23/05/2013
SMK Islamiyyah Sapugarut Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Safety Riding
Ratusan siswa SMK Islamiyyah Sapugarut Kecamatan Buaran ikuti sosialisasi tentang bahaya narkoba dan safety riding di sekolahnya. Mereka nampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain materi dan kemasan kegiatannya yang menarik, mereka juga nampak senang dengan pengetahuan yang mereka dapatkan.
Disampaikan Kepala SMK setempat, Drs. Misbachul Huda, kegiatan ini dalam rangka memperingati hari lahir (Harlah) dan penglepasan siswa kelas XII. Menurutnya, sosialisasi ini sangat penting, karena memberikan pembelajaran kepada siswa untuk hidup sehat dan disipilin. Sehingga mereka tidak akan mudah terpengaruh untuk mengikuti gaya hidup yang dapat merusak masa depannya.
"Diharapkan mereka juga bisa memberikan manfaat dan menciptakan suasana nyaman baik di keluarganya maupun di masyarakat," tuturnya.
Pihaknya sengaja mendatangkan dari pihak Polres Pekalongan Kota untuk memberikan sosialisasi serta pembinaan tentang kenakalan remaja/pelajar dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Sedangkan untuk safety riding, pihaknya bekerjasama dengan salah satu perusahaan kendaraan bermotor ternama.
Narasumber dari kepolisian, Aiptu Hadi Margono menuturkan, agar pelajar dan remaja tidak mudah terjerumus dalam kenakalan remaja serta narkoba, maka perlu ditanamkan kedisiplinan dan kecerdasan rohani. Karena anak yang memiliki kedisiplinan tinggi akan kuat memegang prinsipnya dan tidak akan mudah terpengaruh.
"Dan sebaiknya, para pelajar ini agar tidak membiasakan diri merokok, begitu p**a para gurunya agar bisa memberikan contoh yang baik, dengan tidak merokok di lingkungan sekolah dan di hadapan siswanya," ujar Hadi.
Hadi Margono menyampaikan materinya dengan metode yang mudah dipahami siswa. Sesekali terdengar, dia menyampaikan melalui pendekatan agama. Dan yang menarik lagi, dia dapat menguasai emosi peserta dengan humor dan bayolannya, yang membuat para siswa nampak tidak jenuh mengikuti materinya.
Sementara narasumber lainnya, Akhirul menyampaikan materi safety riding. Menurutnya, target dari safety riding untuk mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya dan menciptakan rasa nyaman saat berkendara. Dijelaskannya, setiap pengendara hendaknya mengetahui dampak positif dan negatif dari sepeda motor.
"Selama ini banyak orang yang mengetahui dampak positif sepeda motor, namun tidak banyak yang memahami dampak negatif yang ditimbulkannya," kata Akhirul.
Ditambahkan dia, dalam safety riding banyak hal yang harus dipahami setiap pengendara sepeda motor. Diantaranya, pengendara harus melakukan pengecekan persiapan sebelum berkendara. "Agar saat berkendara nanti bisa nyaman dan aman," tambahnya.
Selain itu, lanjut Akhirul, seorang pengendara juga harus bisa memprediksi bahaya yang mungkin terjadi. Seperti prediksi kondisi jalan, posisi dengan pengendara lain dan sebagainya. "Dan yang tidak kalah pentingnya, pengendara harus mengetahui etika dan peraturan di jalan raya," tegasnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, siswa juga terlibat langsung baik dalam persiapan maupun saat pelaksanaannya sebagai panitia. Ketua panitia pelaksana, Andi Isnandi mengaku meski merasa capek, tapi senang dengan kegiatan tersebut. Dia berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan setiap tahunnya.
"Kegiatan ini agar bisa berlanjut, dan seluruh siswa yang menjadi panitia juga agar bisa memahami tugasnya masing-masing," ungkap Andi, siswa kelas sebelas yang juga menjabat sebagai wakil ketua OSIS.
Dia juga berharap kegiatan ini memberikan banyak pengetahuan kepada para siswa. Dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.