11/06/2026
Di saat banyak pergaulan hanya menghabiskan waktu tanpa arah, sebuah kitab hadir sebagai teman yang diam tak bersuara, tetapi penuh kandungan ilmu dan makna. Ia tak menuntut, tak menyakiti, tetapi selalu memberi, mulai dari ilmu, hikmah, hingga pandangan hidup yang menenangkan jiwa.
Maka pilihlah teman yang mendekatkanmu pada kebaikan, meski ia hanya berupa lembaran-lembaran sunyi. Sebab dari sana, lahir pemikiran yang jernih dan hati yang perlahan menjadi lebih hidup yang akan menuntun langkah ini menuju taat kepada Allah.
Referensi: al-Imam Syamsuddin as-Safarini, Ghada’ul-Albab, II/468. Mu’assasatul-Qurthubiyyah, Mesir, cetakan kedua, 1414 H/1993 M.
10/06/2026
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Nyai Sholihah binti Kiai Khozin, Gapuk Rejoso Pasuruan, pada Rabu, 24 Dzul Hijah 1447 H | 10 Juni 2026 M.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا، وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا، وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ.
Semoga seluruh amal ibadahnya diterima di sisi Allah ﷻ, segala dosanya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Amin.
06/06/2026
Rasulullah ﷺ memberikan teladan yang agung dalam menyikapi makanan. Beliau tidak pernah mencelanya; apabila menyukainya, beliau memakannya, dan apabila tidak berkenan dengannya, beliau meninggalkannya tanpa komentar yang merendahkan.
Sikap ini menunjukkan kesempurnaan adab beliau dalam menghargai nikmat yang Allah ﷻ anugerahkan.
05/06/2026
Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, santri dituntut untuk tetap teguh pada prinsip, bijak dalam menyikapi keadaan, serta tidak mudah terpengaruh oleh arus yang dapat mengaburkan jati diri.
Menjadi santri berarti memiliki identitas dan prinsip yang harus dijaga dengan penuh keyakinan. Kepercayaan diri sebagai santri lahir dari pemahaman bahwa ilmu yang diperoleh merupakan bekal berharga dalam menjalani kehidupan.
03/06/2026
إِنَّا لِلّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mas Thoyyib Nawawi, Pondok Pesantren Kramat Kramat Kraton Pasuruan pada Rabu, 17 Dzul Hijah 1447 H | 02 Juni 2026 M.
اللّٰهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ
Semoga semua amal ibadahnya diterima dan semua dosanya diampuni di sisi Allah, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. Amin.
27/05/2026
Hakikat kurban bukan terletak pada banyaknya daging atau derasnya darah yang mengalir. Sebab Allah tidak membutuhkan semua itu. Yang bernilai di sisi-Nya adalah hati yang ikhlas dan ketakwaan seorang hamba.
Ibadah kurban mengajarkan bahwa setiap pengorbanan hendaknya dilandasi niat untuk mendekat kepada Allah, bukan demi kepentingan-kepentingan duniawi.
Semoga Idul Adha ini menjadi momentum untuk membersihkan hati, menguatkan keikhlasan, dan menumbuhkan ketakwaan dalam setiap amal ibadah kita.