12/04/2021
Pasanan, pasaran, kilatan
Sebelum dhuhur anak-anak itu berdatangan satu satu, dengan diantar orang tua terkasih, tidak lupa membawa IN (istilah jajanan dalam semesta santri yang dibawa dari rumah, biasanya digelar beserta kawan-kawan) yang beraneka macam sesuai bekal dari orang tua masing-masing.
Beberapa di antaranya langsung ditinggal pulang, beberapa yang lain diantar ke kantor untuk melengkapi administrasi. Beberapa yang masuk kantor ada yang memberi IN kepada pengurus, kami terima dengan lapang dada dan s**a cita.
Kedatangan mereka sekalian adalah untuk mengikuti pengajian selama Ramadhan di pondok. Seperti umumnya pesantren ketika Ramadhan membuka pengajian yang tidak hanya diikuti oleh santri mukim, tapi juga beberapa santri pesantren lain yang kedatangan mereka untuk tabarukan, ya tabarukan selama Ramadhan.
Pengajian selama Ramadhan di pesantren ini ada beberapa penyebutan; ngaji pasanan, ngaji pasaran, ngaji kilatan. Ngaji pasanan merujuk pada kegiatan yang diselenggarakan selama bulan puasa, ngaji pasaran merujuk pada, mm apa ya, yang pasti begini, biasanya ngaji pasanan itu kita bebas milih kitab, misal kitab a dibacakan oleh ustad fulan, kitab b dibacakan oleh ustad fulan lain, kitab c dibacakan oleh ustad fulan yang lain lagi. Di pondok-pondok besar satu waktu yang baca kitab tidak haya satu kyai atau ustad, bisa puluhan. Nah jika kamu ingin ikut ngaji Arbain tinggal pilih yang membacakan, jika ingin ngaji ihya tinggal pilih yang membacanya. Model ini seperti di pasar dengan kita milih-milih sesuai kebutuhan atau keinginan. Sedang ngaji kilatan merujuk pada karena kitab yang dibaca itu super cepat dan langsung katam. Apapun namanya ketiganya merujuk pada satu hal, ngaji kilat selama bulan Ramadhan.
Ngaji selama bulan Ramadhan ini ada yang khatam di pertengahan bulan, ada juga di tanggal 23. Kitab-kitab yang dibaca juga beragam, ada kitab-kitab kecil seperti Arbain, sampai yang besar seperti Ihya.
Tahun ini al-Itqon membacakan kitab anyara lain Lubabu al-Hadits, al-Dardir 'ala Qissoti al-Mi'raji, akhlaq al-Nubuwah, al-'Usfuriyah, Mukhtar al-Ahadits al-Nabawiyah, Ayyuha al-Walad, Fadhoilu al-Qur'an wa al-Dzikr.
Selamat berpuasa. Semoga puasa ini bisa kita isi dengan hal-hal bermanfaat.
-paman Sam