10/07/2025
Pondok Pesantren Nurul Yaqin Gelar Ziarah Spirituil ke Makam Guru Besar Buya Syekh H. Ali Imran
Payakumbuh, 10 Juli 2025 — Pondok Pesantren Nurul Yaqin bersama para jamaah partisipan menggelar kegiatan ziarah spiritual ke beberapa makam ulama besar di Payakumbuh. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan mengenang jasa para guru dalam membimbing dan menyebarkan ilmu keislaman.
Ziarah dimulai dari Makam Syekh Syahdan Syarbaini di Mungo, Payakumbuh — sosok ulama besar yang menjadi guru langsung dari pendiri Pondok Pesantren Nurul Yaqin, Buya Syekh H. Ali Imran. Diketahui, Buya Ali Imran menimba ilmu kepada beliau sejak tahun 1930 selama tiga tahun, dengan fokus utama pada pendalaman ilmu alat dalam bahasa Arab, seperti nahwu dan sharaf, yang menjadi fondasi utama dalam memahami kitab-kitab klasik.
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ziarah ke Makam Syekh Ibrahim Buya Cukua Sabalah di Taram, dan terakhir ke Makam Syekh Ibrahim Harun di Tiakar, Payakumbuh.
Dalam setiap lokasi ziarah, para santri, guru, dan jamaah melaksanakan pembacaan Surah Yasin, tahlilan, dan tausiah yang menggugah semangat keislaman. Tausiah yang disampaikan berisi napak tilas perjuangan para ulama dalam menegakkan dakwah, membimbing umat, serta mendidik generasi muda dalam nilai-nilai keimanan dan keilmuan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan atas perjuangan para ulama yang telah wafat, serta mengharap keberlanjutan semangat keilmuan dan pengabdian kepada umat yang diwariskan oleh para guru tersebut.
Menurut pengasuh Pondok Pesantren Nurul Yaqin, ziarah ini bukan sekadar tradisi, melainkan wujud penghormatan dan penyambung sanad keilmuan yang harus terus dijaga.
Ziarah ini menjadi refleksi penting bagi para santri dan jamaah akan arti keteladanan, keikhlasan, dan perjuangan para ulama dalam mendidik umat serta menjaga kemurnian ajaran Islam di bumi Minangkabau.
By. Nq_Sutan