Pomentas Al-Anwar Pati

Pomentas Al-Anwar Pati

Share

Ponpes Pendidikan Mental Spiritual. Daerah PATI 1 di desa Mustokoharjo Rt.02,Rw.01, Kec. Pati, Kab. Pati, Jawa Tengah, Indonesia

02/10/2024

Halo halo Generus pati 1👋
Ini nih yang kalian tunggu tunggu 😆 yups benar sekali, besuk tanggal 27 Oktober 2024 akan diadakan "Festival Anak Sholeh 2024" dalam rangka pembinaan generasi penerus bangsa ✨

Gimana persiapannya ? Udah siap kann😁?? Mana nih suaranya yang udah siap buat ikutan lomba yel yel 🙌. Eits nggak cuma lomba yel yel ya ada 10 lomba yang bakal digelar dalam FAS 2024 kali ini. Trus kita juga menyediakan stand bazar yang bisa kalian gunakan untuk menjajakan dagangan kalian .
Jangan lupa yaa ! Catat tanggalnya ! 😆

Support by :


21/05/2021

Just reminder for myself, my family, my friends, and all people who hear and read it.

ALLAH

فَاَ مَّا الْاِ نْسَا نُ اِذَا مَا ابْتَلٰٮهُ رَبُّهٗ فَاَ كْرَمَهٗ وَنَعَّمَهٗ ۙ فَيَقُوْلُ رَبِّيْۤ اَكْرَمَنِ ۗ
"Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah memuliakanku."

وَاَ مَّاۤ اِذَا مَا ابْتَلٰٮهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهٗ ۙ فَيَقُوْلُ رَبِّيْۤ اَهَا نَنِ ۚ
"Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, "Tuhanku telah menghinaku."

كَلَّا بَلْ لَّا تُكْرِمُوْنَ الْيَتِيْمَ ۙ
"Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,"

وَلَا تَحٰٓضُّوْنَ عَلٰى طَعَا مِ الْمِسْكِيْنِ ۙ
"dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,"

وَتَأْكُلُوْنَ التُّرَا ثَ اَكْلًا لَّـمًّا ۙ
"sedangkan kamu memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram),"

وَّتُحِبُّوْنَ الْمَا لَ حُبًّا جَمًّا ۗ
"dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan."

كَلَّاۤ اِذَا دُكَّتِ الْاَ رْضُ دَكًّا دَكًّا ۙ
"Sekali-kali tidak! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan),"

وَّجَآءَ رَبُّكَ وَا لْمَلَكُ صَفًّا صَفًّا ۚ
"dan datanglah Tuhanmu; dan malaikat berbaris-baris,"

وَجِايْٓءَ يَوْمَئِذٍ بِۢجَهَنَّمَ ۙ يَوْمَئِذٍ يَّتَذَكَّرُ الْاِ نْسَا نُ وَاَ نّٰى لَـهُ الذِّكْرٰى ۗ
"dan pada hari itu diperlihatkan Neraka Jahanam; pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu."

يَقُوْلُ يٰلَيْتَنِيْ قَدَّمْتُ لِحَـيَا تِى ۚ
"Dia berkata, "Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini."

فَيَوْمَئِذٍ لَّا يُعَذِّبُ عَذَا بَهٗۤ اَحَدٌ ۙ
"Maka pada hari itu tidak ada seorang pun yang mengazab seperti azab-Nya (yang adil),"

وَّلَا يُوْثِقُ وَثَا قَهٗۤ اَحَدٌ ۗ
"dan tidak ada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya."

يٰۤاَ يَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ۖ
"Wahai jiwa yang tenang!"

ارْجِعِيْۤ اِلٰى رَبِّكِ رَا ضِيَةً مَّرْضِيَّةً ۚ
"Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati ridha dan di ridhai-Nya

فَا دْخُلِيْ فِيْ عِبٰدِى
ۙ وَا دْخُلِيْ جَنَّتِ
"Maka jadilah hamba²ku,"
"dan masuklah ke dalam surga-Ku."

17/01/2021

*PENGAMALAN RUTIN*
🙏 *PR 13* 🙏

*PR. 01*
Dibaca sehari 100 X

*لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ لَهُ*
*الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُوَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ*

Keutamaannya :
> Mendapatkan pahala seperti memerdekakan 10 budak
> Mendapatkan 100 kebaikan
> Dihapus 100 kejelekan,
> Terjaga dari godaan Syaiton .

*PR. 02*
Dibaca sehari 100 X

*سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ*

Keutamaannya :
Diampuni dosa"nya walaupun semisal buihnya lautan .

*PR. 03*
Kalimat yg disenangi ALLAH

*سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَـظِيْمِ*

Keutamaannya :
Ringan diucapkan tapi berat di timbangan amalnya .

*PR. 04*

*لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَاللهُ اَكْـبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ*

Keutamaannya :
Diampuni dosa"nya walaupun semisal buihnya lautan .

*PR. 05*

*اَسْـتَغْفِرُاللهَ الَّذِى لاَاِلَهَ اِلاَّهُوَالْحَيَّ الْقَيُّـوْمَ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ*

Keutamaannya :
Diampuni dosanya walaupun lari dari perang fiisabilillah .

*PR. 06*

*رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِاْلاِسْلاَمِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّىاللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ رَسُوْلاً*

Keutamaannya :
Wajib masuk Surga bagi yg membacanya .

*PR. 07*
Dibaca ketika akan berdiri dari duduk

*سُبْـحَانَكَ اللّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ اَشْـهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ اَسْـتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ*

Keutamaannya :
Diampuni dosa"nya selama duduk .

*PR. 08*
Ketika Nabi duduk banyak membaca kalimat ini .
Dibaca 100 X

*رَبِّ اغْفِرْلِى وَتُبْ عَلَيَّ اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ*

*PR. 09*
Dibaca 3X setiap pagi dan sore .

*بِسْمِ اللهِ الَّذِىلاَيَضُرُّمَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِىاْلاَرْضِ وَلاَفِىالسَّمَاءِ وَهُـوَالسَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ*

Keutamaannya :
Tidak akan ada yg membahayakannya sedikitpun .

*PR. 10*
Raja Istighfar
dibaca pagi dan sore

*اَللّهُمَّ اَنْتَ رَبِّى لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ خَلَقْتَنِى وَاَنَاعَبْدُكَ وَاَنَاعَلَىعَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّمَاصَنَعْتُ وَاَبُوْءُ اِلَيْكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَاَعْتَرِفُ بِذُنُوْبِى فَاغْفِرْلِى ذُنُوْبِى اِنَّهُ لاَيَغْفِرُالذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ*

Keutamaannya :
Dibaca pagi hari seandainya meninggal sèbelum sore maka wajib masuk surga , bgt juga sebaliknya .

*PR. 11*
Doa ketika susah

*لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ الْعَلِيُّ الْحَلِيْمُ لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَـرِيْمِ*

Keutamaannya :
AlLLAH akan melapangkan hatinya menjadi senang .

*PR. 12*
Masing - masing dibaca 100 X (pagi dan sore)

*سُبْحَـانَ اللهِ*
*اَلْحَمْدُ ِللهِ*
*لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ*
*اَللهُ اَكْـبَرُ*

Keutamaannya :
> Tasbih : sama dengan ibadah haji 100 X
> Tahmid : sama dengan menyerahkan 100 kuda untuk fiisabilillah atau berperang 100 X membelah agama ALLAH
> Tahlil : sama dengan memerdekakan 100 budak
> Takbir : tidak ada yang membandingi pahalanya selain orang yang membaca kalimat tersebut sama banyaknya atau lebih .

*PR. 13*

*اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى عَافَانِى مِمَّاابْتَلاَكَ بِهِ وَفَضَّلَنِى عَلَى كَـثِيْرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيْلاً*

Keutamaannya :
Ketika melihat seseorang yang mendapat cobaan dari ALLAH (musibah) maka cobaan tersebut tidak akan menimpa pada orang yang membacanya .

⭐ *PR Tambahan* ⭐

** *Membaca Al-Qur’an dlm sehari semalam minimal 3 ayat :*

*قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ*

*Barang siapa yg membaca satu huruf dari Al-Qur’an akan mendapatkan satu kebaikan .* *Sedangkan satu kebaikan akan dilipatkan sepuluh semisalnya .* *Aku tdk berkata : Alif laam Miim itu satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf*
*(HR. Thirmidzi)*

** *Membaca Sholawat 500 X*

*مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا*

*Barangsiapa yang mengucapkan sholawat kepadaku satu kali maka ALLAH mengucapkan sholawat kepadanya 10 kali*
*(HR. Muslim)*

** *Membaca Istighfar 1000 X*

*وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَاَنْتَ فِيْهِمْ ۗ وَمَا كَانَ اللّٰهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ*

*ALLAH tidak akan menyiksa mereka selama engkau (Muhammad) berada di antara mereka . Dan ALLAH tdk akan menyiksa mereka selama masih memohon ampunan*
*(QS. Al-Anfal 33)*

*مَن أَكْثَرَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجاً، وَمِنْ كُلِّ ضَيْقٍ مَخْرَجاً، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ*

*Barangsiapa yg memperbanyak Istighfar niscaya ALLAH akan merubah setiap kesedihannya menjadi kegembiraan , setiap kesempitannya (kesulitannya) menjadi kelonggaran (jalan keluar) , dan ALLAH akan memberi rizki dari arah yang tdk disangka"*
*(HR. Ahmad)*

*طُوْبَى ِلمَنْ وَجَدَ فِي صَحِيْفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيْرًا*

*Sungguh beruntung bagi seseorang yang mendapati pada catatan amalnya istighfar yang banyak*
*(HR. Ibnu Majah)*

*الحمد لله جزا كم الله خيرا*

*والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته*

🙏🙏🙏🙏🙏

18/11/2020
24/02/2019

Kisah Alqamah Durhaka Kepada Ibundanya

Konon dikisahkan bahwa pada zaman Rasulullah ada seorang pemuda yang bernama Alqamah. Dia seorang pemuda yang giat beribadah, rajin shalat, banyak puasa dan s**a bersedekah. Suatu ketika dia sakit keras, maka istrinya mengirim utusan kepada Rasulullah untuk memberitahukan kepada beliau akan keadaan Alqamah. Maka, Rasulullahpun mengutus Ammar bin Yasir, Shuhaib ar-Rumi dan Bilal bin Rabah untuk melihat keadaannnya. Beliau bersabda, “Pergilah ke rumah Alqamah dan talqin-lah untuk mengucapkan La Ilaha Illallah ”Akhirnya mereka berangkat kerumahnya, ternyata saat itu Alqamah sudah dalam keadaan naza’, maka segeralah mereka men-talqin-nya, namun ternyata lisan Alqamah tidak bisa mengucapkan La ilaha illallah.

Langsung saja mereka laporkan kejadian ini pada Rasulullah.

Maka Rasulullah pun bertanya, “Apakah dia masih mempunyai kedua orang tua?”

Ada yang menjawab, “Ada wahai Rasulullah, dia masih mempunyai seorang ibu yang sudah sangat tua renta.”

Maka Rasulullah mengirim utusan untuk menemuinya, dan beliau berkata kepada utusan tersebut, “Katakan kepada ibunya Alqamah, ‘Jika dia masih mampu untuk berjalan menemui Rasulullah maka datanglah, namun kalau tidak, maka biarlah Rasulullah yang datang menemuimu.’”

Tatkala utusan itu telah sampai pada ibunya Alqamah dan pesan beliau itu disampaikan, maka dia berkata, “Sayalah yang lebih berhak untuk mendatangi Rasulullah.”

Maka, dia pun memakai tongkat dan berjalan mendatangi Rasulullah.
Sesampainya di rumah Rasulullah, dia mengucapkan salam dan Rasulullah pun menjawab salamnya.

Lalu Rasulullah bersabda kepadanya, “Wahai ibu Alqamah, jawablah pertanyaanku dengan jujur, sebab jika engkau berbohong, maka akan datang wahyu dari Allah yang akan memberitahukan kepadaku, bagaimana sebenarnya keadaan putramu Alqamah?”

Sang ibu menjawab, “Wahai Rasulullah, dia rajin mengerjakan shalat, banyak puasa dan senang bersedekah.”

Lalu Rasulullah bertanya lagi, “Lalu apa perasaanmu padanya?”

Dia menjawab, “Saya marah kepadanya Wahai Rasulullah.”

Rasulullah bertanya lagi, “Kenapa?”

Dia menjawab, “Wahai Rasulullah, dia lebih mengutamakan istrinya dibandingkan saya dan diapun durhaka kepadaku.”

Maka, Rasulullah bersabda, “Sesungguhny,a kemarahan sang ibu telah menghalangi lisan Alqamah, sehingga tidak bisa mengucapkan syahadat.”

Kemudian beliau bersabda, “Wahai Bilal, pergilah dan kumpulkan kayu bakar yang banyak.”

Si ibu berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang akan engkau perbuat?”

Beliau menjawab, “Saya akan membakarnya dihadapanmu.”

Dia menjawab, “Wahai Rasulullah , saya tidak tahan kalau engkau membakar anakku dihadapanku.”

Maka, Rasulullah menjawab, “Wahai Ibu Alqamah, sesungguhnya adzab Allah lebih pedih dan lebih langgeng, kalau engkau ingin agar Allah mengampuninya, maka relakanlah anakmu Alqamah, demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, shalat, puasa dan sedekahnya tidak akan memberinya manfaat sedikitpun selagi engkau masih marah kepadanya,”

Maka dia berkata, “Wahai Rasulullah, Allah sebagai saksi, juga para malaikat dan semua kaum muslimin yang hadir saat ini, bahwa saya telah ridha pada anakku Alqamah”.

Rasulullah pun berkata kepada Bilal, “Wahai Bilal, pergilah kepadanya dan lihatlah apakah Alqamah sudah bisa mengucapkan syahadat ataukah belum, barangkali ibu
Alqamah mengucapkan sesuatu yang bukan berasal dari dalam hatinya, barangkali dia hanya malu kepadaku.”

Maka, Bilal pun berangkat, ternyata dia mendengar Alqamah dari dalam rumah mengucapkan La Ilaha Illallah. Maka, Bilal pun masuk dan berkata, “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kemarahan ibu Alqamah telah menghalangi lisannya sehingga tidak bisa mengucapkan syahadat, dan ridhanya telah menjadikanya mampu mengucapkan syahadat.”

Kemudian, Alqamah pun meninggal dunia saat itu juga.

Maka, Rasulullah melihatnya dan memerintahkan untuk dimandikan lalu dikafani, kemudian beliau menshalatkannya dan menguburkannya,

Lalu, di dekat kuburan itu beliau bersabda, “Wahai sekalian kaum Muhajirin dan Anshar, barangsiapa yang melebihkan istrinya daripada ibunya, dia akan mendapatkan laknat dari Allah, para malaikat dan sekalian manusia. Allah tidak akan menerima amalannya sedikitpun kecuali kalau dia mau bertobat dan berbuat baik pada ibunya serta meminta ridhanya, karena ridha Allah tergantung pada ridhanya dan kemarahan Allah tergantung pada kemarahannya.”

04/02/2019

03 February 2019

20/09/2018

Memperingati Syahidnya cucu tercinta Rasulullah Saww yakni Imam Husain as pada 10 Muharam... 😢😢😢
Allahumma sholli ala muhammad wa aali muhammad

18/09/2018

PUASA SUNNAH ASYURA'
________________________________

Puasa pada tanggal sepuluh muharram atau yang dikenal dengan puasa asyura' dulunya adalah puasa yang dikerjakan oleh orang-orang yahudi karena mengikuti puasanya Nabi Musa. Nabi Musa berpuasa pada tanggal tersebut sebagai rasa syukur kepada Allah karena telah dibebaskannya kaum Bani Israil dari kekejamannya Fir'aun dan bala tentaranya.

Melihat pengamalannya orang-orang yahudi tersebut membuat Nabi Muhammad merasa berhak untuk melaksanakan puasa itu karena Nabi merasa lebih berhak untuk mencontoh pengamalannya Nabi Musa AS.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَدِمَ النَّبِيُّ ﷺ الْمَدِينَةَ فَرَأَى الْيَهُودَ تَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَقَالَ مَا هَذَا قَالُوا هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ هَذَا يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ فَصَامَهُ مُوسَى قَالَ فَأَنَا أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْكُمْ فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ (رواه البخاري كتاب الصوم)

"Dari Ibnu 'Abbas RA ia berkata, ketika Nabi SAW telah sampai dan tinggal di Madinah, Beliau melihat orang-orang yahudi melaksanakan puasa Asyura', lalu Beliau bertanya: puasa apa ini?, mereka menjawab: ini adalah hari baik, hari dimana Allah menyelamatkan Bani Isra'il dari musuh mereka lalu Musa berpuasa. Maka Beliau bersabda: aku lebih berhak terhadap Musa dari kalian. Lalu Beliau berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa"

Namun, agar amalan itu tidak terkesan mengikuti orang-orang yahudi, maka Nabi memerintahkan kepada ummat islam agar berpuasa pada tanggal sembilan muharram sebagai upaya untuk menyelisihi pengamalan dan aqidahnya orang-orang yahudi.

عَنْ الْحَكَمِ بْنِ الْأَعْرَجِ قَالَ انْتَهَيْتُ إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا وَهُوَ مُتَوَسِّدٌ رِدَاءَهُ فِي زَمْزَمَ فَقُلْتُ لَهُ أَخْبِرْنِي عَنْ صَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ إِذَا رَأَيْتَ هِلَالَ الْمُحَرَّمِ فَاعْدُدْ وَأَصْبِحْ يَوْمَ التَّاسِعِ صَائِمًا قُلْتُ هَكَذَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَصُومُهُ قَالَ نَعَم (رواه مسلم كتاب الصيام)

"Dari al-Hakam bin A'raj ia berkata, aku pernah mendatangi Ibnu Abbas ketika ia sedang berbantalan dengan selendangnya di Zamzam, lalu aku berkata padanya, beritahukanlah kepadaku tentang puasa asyura'. Ia menjawab, jika kamu telah melihat hilal pada bulan Muharram, maka hitunglah, lalu berpuasalah sejak subuh pada hari ke sembilan. Aku bertanya, apakah Rasulullah SAW berpuasa seperti itu?, Ia menjawab, ya"

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ لَئِنْ بَقِيتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التَّاسِع (رواه مسلم كتاب الصيام)

"Dari Ibnu Abbas RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: jika tahun depan aku masih hidup, niscaya aku akan berpuasa pada hari ke sembilan (muharram)"

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ صُومُوا التَّاسِعَ وَالْعَاشِرَ وَخَالِفُوا الْيَهُودَ وَبِهَذَا الْحَدِيثِ يَقُولُ الشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَقُ (رواه الترمزي كتاب الصوم)

"Dari Ibnu Abbas bahwasanya beliau berkata, berpuasalah pada hari kesembilan dan kesepuluh dan selisihilah orang-orang yahudi. Perkataan ini juga merupakan pendapatnya Syafi'i, Ahmad dan Ishaq"

Oleh karena itu, dianjurkan bagi kita untuk melaksanakan puasa muharram pada tanggal sembilan dan sepuluh, karena itu yang lebih baik. Meskipun puasa pada tanggal sepuluhnya saja pun tidak apa-apa.

Berhubung puasa ini salah satu puasa sunnah yang nilainya sangat luar biasa, sebab bisa menjadi penghapus dosa setahun sebelum puasa, maka jangan sampai kita melewatkannya begitu saja.

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ (رواه ابن ماجة كتاب الصيام)

"Dari Abi Qatadah ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: aku berharap kepada Allah bahwa puasa hari asyura' untuk menghapus dosa setahun sebelumnya"

Dan bagi kita yang ingin melaksanakan puasa sunnah tersebut, silahkan dikerjakan pada hari Rabu dan Kamis tanggal 19 dan 20 september 2018.

Wallahu a'lam,
Jazakumullahu khaira.

Want your school to be the top-listed School/college in Pati?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Pati