Rumah Adab Indonesia Mulia

Rumah Adab Indonesia Mulia

Share

Acara rutin bulanan, yang dirancang sebagai ajang silaturrahim pikiran untuk mengaji masalah-masalah

Photos 11/11/2016


DARURAT KEWARASAN
Sabtu, 19 November 2016
20.00 WIB - selesai
Di Rumah Adab Indonesia Mulia,
Jln. Pangeran Diponegoro 94, Pati

BERSAMA
Kiai Budi II
Sigit Aryanto
Anis Sholeh Ba'asyin
Suma Budaya
Orkes Puisi Sampak GusUran

DIALOG PRA ACARA
Elshinta 91 FM
Sabtu, 19 November 2016
10.00-11.00 WIB

LIVE STREAMING
Video: http://www.sulukmaleman.org/streaming
Audio: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id
LiveTweet Twitter:
Tagar:

SIARAN TUNDA
Aswajatv: Setiap Ahad, 21.00 WIB
TV9 NUsantara: Setiap Selasa, 21.30 WIB
Radio Pasfm Pati.: Senin, 21 November 2016 (21.00 WIB)

DAPUR SULUKMALEMAN
Web: sulukmaleman.org
FanPage: fb.me/sulukmaleman
Twitter:
Instagram:

Photos 08/09/2016

Suluk Maleman
MANUSIA TUHAN

bersama:
Sujiwo Tejo
KH. Dr. Abdul Ghofur Maimoen
Drs. Ilyas M.Ag
Anis Sholeh Ba'asyin
Orkes Puisi Sampak GusUran

Pembacaan Naskah Monolog
NAMAKU: ISLAM
karya Anis Sholeh Ba’asyin

Hari: Sabtu
Tanggal: 17 September 2016
Jam: 20.00 sampai selesai
Tempat: Rumah Adab Indonesia Mulia
Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati

Live Streaming: Nutizen
http://sulukmaleman.org/video/
Radio Streaming: http://sulukmaleman.org/audio
Live Tweet: dengan tagar

Dialog Pra-acara: Elshinta 91 FM
Sabtu 17 September 2016
Jam 10.00 – 11.00 WIB

Siaran Tunda: PAS 101,0 FM
Senin 19 September 2016 jam 21.00 WIB
Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id

Siaran Tunda: ASWAJA TV
Setiap Ahad jam 21.00 WIB

Siaran Tunda: TV 9
Setiap Selasa jam 21.30 WIB

Suluk Maleman:
Website: www.sulukmaleman.org
Facebook: fb.com/sulukmaleman
Twitter:
Instagram:

Photos 15/08/2016

Suluk Maleman
BANGSA YANG PUDAR

bersama:
KH. Dr. Abdul Ghofurr Maimoen
Yaqut Cholil Qoumas
KH. Budi Harjono
Anis Sholeh Ba'asyin
Orkes Puisi Sampak GusUran

Pembacaan Naskah Monolog
NAMAKU: ISLAM
karya Anis Sholeh Ba’asyin

Hari: Sabtu
Tanggal: 20 Agustus 2016
Jam: 20.00 sampai selesai
Tempat: Rumah Adab Indonesia Mulia
Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati

Live Streaming: Nutizen
http://sulukmaleman.org/video/
Radio Streaming: http://sulukmaleman.org/audio
Live Tweet: dengan tagar

Dialog Pra-acara: Elshinta 91 FM
Sabtu 20 Agustus 2016
Jam 10.00 – 11.00 WIB

Siaran Tunda: PAS 101,0 FM
Senin 22 Agustus 2016 jam 21.00 WIB
Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id

Siaran Tunda: ASWAJA TV
Setiap Ahad jam 21.00 WIB

Siaran Tunda: TV 9
Setiap Selasa jam 21.30 WIB

Suluk Maleman:
Website: www.sulukmaleman.org
Facebook: fb.com/sulukmaleman
Twitter:
Instagram:

Photos 19/07/2016

Suluk Maleman
PERADABAN TANPA SUJUD

bersama:
Prof. Dr. Saratri Wilonoyudho
Drs. Ilyas M.Ag
Budi Maryono
Anis Sholeh Ba'asyin
Orkes Puisi Sampak GusUran

Pembacaan Naskah
MASJID TANPA SUJUD
karya Anis Sholeh Ba’asyin

Hari: Sabtu
Tanggal: 23 Juli 2016
Jam: 20.00 sampai selesai
Tempat: Rumah Adab Indonesia Mulia
Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati

Live Streaming: Nutizen
http://sulukmaleman.org/video/
Radio Streaming: http://sulukmaleman.org/audio
Live Tweet: dengan tagar

Dialog Pra-acara: Elshinta 91 FM
Sabtu 23 Juli 2016
Jam 10.00 – 11.00 WIB

Siaran Tunda: PAS 101,0 FM
Senin 25 Juli 2016 jam 21.00 WIB
Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id

Siaran Tunda: ASWAJA TV
Setiap Ahad jam 21.00 WIB

Siaran Tunda: TV 9
Setiap Selasa jam 21.30 WIB

Suluk Maleman:
Website: www.sulukmaleman.org
Facebook: fb.com/sulukmaleman
Twitter:
Instagram:

Photos 17/05/2016

Suluk Maleman
CINTA DI DUNIA YANG TERANCAM

bersama:
Dr. Haidar Bagir
Prie GS
Edy A. Effendi
Anis Sholeh Ba'asyin
Orkes Puisi Sampak GusUran

Hari: Sabtu
Tanggal: 21 Mei 2016
Jam: 20.00 sampai selesai
Tempat: Rumah Adab Indonesia Mulia
Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati

Peluncuran Antologi Puisi “Mata Angin, Mata Gelombang”
Jam: 20.00 – 21.00

Live Streaming: Nutizen
http://sulukmaleman.org/video/
Radio Streaming: http://sulukmaleman.org/audio
Live Tweet:

Dialog Pra-acara: Elshinta 91 FM
Sabtu 21 Mei 2016
Jam 10.00 – 11.00 WIB

Siaran Tunda: PAS 101,0 FM
Senin 23 Mei 2016 jam 21.00 WIB
Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id

Siaran Tunda: ASWAJA TV
Setiap Ahad jam 21.00 WIB

Siaran Tunda: TV 9
Setiap Selasa jam 21.30 WIB

Suluk Maleman:
Website: www.sulukmaleman.org
Facebook: fb.com/sulukmaleman
Twitter:
Instagram:

Photos 15/04/2016

Suluk Maleman
KEBENARAN DI ZAMAN KEROYOKAN

bersama:
Sujiwo Tejo
Dr. Bambang Sadono
KH. Dr. Abdul Ghofur Maimoen
Anis Sholeh Ba'asyin
Orkes Puisi Sampak GusUran

Hari: Sabtu
Tanggal: 16 April 2016
Jam: 20.00 sampai selesai
Tempat: Rumah Adab Indonesia Mulia
Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati

Dialog Pra-acara: Elshinta 91 FM
Sabtu 16 April 2016
Jam 10.00 – 11.00 WIB

Siaran Tunda: PAS 101,0 FM
Senin 18 April 2016 jam 21.00 WIB
Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id

Photos 15/03/2016

Suluk Maleman
KIBLAT YANG BERUBAH

bersama:
KH. Dr. Abdul Ghofur Maimoen
Herman Sinung Janutama
Anis Sholeh Ba'asyin
Orkes Puisi Sampak GusUran

Hari: Sabtu
Tanggal: 19 Maret 2016
Jam: 20.00 sampai selesai
Tempat: Rumah Adab Indonesia Mulia
Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati

Dialog Pra-acara: Elshinta 91 FM
Sabtu 19 Maret 2016
Jam 10.00 – 11.00 WIB

Siaran Tunda: PAS 101,0 FM
Senin 21 Maret 2016 jam 21.00 WIB
Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id

Siaran Tunda: ASWAJA TV
Setiap Ahad jam 21.00 WIB

Siaran Tunda: TV 9
Setiap Selasa jam 21.30 WIB

NB: Dalam edisi kali ini akan diuji-coba siaran langsung lewat video streaming dan radio streaming. Tautan untuk menyaksikan atau mendengarkan akan disusulkan.
Live Tweet:

Photos 12/01/2016

Suluk Maleman
ZAMAN PRASANGKA
bersama:
KH. Dr. Abdul Ghofur Maimoen
KH. Budi Harjono
Drs. Ilyas M.Ag
Hasan Aoni Azis
Anis Sholeh Ba'asyin
Orkes Puisi Sampak GusUran
The Tambal Band
Musik Gong
Hari: Sabtu
Tanggal: 16 Januari 2016
Jam: 20.00 sampai selesai
Tempat: Rumah Adab Indonesia Mulia
Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati
Dialog Pra-acara: Elshinta 91 FM
Sabtu 16 Januari 2016
Jam 10.00 – 11.00 WIB
Siaran Tunda: PAS 101,0 FM
Senin 18 Januari 2016 jam 21.00 WIB
Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id
Siaran Tunda: ASWAJA TV
Setiap Ahad jam 21.00 WIB
Siaran Tunda: TV 9
Setiap Selasa jam 21.30 WIB

Photos 01/12/2015
Photos 19/11/2015

Suluk Maleman
PERADABAN MULUT
Di pengadilan akhirat, tak ada lembaga perwakilan. Semua akan bicara untuk dirinya sendiri. Bahkan mulut manusia pun dikunci untuk bicara mewakili organ-organ lain. Dia hanya boleh bicara untuk mewakili posisinya sendiri sebagai salah satu organ; sejajar dengan organ lain yang juga akan bicara dan memberi kesaksiannya sendiri.
Masalahnya: di dunia ini mulut sudah begitu digdaya sebagai lembaga perwakilan. Dia berkuasa dan punya hak prerogatif untuk bicara apa saja mewakili dan mengatas namakan organ-organ lain. Baik disuruh atau tidak, dia bisa bicara mewakili kepala, tangan, kaki, perut atau organ-organ lain yang ada di tubuh manusia, yang memang dari sononya tidak punya kemampuan untuk menyuarakan kepentingannya sendiri.
Tapi celakanya, mulut malah tidak berkuasa atas dirinya sendiri. Posisi uniknya sebagai organ yang mampu jadi saluran munculnya bunyi-bunyi simbolik yang dikenal sebagai bahasa; telah menyebabkan perannya sering dimanipulasi menjadi sekedar corong atau public relation bagi kekuatan lain yang lebih berkuasa atas dirinya.
Meski demikian, justru peran terakhir inilah yang menempatkan posisi mulut menjadi sangat sentral sekaligus rentan dalam peradaban. Karena mulut bisa sekaligus mengangkat derajat atau sebaliknya menghinakan. Bisa menjadi juru bicara kebenaran, tapi bisa juga jadi juru bicara kejahatan. Bisa mewakili Tuhan, tapi sekaligus bisa mewakili Iblis.
Ketika kaki terantuk batu, mulut mewakilinya mengungkapkan kesakitan. Tapi bisa juga: mulut berteriak-teriak soal kelaparan seolah sedang mewakili perut yang sebenarnya tidak sedang lapar. Ini karena di satu sisi kerja mulut tergantung pada otak, sementara di sisi lain kerja otak bisa didominasi nafsu. Ketika mulut menyuarakan kesakitan, dia bekerja atas sistem koordinasi sistem syaraf di otak yang terpicu oleh antukan batu di kaki. Dan, dalam hal ini dia jujur.
Tapi ketika dia berteriak soal kelaparan, dia bekerja karena tombol koordinasi syaraf di otak telah dikacaukan dengan sinyal palsu dari nafsu. Sinyal palsu yang sengaja direkayasa nafsu untuk merebut tujuannya sendiri. Dalam hal ini peran mulut jadi manipulatif.
Disinilah masalah dimulai: manusia cenderung bernafsu menciptakan dalil dan dalih untuk menilai perbuatannya sendiri, dan ini telah menempatkan mulut sebagai pembela paling utama dan paling ulung bagi manusia. Sedikit sekali orang yang berani melepaskan perbuatannya untuk dinilai oleh sejarah dan Tuhan, tanpa perlu pusing-pusing memutar mulut untuk membuat penilaiannya sendiri. Kebanyakan orang lebih s**a ‘mengarang’ penilaian bagi tindakan yang sudah maupun yang akan dilakukannya.
Tentu saja, penilaian ini dimaksud untuk mengkonstruksi citra artifisial yang bisa memperkecil rasa bersalah atau -kalau perlu- malah mencitrakan kebenaran. Bayangkan, dengan mulutnya manusia bisa terus memilih untuk menyebut seribu satu dalih yang kira-kira akan mendukung ‘kebenaran’ tindakannya. Tapi di sisi lain, sengaja menyembunyikan satu alasan pokok yang sebenarnya menjadi alasan utamanya melakukan perbuatan tersebut.
Tak heran bila mulut telah berubah menjadi agama utama manusia. Orang merasa cukup menempatkan agama di mulutnya, lantas merasa aman dari semua substansinya. Orang sudah merasa alim, bila mulutnya sudah fasih dengan dalil-dalil. Orang sudah merasa punya kapling di surga, bila di tiap kesempatan bisa memamerkan kelihaiannya menyebut nama Tuhan. Orang sudah merasa pemimpin, bila sudah ahli merekayasa dukungan publik.
Lepas dari mulut, semua ini tak berjejak dalam kenyataan. Fasihnya orang akan dalil tak menghalanginya untuk terus menyumbang kerusakan di semesta. Lihainya orang menyebut nama Tuhan tak menumbuhkan kasih sayang pada saudara-saudaranya yang digayang penderitaan. Keahlian merekayasa tak pernah mendorong orang cancut taliwondho menyelamatkan rakyat yang mulai kehilangan harapan terapung di samudra bencana.
Nah, dalam konteks ini bisa dipahami alasan ‘pembungkaman’ mulut dalam pengadilan akhirat. Sebagai lembaga perwakilan, mulut sering menjadi alat apologi, bahkan untuk sesuatu yang jelas-jelas disadari sebagai kejahatan. Jadi, tutup saja mulutmu! Mulutmu harimaumu! Bencana yang beruntun-runtun ini tak lagi bisa dibela oleh kecanggihan mulut memutar kata! Perdaban mulutmu sedang ditampar Tuhan!
bersama:
Sujiwo Tejo
Dr. Abdul Ghofur Maimoen
Drs. Ilyas M.Ag
Anis Sholeh Ba'asyin
Orkes Puisi Sampak GusUran
Hari: Sabtu
Tanggal: 21 November 2015
Jam: 20.00 sampai selesai
Tempat: Rumah Adab Indonesia Mulia
Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati
Siaran Tunda: PAS 101,0 FM
Senin 23 November 2015 jam 21.00 WIB
Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id
Siaran Tunda: ASWAJA TV
Setiap Ahad jam 21.00 – 24.00 WIB
Siaran Tunda: TV9
Setiap Selasa jam 22.00 – 24.00 WIB

Photos 02/10/2015

Suluk Maleman
ISLAM DULU ISLAM KINI
bersama:
KH. A. Mustofa Bisri
Prof. Dr. Abdul Hadi WM
Anis Sholeh Ba'asyin
Orkes Puisi Sampak GusUran
Hari: Jum’at
Tanggal: 9 Oktober 2015
Jam: 20.00 sampai selesai
Tempat: Rumah Adab Indonesia Mulia
Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati
Siaran Tunda: PAS 101,0 FM
Senin 12 Oktober 2015 jam 21.00 WIB
Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id
Siaran Tunda: ASWAJA TV
Setiap Ahad dan Selasa jam 21.00 WIB

Photos 17/09/2015

Suluk Maleman
MUNDUR KE MASA DEPAN
bersama:
Herman Sinung Janutama
Drs. Ilyas M.Ag
Abdullah Umar Fayumi
Anis Sholeh Ba'asyin
Orkes Puisi Sampak GusUran
Hari: Sabtu
Tanggal: 19 September 2015
Jam: 20.00 sampai selesai
Tempat: Rumah Adab Indonesia Mulia
Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati
Siaran Tunda: PAS 101,0 FM
Senin 21 September 2015 jam 21.00 WIB
Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id
Siaran Tunda: Aswajatv
Setiap Ahad dan Selasa jam 21.00 WIB

Want your school to be the top-listed School/college in Pati?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Website

Address


Jalan Diponegoro 94
Pati
59111