23/03/2023
DARURAT SEKALI DAN SANGAT DIBUTUHKAN, ADA YG PUNYA NGGAK Ya...????
Kami telah menanti lama agar bisa dan MELEWATI BADAI yang telah BANYAK MEMBUAT PENANGKAR WALET GUNDAH GULANA, ayo sharing WITH US............GRATIISSS!!!.
23/03/2023
DARURAT SEKALI DAN SANGAT DIBUTUHKAN, ADA YG PUNYA NGGAK Ya...????
AIR BUKAN PENJAMIN KONSULTAN WALET BAHAGIA$$$
Burung walet adalah burung yang DAHSYAT!!.bayangkan saja, dari pagi hari waktu fajar menyingsing mereka terbang untuk mencari makan tanpa berhenti dan tanpa bertengger untuk istirahat dalam musim panas atau musim hujan sekalipun, kemudian pada waktu matahari akan tenggelam mereka baru pulang, LUAAAAR BIASAAA...!. Berapa jam mereka mampu terbang dalam satu hari belum ada penelitian yang spesifik mengenai itu, tetapi belum ada ditemukan jenis burung yang lain (kecuali yang se Ordo dengan walet) yang dapat mengungguli kemampuan terbang harian mereka kecuali burung-burung yang berhijrah untuk hanya mencari makan pada pulau atau benua yang berdekatan dan juga yang hijrah untuk mencari tempat yang sesuai agar mereka dapat berkembang biak, tapi untuk kemampuan harian belum bisa menandingi burung yang hampir tidak mempunyai kaki ini. Mereka bisa terbang tinggi dan rendah sesuai keinginan mereka untuk mencari makan (karena menurut penelitian banyak juga serangga beterbangan diketinggian yang dimana oksigen berada pada level yang rendah). Menurut penelitian yang saya lakukan dengan (menggunakan kamera yang dapat melihat di kegelapan) pada beberapa rumah burung yang saya miliki atau yang saya rawat di beberapa musim, pada malam hari sesudah burung walet ini masuk Bangunan Penangkaran Walet (BPW) banyak diantara mereka yang tidurnya nggak pulas-pulas amat seperti burung-burung yang lain, mereka kadang-kadang terbang dari ruangan yang satu keruangan yang lain, dari sisi kanan ke sisi kiri begitu juga sebaliknya itu juga berlaku pada walet yang hidup di goa-goa. Karena beberapa keistimewaan itu banyak masyarakat yang menjuluki dia dengan julukan BURUNG RAJA, seperti masyarakat Tionghoa yang dimana menjadi satu-satunya konsumen terbanyak yang mengkonsumsi sarang burung walet tersebut.
Dari masih sekolah di SD saya sudah melihat BPW (kira-kira tahun 1977) di bekas bangunan rumah tinggal model Belanda yang berdiri kokoh tidak jauh dari rumah tinggal saya, waktu itu masih tidak banyak yang mengetahui Bangunan apa dan untuk apa serta menghasilkan apa. Pada waktu itu saya sudah memperhatikan BPW yang tidak jauh dari rumah saya tersebut, waktu itu saya tidak tahu itu burung jenis apa dan namanya apa, tetapi yang saya tahu jika predator ada yang mendekat, saya beserta anak pemilik BPW tersebut disuruh untuk membunuhnya dengan cara menembak memakai senapan angin. Seiring dengan bertambahnya permintaan akan sarang walet dan naiknya harga dari sarang walet, maka informasi tentang potensi investasi dari BPW tak terbendungkan sehingga membuat orang berlomba-lomba membuat BPW demi untuk mengejar keuntungan yang sangat menggiurkan pada waktu itu.
Bisnis BPW menjadi primadona dan menjamur dari tahun pertengahan 80an, sehingga banyak jutawan-jutawan bahkan milyarder-milyader lahir dan muncul pada waktu itu. Sangking menguntungkannya bisnis BPW ini, sampai ada penangkar yang bisa membuat Hotel dari hasil walet dan bahkan ada yang sampai dapat membuat Pabrik dengan luas area Hektaran di lokasi strategis. Bagaimana tidak..!?, ada Penangkar yang sampai dapat memanen sarang burung dengan jumlah Kwintalan pada sekali periode pemanenan, dihitung dari harganya pada waktu itu pernah mencapai 20an juta perkilonya, jika dihitung untuk satu Kwintalan saja mereka bisa mendapat 2 milyar sekali panen dan dalam satu tahun bisa 6 milyar tanpa ada pengeluaran yang berarti dan bebas pajak. Namun setelah tahun 2006 (kalau saya tidak salah) harga sarang burung walet mengalami penurunan yang sangat tajam dan banyak membuat penangkar jadi gundah gulana dibuatnya, belum lagi di beberapa sentra BPW seperti Jawa, Bali dan Sumatra populasi burung walet di daerah tersebut juga mengalami penurunan yang signifikan pada tiap periode pemanenan. Karena BADAI tersebut banyak penangkar yang putus harapan dan merubah BPW menjadi Rumah Tinggal lagi dan banyak juga yang berlomba-lomba menjual BPW mereka dengan harapan uang hasil penjualan tersebut dapat digunakan untuk keperluan lain seperti modal kerja, beli atau membikin BPW baru di sentra-sentra baru yang menjanjikan kecepatan pertambahan populasi burung walet. Dengan harapan mereka masih bisa mendulang sarang walet dalam jumlah banyak, untuk yang satu ini saya sangat SALUT dengan mereka yang masih jeli dalam melihat potensi dari bisnis BPW mereka, mereka tidak pesimis dalam menghadapi BADAI tersebut, mereka adalah orang-orang yang DAHSYAT!!, tidak bergeming walaupun ditimpa BADAI dan menghadapinya dengan konsentrasi serta kesabaran yang tinggi, dan oleh karena itulah saya juga merasa harus meniru keDAHSYATan mereka dalam menghadapinya.
Setelah melalui berbagai macam pencarian dari berbagai macam masukkan, keadaan dan tempat saya merawat BPW, saya mendapatkan suatu KESIMPULAN yang saya jadikan Patokan dalam merawat Burung Walet yang DAHSYAT ini. Semua BPW yang saya tangani mulai saya ganti cara penanganannya, kemudian saya menunggu sambil melakukan step-step yang diperlukan untuk mempraktekkan cara baru dalam merawat BPW, terutamanya bagaimana PENGGUNAAN AIR yang tepat serta perlakuan panen, kapan boleh diternak dan tdk boleh untuk sebuah BPW, penggunaan air yang tidak tepat akan menjadi masalah yang sangat besar dalam keberlangsungan populasi dari burung walet. Setelah dua tahun pengaplikasian metode dan cara baru tersebut saya mendapati hasil yang sangat menggembirakan, populasi di BPW yang saya tangani mulai berkembang dengan signifikan dan menggembirakan, akhirnya setelah sekian lama berkecimpung di dalam dunia peternakan burung walet yang DAHSYAT ini saya mendapatkan suatu kesimpulan-kesimpulan yang selama ini tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang paling banyak menjadikan PERMASALAHAN dari keberlangsungan bisnis BPW tersebut, syukur kepada Tuhan yang selalu membimbing hamba-Nya.
Tidaklah ada gading yang tidak retak, ungkapan ini juga berlaku pada ilmu yang sudah berhasil saya dapatkan, untuk itu masukkan dari berbagai pihak yang dapat mempertajam pengetahuan kami adalah suatu yang kami harapkan. Ilmu yang sudah saya dapatkan ini juga tidak dapat saya ambil sendiri manfaatnya, oleh karena itu berbagi ilmu adalah suatu keharusan bagi setiap orang yang peduli kepada kepentingan bersama. Jadi siapapun yang ingin mengambil manfaat dari pengalaman saya ini dapat menghubungi saya baik lewat telepon ataupun e-mail, juga saya membuka diri bagi siapapun yang ingin mengajak saya menjadi KONSULTAN BPW dan juga bagi siapapun yang ingin membangun BPW Anda di manapun BPW Anda berada.
Silahkan hubungi saya di :
Handphone : 0817373502 & 082143234495
E-mail : [email protected] & [email protected]