04/08/2025
🌟Mungkin kita sibuk mengukur🌟
Wahai Ayah Bunda...
Berhentilah sejenak dari menilai anakmu dengan ukuran dunia. Sebab tak semua anak akan menonjol lewat angka, ranking, atau sorotan pujian. Ada anak yang istimewa bukan karena pintar berhitung, tapi karena tak pernah lalai dalam sujudnya.
Jangan sibuk membandingkan anakmu dengan anak orang lain.
Sebab setiap anak membawa takdir, waktu, dan keistimewaan yang berbeda. Ada yang cepat berlari, ada p**a yang langkahnya perlahan, tapi hatinya lebih dahulu sampai pada kebaikan.
Jika kau hanya melihat kurangnya, kau akan lupa betapa banyak nikmat yang ia bawa.
Lihatlah cara ia berempati, perhatikan cara ia memahami perasaanmu, dan jangan abaikan kesungguhannya menjaga ibadahnya.
Itu semua bukan hal kecil, itu karunia besar.
Bersyukurlah,
jika anakmu tak banyak bicara, tapi hatinya lembut.
Bersyukurlah,
jika ia tak juara lomba, tapi sabar dan tahu adab.
Wahai Ayah Bunda...
Tugas kita bukan mencetak anak sempurna di mata manusia,
tapi membimbingnya menjadi pribadi yang dicintai oleh Tuhannya.
Jangan ukur keberhasilan anak hanya dari rapornya, tapi lihatlah dari akhlaknya, dari cara ia bersyukur, dari istiqamahnya dalam
kebaikan.
Doakan ia,
bukan agar seperti anak orang lain,
tapi agar menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.
Karena sesungguhnya,
anak kita sudah sangat luar biasa...
hanya saja kadang, kita terlalu sibuk mencari yang terang,
hingga lupa memandang cahaya yang senyap tapi menenteramkan.