah persiapkan bagi orang-orang yang zalim itu api neraka yang gejolaknya menyelimuti mereka*”. [Al-Kahfi:29].
Setiap pilihan kita akan punya konsekuensi.. Memilih yang baik, konsekuensinya akan baik.. Memilih yang buruk, konsekuensinya juga akan buruk.. Dan semuanya akan kembali kepada diri kita sendiri.
Allah ta’ala berfirman:
{مَّنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا ۗ وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيدِ} [فصلت : 46]
“Siapa yang beramal saleh, maka itu untuk kebaikan dirinya sendiri. (Sebaliknya) siapa yang beramal kemaksiatan, maka keburukannya akan ditimpakan kepada dirinya sendiri p**a. Dan Rabbmu tidaklah menzalimi para hamba-Nya”. [Fush-shilat:46]
07/11/2024
SHALAWAT
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”
(HR. Muslim no. 408)
Keutamaan Bershalawat di Hari Jum’at.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَة
ً
“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.”
(HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Hadits ini hasan ligoirihi –yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya-)
11/10/2024
# Tetap Semangat dalam Kebaikan Meskipun Dicela
Terkadang kita sudah melakukan hal yang terbaik dengan niat yang kita ikhlaskan. Baik dalam membela agama atau melakukan kebaikan sesama manusia. Akan tetapi kita dicela oleh sebagian manusia. Bisa jadi kita langsung "drop" dan kecewa.
Jangan langsung gundah gulana, segera bangkit. Celaan mereka tidak akan berpengaruh terhadap penilaian Allah terhadap kita karena kita mencari ridha Allah. Biarkan mereka berbicara di belakang, kita terus melangkah dan mereka semakin jauh tertinggal di belakang
Manusia tidak akan lepas dari celaan, bahkan Allah Ta'ala Rabb pencipta kita, dicela juga oleh manusia -na'udzu billah -. Sebagaimana celaan orang Yahudi terhadap Allah, mereka mengatakan tangan Allah terbelenggu.
“Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dila’nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu.” (QS. Al Maidah: 24). .
Bahkan manusia paling mulia, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dicela oleh manusia dengan julukan yang sangat jelek, yaitu gila, tukang sihir dan tukang dusta
ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﺮُﻭﻥَ ﻫَٰﺬَﺍ ﺳَﺎﺣِﺮٌ ﻛَﺬَّﺍﺏٌ
"Orang-orang kafir berkata: “Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta”. (Shad/38:4)
Bahkan orang beriman dan melakukan banyak kebaikan akan menjadi bahan olok-olok dan bahan tertawaan bagi orang keras hatinya. Tentu ini tidak benar, merekalah yang akan ditertawakan suatu saat.
Allah berfirman,
Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang dahulunya (di dunia) menertawakan orang-orang yang beriman."[al-Muthaffifin/83:29]
Saudaraku, celaan itu pasti ada, kita cuek saja dan terus melangkah. Tidak ada yang selamat dari celaan.
Ibnu Hazm berkata,
"Barang siapa yang menyangka ia bisa selamat dari celaan manusia dan cercaan mereka maka ia adalah orang gila." (Al-Akhlaaq wa As-Siyar fi mudawaatin nufuus hal 17).
Demikian semoga bermanfaat
22/09/2024
Imam syafi'i pernah berbagi resep dalam menuntut ilmu sebagai berikut:
أَخي لَن تَنالَ العِلمَ إِلّا بِسِتَّةٍ
سَأُنبيكَ عَن تَفصيلِها بِبَيانِ
ذَكاءٌ وَحِرصٌ وَاِجتِهادٌ وَبُلغَةٌ
وَصُحبَةُ أُستاذٍ وَطولُ زَمانِ
"Saudaraku, tidak akan memperoleh ilmu kecuali dengan enam perkara yang akan saya beri tahukan perinciannya yaitu (1) kecerdasan, (2) semangat, (3) sungguh-sungguh, (4) berkecukupan, (5) bersahabat (belajar) dengan ustadz (guru), dan (6) membutuhkan waktu yang lama."