28/09/2022
BELAJAR DARI INDUK TRENGGILING
Suatu ketika, seorang pejabat beserta koleganya sedang singgah di sebuah kota. Di sana, mereka melihat pedagang kuliner yang sedang mempertontonkan proses penyembelihan trenggiling hidup sampai memanggangnya. Mereka sangat tertarik dan ingin melihat sendiri seluruh proses penyajian hidangan lezat tersebut.
Konon, setelah tertangkap, trenggiling yang ketakutan itu akan menunjukkan sikap defensifnya. Secara naluriah, trenggiling akan menggulung dirinya sendiri seerat mungkin sampai membentuk lingkaran (bola).
Proses "penyajian" hidangan trenggiling tersebut dimulai dengn setelah dipilih pembeli, dengan sekuat tenaga si penjual akan menarik trenggiling yang meringkuk tersebut hingga lurus dan kemudian akan memotong dan memanggangnya di atas bara api sampai sisik tebal pada tubuhnya rontok.
Dari banyaknya penjual, terdapat salah satu penjual yang memilih trenggiling berbadan gemuk tengah bersiap diri untuk menarik trenggiling agar lurus, namun walau sudah sekuat tenaga, trenggiling ia tidak mampu menarik lurus trenggiling. Orang-orang yang menyaksikan menjadi heran, penjual yang masih muda dan kuat pun merasa kehilangan muka, maka dibantinglah trenggiling malang itu ke lantai dengan keras, sambil menjelaskan bahwa trenggiling itu akan membuka diri jika kesakitan.
Tidak disangka, bantingan berkali-kali malah membuat trenggiling meringkuk lebih erat. Mata sipit trenggiling yang semula terlihat ketakutan kini tertutup dengan rapat. Dari moncongnya yang runcing mengalir darah segar, tetapi tubuhnya tidak membuka sedikit pun. Malah melingkar dengan semakin erat.
Rombongan pejabat yang menyaksikannya pun merasa tidak tega dan memberi isyarat meminta penjual untuk tidak meneruskan proses tersebut. Namun, sang pemuda masih belum puas dan kemudian mengambil jepitan besi dan menaruh trenggiling tersebut di atas panggangan api. Sisik yang keras semakin rontok, bau terbakar pun semakin menyengat, tapi posisi trenggiling tidak berubah.
Penjual merasa tidak berdaya lagi dan berkata "trenggiling ini bermasalah tidak layak dikonsumsi..!"
(Lanjut di Komentar)