Majelis tahfidz al kautsar balangan

Majelis tahfidz al kautsar balangan tempat belajar ilmu agama

04/05/2024

*Sebagian Ahli ma'rifat berkata: _MANUSIA TERBAGI 3_*

1. Orang yang disibukkan oleh urusan akhiratnya dan jauh dari urusan kehidupan dunianya. Maka ini adalah derajat orang yang beruntung.

2. Orang yang disibukkan oleh urusan kehidupan dunianya namun dengan tujuan untuk akhirat, maka ini adalah derajat orang yang selamat.

3. Orang yang disibukkan oleh urusan kehidupan dunianya dan jauh dari urusan akhiratnya, maka ini adalah keadaan orang yang celaka.

Luqmanul hakim berpesan kepada anaknya :" wahai anakku janganlah sekali-kali Bisnismu atau kerjaanmu didunia dapat menjauhkanmu dari ibadah akhiratmu dan begitu juga jangan sekali-kali engkau tidak bekerja atau berbisnis didunia sehingga engkau menjadi beban yang dapat merepotkan orang lain."

Dan senada dengan Pesannya Luqmanul hakim adalah Sabda Rasulullah Saw. bersabda :

” لَيْسَ بِخَيْرِكُمْ مَنْ تَرَكَ دُنْيَاهُ لِأَخِرَتِهِ ، وَلاَ آخِرَتُهُ لِدٌنْيَاهُ حَتَّىّ يُصِيْبَ مِنْهُمَا جَمِيْعًا ، فَإِنَّ الدُّنْيَا بَلاَغٌ إِلَى الْآخِرَةِ ، وَلاَ تَكُوْنُوْا كَلاًّ عَلَى النَّاسِ ”

Artinya : “bukanlah suatu kebaikan bagi yang meninggalkan dunia untuk akhirat, begitupun sebaliknya bukanlah suatu kebaikan bagi yang meninggalkan akhirat untuk dunia. Dan yang baik adalah bagi yang mengumpulkan keduanya, sebab sesungguhnya dunia itu jalan untuk menuju akhirat, dan janganlah kalian menjadi beban untuk orang lain”.
Majelis tahfidz al kautsar balangan

13/02/2024

*DOA UNTUK MEMILIH/MENCOBLOS CALON PEMIMPIN*

نويت امرا بالمعروف ونهيا عن المنكر خرلي واخترلي باجتماعنا(.....................) لحضرة الله اكبر

*_Nawaitu amron bil ma'ruf wanahyan a'nil munkar khirli wakhtarli bijtimai'na(..............) Lihadrotillahi akbar_*

Tentukan pilihannya di kolom titik titik itu insyaAllah akan dibantu oleh allah swt. Mudahan bisa diamalkan.

11/01/2024

Gotong royong pembangunan masjid al kautsar bungin-lingsir

17/04/2023

*LAILATUL QADAR DAN KERAHASIANNYA.*

Lailatul qadar menurut ibnu hajar al-Haitami Tidak tertentu pada hitungan Ganjil saja di setiap sepuluh akhir di bulan Ramadhan seperti apa yang dikemukakan oleh kebanyakan ulama', Bahkan bisa terjadi di waktu² tanggal Genap, seperti tanggal 22,24,26 dan seterusnya. Menurut Ibnu Hajar al-Haitami Lailatul qadar itu setiap tahunnya bisa berubah, dengan artian bisa jatuh pada tanggal Ganjil seperti tanggal 21,23 dan seterusnya atau jatuh pada tanggal Genap.
Pendapat ini juga di ikuti oleh kebanyakan ulama' seperti Imam Malik, Imam Ahmad bin Hambal, Imam muzanni dan ulama² lainnya.

Bedahalnya dengan pendapat Imam syafi'i dan sebagian ulama' lainnya, bahwa lailatul qodar itu tertentu pada malam² Ganjil tidak berubah, terutama pendapatnya Ubai Bin ka'ab bahwa lailatul qadar bisa di pastikan terjadi pada malam tanggal 27 bulan Ramadhan.
Itulah diantara perbedaan para Ulama' dalam menentukan Lailatul Qadar.

*Terus apa Hikmah dibalik disembunyikannya lailatul Qadar?*

Salah satu hikmah disembunyikannya lailatul Qadar, Selain berlomba² untuk Mencarinya, juga kata Imam ar-Razy dalam tafsirnya, adalah untuk memberi keringanan kepada mereka yang jatuh pada dosa dan kelalaian.

Sebagaimana yang kita tahu, setiap pengetahuan dan terangnya kebenaran, akan berbanding lurus dengan ancaman hukuman yang lebih berat apabila pengetahuan itu diabaikan.

Contoh, ketika Al-Quran Sudah menjelaskan ada empat bulan yang dimuliakan, maka ia ditutup dengan peringatan _"falaa tudzlimuu fiihanna anfusakum, jangan dzalim disitu"_. Kata Ibnu Abbas, berbuat dosa di bulan² Mulya yang empat, dosanya lebih besar daripada di bulan² yang lainnya.

Maka kalau seandainya lailatul Qadar itu dapat diketahui oleh semua orang, lalu diantara orang yang tahu itu terjerumus dalam kemaksiatan, maka dosanya lebih besar dibandingkan orang yang tidak tahu Turunnya lailatul Qadar. Nah...! Itu hikmah rahmat Allah dari terhijabnya lailatul Qadar.
Contoh kedua, Suatu ketika Rasulullah saw. masuk masjid. Lalu menjumpai seseorang yang sedang tidur. Lalu beliau menyuruh sayyidina Ali untuk membangunkan dan menyuruhnya berwudhu. Sayyidina Ali lalu bertanya, "Ya Rasulallah, bukankah sampian selalu yang paling Awal dalam urusan kebaikan, mengapa sampian menyuruh aku yang melakukan?". Rasulullah saw. menjawab, "Aku takut ketika aku membangunkan dia, dia mengabaikanku. Yang karena itu dosanya akan menjadi lebih besar karena mengabaikanku".

Hal ini Berarti, kalau yang diabaikan adalah sayyidina Ali, Orang itu tidak terkena dosa. Karena tidak masuk kriteria mengabaikan Utusan Allah.
Begitulah kelembutan nabi Muhammad saw. _Keistimewaannya dibungkus dengan rahmat dan kebijaksanaannya_.

Kisah di atas dicontohkan oleh Imam ar-Razy tentang hikmah disembunyikan lailatul Qadar,
Bahwa mengabaikan/bermaksiat di Lailatul Qadar dengan tak tahu kalau malam itu adalah lailatul qadar, maka konsekuensi dosanya itu berbeda.

Mudah-Mudahan kita khususnya yang ada di Grup ini dosa²nya diampuni, dan amal²nya diterima dan dapat menjalani ibadah puasa Ramadhan khususnya di akhir² Ramadhan ini, dengan penuh keimanan dan Terhujani Rahmat dan Ridha Allah swt. Dan dapat dipertemukan dengan Rasulullah saw. Nantinya Disurga.🤲🤲🤲

20/01/2023

*Ada apa dengan bilangan 7*

1. Surat pertama dalam al-Qur'an adalah surat fatihah yang jumlahnya ada tujuh ayat.

2. Allah menciptakan Hari yang Jumlahnya ada tujuh hari

3. Allah Menghiasi udara dengan Tujuh langit.

4. Allah menghiasi langit dengan Tujuh Bintang

5. Allah juga Menciptakan tujuh lapis bumi

6. Allah Menghiasi bumi dengan tujuh lautan

7. Allah menciptakan Neraka dengan tujuh tingkatan: Jahannam, sya'ir, Saqor, Jahim, Huthamah, Ladza, Haawiyah.

8. Allah Menghiasi tubuh manusia dengan tujuh anggota badan :
Dua tangan, Dua kaki, Dua lutut, satu wajah. Lalu Allah Menghias ketujuh anggota tersebut dengan tujuh ibadah : Tangan sebagai alat untuk berdoa Dan Bersedekah, Kaki sebagai sarana untuk barjalan menuju kebaikan dan berkhidmah, Lutut untuk Duduk membaca al-Qur'an dan Taqorrub kepada Allah, wajah untuk selalu sujud kepada Allah.

9. Air yang bisa dibuat bersesuci ada tujuh macam air.

10. Allah menghiasi Umur manusia dengan tujuh keadaan : Menyusui, Menghentikan menyusui, bayi, anak kecil, pemuda, Dewasa dan tua. Kemudian Allah Menghiasi Keadaan ini dengan tujuh kalimat yaitu:
لآاله الا الله محمد رسول الله

Dibalik bilangan 7 ini agar manusia berfikir dan merenungi bahwa allah swt Menciptakan kemudharatan dan kemanfaatan Dan Didalam kemudharatan dan kemanfaatan terdapat bahaya dan derajat yang agung Di sisi Allah swt.

Bermanfaat.

18/11/2022
Semua boleh hadir...bebas tapi sopan...
03/07/2022

Semua boleh hadir...bebas tapi sopan...

21/12/2021

Assalamu'alaikum
Para pecinta ilmu para pecinta majelis..INSYAALLAH malam ini pengajian rutin kitab sairus salikin karangan syech abdul sommad al palembani kawan seperjuangan datuk kalampaian
Waktu setelah isya
Diisi oleh guru ijul..

12/10/2021

Berbahagia dengan kelahiran rasulullah saw
Nabi nabi terdahulu mendambakan berjumpa nabi muhammad...kita hidup dengan nikmat sebagai umat nabi muhammad saw...mudah mudahan kita diakui umat baginda nabi saw...

SILAHKAN DATANG DAN HADIR PENGAJIAN UMUM....LAKI2 DAN WANITA...
18/09/2021

SILAHKAN DATANG DAN HADIR PENGAJIAN UMUM....LAKI2 DAN WANITA...

Address

Paringin

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Majelis tahfidz al kautsar balangan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share