SMA tinggi pucuk mencit Pekalongan

SMA tinggi pucuk mencit Pekalongan hormat dan patuh pada guru. rajin belajar. raih prestasi.

13/12/2025

yaa Alloh... semoga yg lihat ini... engkau beri keselamatan dan perlindungan dan berilah petunjukmu dlm kehidupanya Aamin...

04/06/2020

ANOMALI PEKALONGAN, SAAT "COVID 19" TAK JADI KOMODITAS
Oleh Setyo Hajar Dewantoro
Seusai libur lebaran di rumah di kaki Gunung Ciremai, saya diperjalankan ke Pekalongan Jawa Tengah. Seperti biasa, selalu ada hal menarik untuk menjadi pelajaran bersama. Kali ini yang membuat saya takjub adalah fenomena kenormalan Pekalongan baik di kawasan pusat kota maupun pinggiran kota. Saat melintasi Wiradesa yang menjadi kawasan pusat batik, saya menangkap geliat masyarakat yang menandakan kenormalan: lalu lalu orang-orang baik tua maupun muda, keramaian di pertokoan, hanya minoritas yang pakai masker, tidak ada social & physical distancing.
Suasana normal makin terasa saat saya memutuskan berhenti untuk makan di satu warung soto di kawasan Sorogenen. Warung ini penuh, kami para pengunjung ya santai menikmati hidangan, tanpa masker, dan agak berdesakan. Keesokan paginya, saat saya kembali mengunjungi tempat ini dengan berjalan kaki, karena di sini memang ada pasar tradisional, suasana tampak sangat ramai. Banyak orang berjubel, dan tentu mayoritas tanpa masker. Saya perhatikan orang-orang berwajah santai menikmati kesemarakan pasar.
Malamnya, saya ke Kedungwuni di selatan Pekalongan. Sepanjang jalan menuju Kedungwuni, suasana ramai sekali. Pertokoan, warung makan, jalanan, penuh dengan orang yang menikmati malam dalam kebersamaan. . Dan saat sampai di Kedungwuni, saya jumpai suasana yang tak kalah ramai. Kota kecamatan yang menjadi pusat konfeksi ini sangat hidup, semarak, banyak orang wisata kuliner dan belanja aneka barang.
Menyaksikan itu semua, saya mau tak mau mengambil kesimp**an: di sini gak ada Corona. Corona gak sanggup menaklukkan warga Pekalongan. Padahal Pekalongan tak terlalu jauh dari Jakarta, kawasan ini menjadi perlintasan dan orang tak perlu mengurus SIKM untuk masuk daerah ini.
Lalu saya mendapatkan informasi dari teman yang tinggal di Pekalongan, suasana ramai ini terjadi sejak issue COVID menerpa. Di Pekalongan secara umum memang semuanya relatif biasa saja, geliat sosial dan ekonomi tetap laksana situasi normal. Acara yang mengumpulkan banyak orang di kediaman Habib Lutfi, tokoh kharismatik Pekalongan, juga tetap berjalan. Di Kedungwuni saat di pasar ada orang teridentifikasi positif COVID 19, keadaan sepi hanya terjadi 1 hari. Pasar tetap buka setelah itu ya ramai lagi.
Dengan gaya seperti ini, yang terjadi adalah : Tidak ada orang mati bergelimpangan karena COVID 19. (Masih percaya "corona" sangat berbahaya?) Dari sekian daerah yang saya kunjungi di masa "pandemi", ini daerah yang paling bandel. Bandel tapi membuat saya bahagia dan terinspirasi.
Pertanyaannya adalah, mengapa Pekalongan bisa seperti ini? Apakah warga Kota dan Kabupaten Pekalongan lebih kebal ketimbang warga daerah lain di Indonesia? Jelas tidak, mereka hanya lebih waras. Mereka memilih untuk tidak paranoid, tidak overestimate terjadap issue "bahaya Corona". Jangan-jangan hanya sedikit warga Pekalongan yang membaca gossip di medsos, atau berita seram di CNN, Detik, Kompas dan media lainnya.
Saya kemudian menangkap, ada dua faktor utama yang membuat Pekalongan tetap sehat ceria di saat ini.
Pertama, issue COVID ini tidak dijadikan sebagai komoditas politik maupun bisnis. Walikota maupun Bupati Pekalongan beserta jajarannya memilih untuk: (1) Tidak menjadi paranoid dan mengambil kebijakan berdasarkan ketakutannya sendiri; (2) Tidak menjadikan issue COVID sebagai panggung agar disangka sayang dan peduli rakyat, tidak ada drama untuk meraih keuntungan pribadi di tengah penderitaan rakyat. Mereka mengambil kebijakan yang wajar, tetap mengedukasi warga, menangani yang diduga sakit COVID 19, tetapi tidak meneror rakyat dengan kebijakan irasional yang melumpuhkan kehidupan rakyat.
Kedua, peran Habib Lutfi, ulama kharismatik di Pekalongan sangatlah signifikan. Ia yang membesarkan hati masyarakat. Ia yang memberi pengertian bahwa Corona ini bisa diatasi dengan kesungguhan doa dan sikap hidup yang tetap waras, tetap bahagia. Jiwa patriotik Habib Lutfi menginspirasi mayoritas orang Pekalongan untuk tidak takut COVID 19, tetap berani untuk hidup normal.
Nah, pada titik ini pasti muncul pertanyaan, apakah Pak Jokowi tidak tahu apa yang terjadi di Pekalongan? Sementara Habib Lutfi termasuk di dalam Dewan Pertimbangan Presiden? Apakah Habib Lutfi tidak pernah memberi nasihat seperti ini, "Mas Jokowi, wis kalem, biasa-biasa wae. "
Saya resapi dalam hening, bahwa sedang ada permainan cantik. Presiden Jokowi harus bersikap lebih manis di hadapan WHO. WHO yang menjadi perpanjangan tangan kelompok tersembunyi tak bisa dihadapi dengan frontal. Harus pakai gaya Solo: ngelawan dengan halus, ngeles sedikit-sedikit, yang penting ujungnya selamat. Itulah landasan di balik sikap Presiden Jokowi dengan PBB dan "new normal". Sementara, Habib Lutfi menjadi motor dari apa yang saya sebut sebagai "gerakan Indonesia banget": kurang lebih semangatnya adalah, " Kami tak takut Corona, kembalilah ke asalmu". Kita terkesan bandel, ngeyelan, tak peduli tapi selamat. Kita selamat karena kita waras dan punya keberanian, tak takluk oleh narasi seram yang penuh omong kosong.
Hasilnya, Indonesia relatif selamat. Dan akan semakin selamat jika banyak daerah mengikuti gaya Pekalongan. Ini bukan berarti kita melawan kebijakan Pak Jokowi, justru itu cara bantu beliau yang lagi bermanuver menghadapi manuver kelompok penghianat di dalam negeri dan kelompok tersembunyi yang sedang bermain di balik layar. Semakin banyak daerah yang memilih normal, semakin cepat fase transisi new normal berakhir.
Saat kita sedang berada di jalur keselamatan, AS lagi pusing. Ya wajar, itu hukum karma. Kita bantu AS jika waktunya sudah tiba.
* Penulis adalah Guru Meditasi

28/09/2019

Memimpin orang lain, biasanya
lebih sulit dilakukan. Karena itu,
tidak semua orang berhasil
melakukannya. Akan tetapi,
memimpin diri sendiri ternyata
jauh lebih sulit dibandingkan
memimpin orang lain. Seseorang
bisa saja memimpin orang lain
dan bahkan masyarakat luas
dengan menjadi lurah, camat,
bupati, wali kota, gubernur, dan
bahkan juga menjadi menteri.
Namun, belum tentu ia berhasil
memimpin dirinya sendiri.
Seseorang bisa saja melarang
orang lain berbicara tidak baik
karena dapat menyebabkan
orang lain tersinggung dan
marah. Namun, dia belum tentu
berhasil menahan nafsunya
sendiri. Sehingga tatkala
menghadapi persoalan,
terkadang terlontar ucapan
yang menyinggung perasaan.
Seorang suami juga demikian. Ia
bisa saja memimpin istri dan
anak-anaknya agar selalu
berbuat baik, dermawan, sabar,
ikhlas, dan istikamah. Akan
tetapi, belum tentu nilai-nilai
luhur itu bisa diterapkan dirinya
sendiri.
Seorang pemimpin bisa saja
mempengaruhi orang lain, tetapi
belum tentu berhasil
mengendalikan dirinya sendiri. Ia
bisa mengingatkan anak
buahnya agar bertindak jujur,
terbuka, dan disiplin dalam
mengurus uang negara atau
uang perusahaan. Namun,
mampukah ia menjalankan nilai-
nilai yang diajarkannya itu
kepada anak buahnya.
Para koruptor yang mengambil
uang berjuta-juta atau bahkan
miliaran rupiah, bukan tidak
mengerti bahwa korupsi itu
jelek dan dilarang oleh negara.
Mereka tahu bahwa akibat
perilaku korupnya itu, jika
tertangkap maka akan
mendapatkan hukuman berat.
Mereka juga tahu bahwa
risikonya demikian berat. Jika
masuk penjara, semua anak,
istri, saudara-saudaranya, dan
bahkan kenalannya akan malu
dan sedih.
Orang yang berbuat korup itu
lantaran tidak bisa memimpin
dirinya sendiri. Ia berhasil
melarang atau mengatakan
"jangan" terhadap orang lain,
tetapi gagal mengatakan hal
serupa kepada dirinya sendiri.
Artinya, ternyata melarang
berbuat buruk pada diri sendiri,
lebih berat dan sulit daripada
melarang pada orang lain.
Inilah yang disindir oleh Allah.
"Hai orang-orang, mengapa
kamu hanya pandai
mengatakan, tapi tidak bisa
melakukannya. Dosa besarlah di
sisi Allah, orang yang pandai
mengatakan, tetapi tidak
pandai mengerjakannya." (QS As-
Shaff [61]: 2-3).
Puasa mengandung makna
berlatih. Ibadah puasa ini hanya
diketahui oleh dirinya sendiri
dan Tuhan. Apakah seseorang
itu puasa atau tidak, atau
sekadar pura-pura, maka tidak
ada orang lain yang tahu.
Karena itu, orang yang
berpuasa, sesungguhnya ia
sedang belajar memimpin dirinya
sendiri. Jika lulus maka akan
mendapatkan kemenangan,
yaitu berhasil memimpin dirinya
sendiri. Wallahu a'lam.

16/08/2019

jujur + bohong.
jujur kadang bs menyakitkan org lain yg dibohongi dan jg bs menyakitkan yg berkata jujur itu sendiri. Tp itu sifatnya sementara, pd hakikatnya batin akan senang krn udah berkata jujur sbaliknya batin akan sll tersiksa krn merasa bersalah/berdosa krn brbohong dan nanti akan lbh menyakitkan lg bl ktahuan "pepatah blg" spandai pandai tupai melompat pst akn jatuh jg. Disana (tempat terang) disebut hal yg benar dan baik. Pdhl jujur tdk slamanya baik, contoh seorang suami p**ang krj n capek ll seorang istri menyuguhkan masakan yg gak enak mgkn krn br blajar masak "manten br" disini seorang suami dianjurkan brkata yg baik "masakan ayank enak dech" smbl trus makan. Pasti istri akn senang n smangat masaknya. Cb aja kl jujur "masakanya tdk enak n berhenti makan itu akn mengakibatkan hal yg buruk/tdk baik.
tp kl jujur itu kadang menyakitkan aq ya spendapat xixixi

04/06/2019

Kisah ketika KH. Hasyim Asy'ari menggendong Nabi Khidir Alaihi Assalaam.

Sang Hadratus Syeikh KH.Hasyim Asy'ari adalah pendiri Nahdlatul Ulama organisasi terbesar di Indonesia. Beliau pahlawan nasional Indonesia serta sang Maha Guru para kaum Nahdliyin , juga pelopor pembangkit arek" Surabaya saat mengusir penjajah.

Tercatat suatu kisah yg sangat menggugah dan mengagumkan. Suatu ketika keadaan hujan lebat di daerah Bangkalan, Khususnya daerah Demangan di tempat pondok pesantren Syaikhona KH. Kholil Bangkalan mendidik santri"nya.

Dahulu meskipun hujan lebat tetap saja ada yg bertamu ke tempat Syaikhona Kholil Bangkalan. Terlihat di antara hujan rintik ada seorang Tua yg kesusahan berjalan terhalang hujan yg ingin bertamu ke tempat Syaikhona Kholil Bangkalan.

Melihat kejadian itu Syaikhona Kholil Bangkalan lantas berseru kpd santri"nya " siapa yg berkenan membantu tamuku yg sedang kesulitan berjalan?" , kemudian ada seorang santri dengan sigap dan cepat menjawab "kulo Kyai"(saya Kyai) , lantas dia langsung berlari menuju orang tua tersebut dan menggendongnya dengan Hati" dan penuh Takzim.

Senang Hati Syaikhona Kholil Bangkalan menerima Tamu tersebut dan berbincang dgn orang Tua tersebut. Setelah sekian lama Syaikhona Kholil Bangkalan keluar bersama tamunya tersebut mendatangi santri"nya sambil berujar " Siapa yang mau mengantar kan tamuku p**ang?"

Kemudian tanpa Ragu santri yg tadi menggendong orang tua tersebut dengan cepat menjawab "kulo mawon Kyai"(saya saja Kyai). Lantas santri iTu menggendong dan mengantar orang Tua iTu keluar pondok pesantren untuk p**ang.

Setelah santri dan orang Tua iTu tidak kelihatan lagi, Syaikhona Kholil Bangkalan berucap kpd santri santri yg laen..." Lihatlah santri"ku, ilmuku sudah di bawa oleh santri yg menggendong orang Tua tamuku tersebut".

Setelah di jelaskan, Ternyata tamu Syaikhona Kholil Bangkalan tersebut adalah Nabi Khidir Alaihi Assalaam. Dan santri yg menggendong orang Tua tersebut adalah Hadratus Syeikh KH.Hasyim Asy'ari (pendiri Nahdlatul Ulama).

04/06/2019

Mengapa Air Putih Yang Dibacakan Doa Dan Zikir Bisa Menjadi Obat?.

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

Alloh SWT berfirman dalam Surah al-Anbiya ayat 30: “… Dan dari pada air, Kami jadikan segala sesuatu yang hidup…” (Q.S. Al-Anbiya : 30).

Dalam kajian kitab-kitab tafsir klasik, Ayat di atas diartikan bahwa tanpa air, semua akan mati kehausan.

Di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama menemukan keajaiban tentang air dari percobaannya selama bertahun-tahun.
Hasil percobaannya tersebut dapat kita baca dalam bukunya yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang berjudul “Mukjizat Air”.

Air murni dari pegunungan di doakan secara agama Shinto, lalu didinginkan pada suhu -5 derajat Celcius di sebuah laboratorium. Hasilnya, ternyata molekul air membentuk Kristal segi enam yang indah.

Percobaan diulangi dengan membaca “Arigato” (Terima Kasih; bahasa Jepang) didepan air tadi, kemudian Kristal dari air tersebut kembali membentuk keindahan yang berbeda. Lalu diucapkan kata “Setan” pada air tersebut, dan hasilnya ternyata kristal air tersebut membentuk suatu bentukan yang terlihat mengerikan.

Dan ketika diputarkan musik klasik (Symphoni Mozart), kristal air tersebut berubah menjadi bentuk bunga.

Ketika percobaan air diteruskan dengan bacaan Islam “Bismilah” (oleh ulama setempat), spontan Kristal air tersebut kembali mengalami perubahan bentuk, nampak terlihat keindahan yang menakjubkan yaitu berbentuk segi enam dengan lima cabang daun berkilauan.

Peristiwa tersebut bukan sihir, sulap, takhayul ataupun sebab kecanggihan teknologi. Tetapi nyata, kajian intelektual yang pernah dipresentasikan dan diperagakan di Markas PBB di New York pada bulan Maret tahun 2005 silam.

Subhanalloh… Ternyata air mampu “mendengar”, “membaca” dan “mengerti” serta “merekam” kata-kata atau pesan, seperti layaknya pita magnetic (Compact Disc).

Air juga ternyata mampu “mentransfer” kata-kata atau pesan tadi melalui molekul air yang lain.

Dengan temuan ini, dapat menjawab sekaligus menjelaskan tentang “Mengapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan orang sakit?”.

Sebelum mengetahui tentang hal ini, mungkin ada yang sedang membaca tulisan ini, dan termasuk saya sendiri pun pernah punya anggapan bahwa orang yang sembuh berkat meminum air putih yang telah didoakan tersebut hanya sugesti saja.

Bahkan mungkin ada yang menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang konyol atau musyrik?.

Akan tetapi, pada kenyataannya air memang mampu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, yang kemudian setelah diminum getarannya merambat kepada molekul air yang lain yang ada ditubuh si sakit.

Seperti yang kita ketahui, bahwa tubuh kita 75% terdiri atas air, darah mengandung 82% air dan tulang yang keras pun mengandung 22% air.

Air putih (air minum) dirumah kita, jika setiap hari didoakan dengan khusyu' kepada ALLAH SWT, agar peminumnya sholeh, sehat, cerdas dll. Niscaya akan berproses ditubuh, meneruskan pesan/doa kepada molekul air yang berada di bagian otak dan pembuluh darah peminumnya.

Dengan IZIN Allah SWT, pesan/doa tadi akan dilaksanakan oleh tubuh tanpa disadari.

Bila air minum disuatu kota didoakan dengan serius untuk kesholehan, Insha Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik.

Rasulullah SAW bersabda “Zam-zam lima syuriba lahu” (air zam-zam akan melaksanakan pesan dan niat bagi yang meminumnya).
Barang siapa yang meminumnya supaya kenyang, maka ia akan kenyang, barang siapa yang meminumnya untuk menyembuhkan sakit, maka ia akan sembuh.

Subhanallah!.

Ini telah menjelaskan p**a mengapa air ZAM-ZAM begitu berkhasiat karena dia menyimpan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim A,S.

Bila kita mau merenungkan ayat-ayat Al-Qur’an tentang AIR, kita akan tersentak bahwa masih banyak rahasia Al-Qur’an yang belum kita pahami.

Bahwa AIR ternyata bukan sekedar benda mati.

Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh dan sifat-sifat lainnya yang mungkin belum kita ketahui.

Namun saat ini, masih banyak diantara kita yang kadang memperlakukan air dengan semena-mena, membuang-buang air secara mubadzir bahkan tak jarang diantara kita mencemarinya, Astaghfirullah.

Semoga, kedepannya kita dapat memanfaatkan air dengan sebaik-baiknya.

Wallohu a'lam bis showaab .

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞.

23/11/2016

testing tes dicoba coba

29/07/2015

*BERHATI HATI DIUSIA 40 TAHUN* disebut dalam al-Quran tentang usia ini. Tentu ada yang sangat penting, perlu diperhatikan dan diambil serius akan perkara ini. Allah swt. berfirman, ﺣَﺘَّﻰ ﺇَﺫَﺍ ﺑَﻠَﻎَ ﺃَﺷُﺪَّﻩُ ﻭَﺑَﻠَﻎَ ﺃَﺭْﺑَﻌِﻴْﻦَ ﺳَﻨَﺔً ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺏِّ ﺃَﻭْﺯِﻋْﻨِﻰ ﺃَﻥْ ﺃَﺷْﻜُﺮَ ﻧِﻌْﻤَﺘَﻚَ ﺍﻟَّﺘِﻰ ﺃَﻧْﻌَﻤْﺖَ ﻋَﻠَﻲَّ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﻭَﺍﻟِﺪَﻱَّ ﻭَﺃَﻥْ ﺃَﻋْﻤَﻞَ ﺻَﺎﻟِﺤًﺎ ﺗَﺮْﺿَﺎﻩُ ﻭَﺃَﺻْﻠِﺢْ ﻟِﻰ ﻓِﻰ ﺫُﺭِّﻳَّﺘِﻰ ﺇِﻧِّﻰ ﺗُﺒْﺖُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﺇِﻧِّﻰ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴْﻦَ "Apabila dia telah dewasa dan usianya sampai empat puluh tahun, ia berdoa, “Ya Tuhanku, tunjukkanlah aku jalan untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapaku dan supaya aku dapat berbuat amal yang soleh yang engkau ridhoi; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.” (al-Ahqaf: 15)
Usia 40 tahun disebut dengan jelas dalam ayat ini. Pada usia inilah manusia mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fizikal, intelektual, emosi,maupun spiritualnya. Benar-benar telah meninggalkan usia mudanya dan melangkah ke usia dewasa yang sebenarnya. Doa yang terdapat dalam ayat tersebut dianjurkan untuk dibaca oleh mereka yang berusia 40 tahun dan ke atas. Di dalamnya terkandung penguraian yang jelas bahawa mereka; telah menerima nikmat yang sempurna, kecenderungan untuk beramal yang positif, telah mempunyai keluarga yang harmoni, kecenderungan untuk bertaubat dan kembali kepada Allah Pada ayat yang lain, firman Allah; ﺃَﻭَﻟَﻢْ ﻧُﻌَﻤِّﺮْﻛُﻢْ ﻣَﺎ ﻳَﺘَﺬَﻛَّﺮُ ﻓِﻴْﻪِ ﻣَﻦْ ﺗَﺬَﻛَّﺮَ ﻭَﺟَﺎﺀَﻛُﻢُ ﺍﻟﻨَّﺬِﻳْﺮُ
Apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam tempo yang cukup untuk berfikir bagi orang- orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepadamu pemberi peringatan? (al-Fathir: 37)
Menurut Ibnu Abbas, Hasan al- Bashri, al-Kalbi, Wahab bin Munabbih, dan Masruq, yang dimaksud dengan “umur panjang dalam tempo yang cukup untuk berfikir” dalam ayat tersebut tidak lain adalah ketika berusia 40 tahun. Menurut Ibn Kathir, ayat ini memberikan petunjuk bahawa manusia apabila menjelang usia 40 tahun hendaklah memperbanyak taubat dan kembali kepada Allah dengan bersungguh2. Apabila sudah mencapai usia 40 tahun, maka Allah memberikan janjiNya dalam ayat berikut: (maksudnya) Kematangan. Usia 40 tahun adalah usia matang untuk kita bersungguh-sungguh dalam hidup. Mengumpulkan pengalaman, menajamkan hikmah dan kebijaksanaan, membuang kejahilan ketika usia muda, lebih berhati-hati, melihat sesuatu dengan hikmah dan penuh penelitian. Maka tidak heran tokoh-tokoh pemimpin muncul secara matang pada usia ini. Bahkan Nabi s.a.w, seperti yang disebut oleh Ibnu ‘Abbas: “Diangkat Rasulullah s.a.w pada usia 40 tahun” (riwayat al- Bukhari).
Nabi Muhammad saw diutus menjadi nabi tepat pada usia 40 tahun. Begitu juga dengan nabi nabi yang lain, kecuali Nabi Isa as. dan Nabi Yahya as. Banyak negara menetapkan untuk menduduki jabatan jabatan elit seperti ketua negara, disyaratkan bakal calon harus telah berusia 40 tahun. Masyarakat sendiri mengakui prestasi seseorang mantap tatkala orang itu telah berusia 40 tahun. Soekarno menjadi presiden pada usia 44 tahun.
Soeharto menjadi presiden pada umur 46 tahun.
J.F.Kennedy 44 tahun.
BillClinton 46 tahun.
Paul Keating 47 tahun.
Sementara Tony Blair 44 tahun. Mengapa umur 40 tahun begitu penting...
Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah usia manusia diklasifikasikan menjadi 4 (empat) period, iaitu
1.Kanak-kanak (sejak lahir hingga akil baligh)
2.Muda atau syabab (sejak akil baligh hingga 40 tahun)
3.Dewasa (40 tahun hingga 60 tahun)
4.Tua atau syaikhukhah (60 tahun hingga mati)
Usia 40 tahun adalah usia ketika manusia benar-benar meninggalkan masa mudanya dan beralih pada masa dewasa. Kenyataan yang paling menarik pada usia 40 tahun ini adalah meningkatnya minat seseorang terhadap agama sedangkan semasa mudanya jauh sekali dengan agama. Seolah-olah macam satu fitrah di usia ini banyak yang mulai menutup aurat dan mendekati kuliah-kuliah agama. Salah satu keistimewaan usia 40 tahun tercermin dari sabda Rasulullah saw..
ﻟﻌَﺒْﺪُ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢُ ﺇِﺫَﺍ ﺑَﻠَﻎَ ﺃَﺭْﺑَﻌِﻴْﻦَ ﺳَﻨَﺔً ﺧَﻔَّﻒَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﺣِﺴَﺎﺑَﻪُ ، ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺑَﻠَﻎَ ﺳِﺘِّﻴْﻦَ ﺳَﻨَﺔً ﺭَﺯَﻗَﻪُ ﺍﻟﻠﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﺍﻟْﺈِﻧَﺎﺑَﺔَ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ، ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺑَﻠَﻎَ ﺳَﺒْﻌِﻴْﻦَ ﺳَﻨَﺔً ﺃَﺣَﺒَّﻪُ ﺃَﻫْﻞُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ، ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺑَﻠَﻎَ ﺛَﻤَﺎﻧِﻴْﻦَ ﺳَﻨَﺔً ﺛَﺒَّﺖَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﺣَﺴَﻨَﺎﺗِﻪِ ﻭَﻣَﺤَﺎ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺗِﻪِ ، ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺑَﻠَﻎَ ﺗِﺴْﻌِﻴْﻦَ ﺳَﻨَﺔً ﻏَﻔَﺮَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻣَﺎ ﺗَﻘَﺪَّﻡَ ﻣِﻦْ ﺫَﻧْﺒِﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﺗَﺄَﺧَّﺮَ ﻭَﺷَﻔَّﻌَﻪُ ﺍﻟﻠﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻓِﻰ ﺃَﻫْﻞِ ﺑَﻴْﺘِﻪِ ، ﻭَﻛَﺘَﺐَ ﻓِﻰ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﺃَﺳِﻴْﺮَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻓِﻰ ﺃَﺭْﺿِﻪِ – ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺃﺣﻤﺪ
"Seorang hamba muslim bila usianya mencapai 40 tahun, Allah akan meringankan hisabnya (perhitungan amalnya). Jika usianya mencapai 60 tahun, Allah akan memberikan anugerah berupa kemampuan kembali (bertaubat) kepadaNya. Bila usianya mencapai 70 tahun, para penduduk langit (malaikat) akan mencintainya. Jika usianya mencapai 80 tahun, Allah akan menetapkan amal kebaikannya dan menghapus amal keburukannya. Dan bila usianya mencapai 90 puluh tahun, Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang lalu dan dosa-dosanya yang dahulu, Allah juga akan memberikan pertolongan kepada anggota keluarganya, serta Allah akan mencatatnya sebagai tawanan Allah di bumi. (riwayat Ahmad)
Hadis ini menyebutkan usia 40 tahun paling awal memiliki komitmen terhadap penghambaan kepada Allah swt. sekaligus konsisten terhadap agamanya, maka Allah swt. akan meringankan hisabnya. Orang yang usianya mencapai 40 tahun mendapatkan keistimewaan berupa hisabnya diringankan. Tetapi umur 40 tahun merupakan saat harus berhati2 juga Ibarat waktu, orang yang berumur 40 tahun mungkin sudah masuk senja. Abdullah bin Abbas ra. dalam suatu riwayat berkata, “Barangsiapa mencapai usia 40 tahun dan amal kebajikannya tidak mantap dan tidak dpt mengalahkan amal keburukannya, maka hendaklah ia bersiap-siap keNeraka.” Imam asy-Syafi’i tatkala mencapai usia 40 tahun, beliau berjalan sambil memakai tongkat. Jika ditanya, jawab beliau, “Agar aku ingat bahwa aku adalah musafir. Demi Allah, aku melihat diriku sekarang ini seperti seekor burung yang dipenjara di dalam sangkar. Lalu burung itu lepas di udara, kecuali telapak kakinya saja yang masih tertambat dalam sangkar. Komitmenku sekarang seperti itu juga. Aku tidak memiliki sisa2 syahwat untuk menetap tinggal di dunia. Aku tidak berkenan sahabat-sahabatku memberiku sedikit pun sedekah dari dunia. Aku juga tidak berkenan mereka mengingatkanku sedikit pun tentang hiruk pikuk dunia, kecuali hal yang menurut syara’ lazim bagiku. Di antara aku dan dia ada Allah.” Lantas, apa yang harus kita lakukan menginjak usia 40 tahun?
1.Meneguhkan tujuan hidup
2.Meningkatkan daya spiritual
3.Menjadikan uban sebagai peringatan
4.Memperbanyak bersyukur
5.Menjaga makan dan tidur
6.Menjaga istiqamah dalam ibadah. *Jika ada yang mengatakan bahawa: Life began at forty, saya cenderung berpendapat kehidupan yang dimaksudkan ialah kehidupan yg terarah kepada mendekatkan diri kepada penciptaNya dengan sebenar-benarnya. Tetapi satu perkara yang kita harus sentiasa sadari bahawa ajal akan menjemput kita bila tiba masanya tanpa tanda, tanpa aba aba dan tanpa melihat usia. Jika kita beranggapan harus menunggu usia 40 tahun untuk baru memulakan kehidupan yang dimaksudkan di atas, maka rugi dan sia-sia lah hidup kita jika umur kita tidak panjang. Maksud sabda Nabi Muhammad S.A.W ," Orang yang bijak adalah orang yang selalu ingat mati". banyak manusia telah tertipu dengan keindahan dunia dan isinya yang bersifat sementara. Sejak Nabi Adam as hingga kini, semua akan kembali pada Allah swt. tidak pandang kaya atau miskin, berpangkat atau tidak. ingat mati bukan bermakna kita akan gagal di dunia tetapi dengan ingat mati kita akan menjadi insan yang selamat didunia dan di akhirat. janganlah menunggu hingga esok untuk membuat persediaan menghadapi kematian, karena mati bs datang kapan saja dan dimana saja tak ada yg sanggup mengelak darinya.

01/06/2015

Pelangi adalah simbol
keindahan.Pelangi juga simbol
harapan yg terwujud.Perhatikanlah
bgaimana pelangi trcipta.Berasal
dari titik2 air di udara yg dbentuk
oleh sisa hujan,disorot oleh sinar
matahari,lalu titik2 air membiaskan
sinar matahari ke dalam spektrum
merah,kuning dan hijau.
Semakin deras hujan
mengguyur,tentunya akan
menggalkan titik2 air lbh
bnyak.Semakin kuat dan terang
matahari menyorot,maka akan
semakin bnyak cahaya yg
dibiaskan.Hasilnya,pelangi yg
trbntuk akan membuat lengkungan
makin besar dan panjang dgn warna
yg lbh jelas dan tegas.....terlht
sangaabt indah.
Dalam hdup,jika kita menginginkan
harapan trwjud(pelangi),bersiaplah
menghadapi hujan deras(ujian
bertubi-tubi).Hujan deras di satu
kwasan yg berdkatan dgn kwasan
lain yg terang dgn sinar matahari yg
kuat akan menghasilkan perbdaan
suhu tinggi dan menghasilkn bnyk
petir dgn suara yg menggelegar
(olok2,caci maki,sindiran,dll)
Maka bg yg sudah menghitung btapa
bnyak ujian yg menimpanya,ditmbh
sikap2 tdk brsahabat dr lingkungan
skitarnya,bergembiralah..karena jika
engkau tetap brsabar dan terus
menerus menyimpan harapan akan
hdup lbh baik,yakinlah bhwa hujan
kan reda,matahari akan brsinar,dan
pelangi indah akan terbit.

28/05/2015

"SUATU TANDA BAHWA HARI
KEBANGKITAN AKAN TIBA SEBENTAR
LAGI"
pukul 4:00 pagi kita bangun solat
subuh,
kemudian kita bersiap2 untuk ke
tempat kerja,
sampai kantor pukul 7:00 pagi,
hari masih gelap.
Mungkin kita anggap hari ini akan
hujan,
jadi abaikan. Masuk kantor, bekerja
dan kita lihat pukul 12:00 siang,
sudah waktunya makan siang, tapi
keadaan masih tetap gelap. Keluar
pintu kantor, suasana masih gelap,
hitam pekat seperti malam..
mungkin masih bisa dianggap hari ini
akan hujan lagi. Jadi abaikan
saja.Tapi kalo jam 14:00 pm pun hari
masih gelap.. pertanda apa itu?..
keesokkan pun sama, nonton tv
semua orang kalang kabut
menceritakan bahawa dunia ini
sudah tidak ada lagi siangnya..dan
begitu juga dengan lusa..
masih tidak ada lagi matahari..
Tetapi pada hari keempat kita
bangun pagi,
kita dapat melihat matahari,
tetapi jangan terkejut...karena
matahari telah terbit dari sebelah
barat..
Kehebatan ahli dunia akan
mengatakan itu fenomena alam, tapi
sadarkah, itulah pertanda besar yang
paling awal sebelum tibanya hari
kiamat!!
Maka telah tertutuplah pintu taubat.
Saat itu,kita akan lihat satu
fenomena luar biasa di mana..
golongan kaya akan keluarkan semua
harta utk diinfakkan,
golongan yang tidak pernah baca
quran, 24 jam baca quran,
golongan yang tak pernah solat
jemaah akan berlari2 menunaikan
solat secara berjemaah..
tapi sayangnya semuanya sudah
tidak berguna lagi..
Bismillahirrahmanirrahim.
-Kenapa kita tidur saat Allah
memanggil?
Tapi kita sanggup menahan kantuk
saat menonton film selama 3 jam?
-Kenapa kita bosan saat baca al-
qur'an? Melainkan kita lebih rela
membaca timeline twitter, wall
facebook, novel atau buku lain?
-Kenapa kita senang sekali
mengabaikan pesan dari Allah? Tpi
kita sanggup memforward pesan
yang aneh-aneh?
-Kenapa masjid semakin kecil? Tapi
bar dan club? semakin besar?
-Kenapa kita lebih sangat senang
menyembah ART IS? Tapi sangat
susah untuk menemui ALLAH?
Pikirkan itu Apakah anda akan
menforward pesan ini? Apakah anda
akan mengabaikan pesan ini karena
takut ditertawakan dengan kawan
yang lain?
Allah Berfirman: "Jika kamu
menyangkal Aku di depan teman-
temanmu, Aku akan menyangkal
kamu pada saat hari penghakiman..."
1. Biarkan didalam whatsapp, line,
bbm dsb anda tanpa bermanfaat
untuk org lain.
2. Anda sebarkan pada semua
kenalan anda. .
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa yang menyampaikan
1(satu) ilmu saja dan ada orang yg
mengamalkan, maka walaupun yang
menyampaikan sudah tiada
(meninggal dunia), dia akan tetap
memperoleh pahala.
renungkanlah...
KIAMAT menurut Agama Islam di
tandai dgn:
- Kemunculan Imam Mahdi
- Kemunculan Dajjal
- Turunnya Nabi Isa (AS)
- Kemunculan Yakjuj dan Makjuj
- Terbitnya matahari dari Barat ke
Timur
- Pintu pengampunan akan ditutup
- Dab'bat al-Ard akan keluar dari
tanah & akan menandai muslim yang
sebenar2nya
- Kabut selama 40 Hari akan
mematikan semua orang beriman
sejati shg mereka tidak perlu
mengalami tanda2 kiamat lainnya
- Sebuah kebakaran besar akan
menyebabkan kerusakan
- Pemusnahan/runtuhnya Kabah
- Tulisan dalam Al-Quran akan lenyap
- Sangkakala akan ditiup pertama
kalinya membuat semua makhluk
hidup merasa bimbang dan
ketakutan
- Tiupan sangkakala yang kedua
kalinya akan membuat semua
makhluk hidup mati dan yg ketiga
yang membuat setiap makhluk hidup
bangkit kembali
Nabi MUHAMMAD SAW telah
bersabda:
Barang siapa yg mengingatkan ini
kepada orang lain, akan Ku buatkan
tempat di syurga baginya pada hari
penghakiman kelak
Kita bisa kirim ribuan bbm mesra,
promote, bc yang terlalu penting
tapi bila kirim yang berkaitan dengan
ibadah mesti berpikir 2x.
Allah berfirman :
"jika engkau lebih mengejar duniawi
dari pada mengejar dekat denganKu
maka Aku berikan, tapi Aku akan
menjauhkan kalian dari syurgaKu"
Subhanallah...
Ya ALLAH...
Ampunilah Dosa ku..
Dosa Orang Tuaku..
Dan Dosa Orang Orang Yang
meng"Aamiin"kan DOA ini..
Wafatkanlah Kami Kelak
Dengan keadaan HUSNUL KHOTIMAH
Dan Masukan Kami Kedalam
Surgamu Tanpa Hisab..
Aamiin yaa Rabbal'aalamiin

Address

Pekalongan
51171

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SMA tinggi pucuk mencit Pekalongan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category