25/08/2026
The birth of Rasulullah ๏ทบ is not merely a moment to remember a remarkable life, but an invitation to look inward: What part of his character are we carrying into our own lives?
Allah SWT reminds us in QS. Al-Ahzab: 21 that in Rasulullah ๏ทบ there is the finest example for those who hope for Allah and the Hereafter and remember Him often.
Perhaps loving the Prophet ๏ทบ is not only about how often we speak of him, but also about how gently we speak, how honestly we act, how patiently we endure, and how sincerely we care for others. ๐
ุงูููู
ุตู ูุณูู
ุนูู ูุจููุง ู
ุญู
ุฏ ๏ทบ
-
Kelahiran Rasulullah ๏ทบ bukan hanya sebuah peristiwa yang kita kenang, tetapi juga sebuah ajakan untuk bertanya kepada diri sendiri:
โSudah sejauh mana akhlak Rasulullah ๏ทบ hidup dalam diri kita?โ
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ahzab: 21, bahwa pada diri Rasulullah ๏ทบ terdapat suri teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.
Mungkin, mencintai Rasulullah ๏ทบ bukan hanya tentang seberapa sering nama beliau kita sebut, tetapi juga tentang bagaimana kita berbicara dengan lembut, berlaku jujur, bersabar dalam menghadapi keadaan, dan menghadirkan kebaikan bagi orang-orang di sekitar kita. ๐
ุงูููู
ุตู ูุณูู
ุนูู ูุจููุง ู
ุญู
ุฏ ๏ทบ
๐ค Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad ๏ทบ.